Update Covid-19 Global: Vaksin Ketiga untuk Orang dengan Gangguan Kekebalan

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 12 Oktober 2021 | 10:42 WIB
Update Covid-19 Global: Vaksin Ketiga untuk Orang dengan Gangguan Kekebalan
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (pixabay)

Suara.com - Update Covid-19 global menunjukkan sebanyak 295.895 orang di dunia terkonfirmasi positif Covid-19 dan 4.416 jiwa meninggal akibat infeksi tersebut. Kejadian itu terjadi hanya dalam 24 jam terakhir.

Akibat tambahan jumlah orang yang terinfeksi dan kematian baru, kasus Covid-19 secara global kini tercatat 238,97 juta dengan 4,87 juta orang di antaranya meninggal dunia. Data dikutip dari situs worldometers per Selasa (12/10) pukul 07.00 WIB.

Sebanyak 216,21 juta kasus telah dinyatakan negatif Covid-19 sejak awal wabah terjadi. Tersisa 17,88 juta kasus aktif atau jumlah orang di dunia yang masih positif terinfeksi virus corona SARS Cov-2 itu per hari ini. Dari jumlah tersebut, 81.915 orangbdi antaranya dalam kondisi kritis.

Vaksinasi Covid-19 terus diluncurkan di seluruh dunia untuk mencegah infeksi makin menyebar luas dan kejadi penyakit parah. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 3,5 miliar dosis vaksin telah diberikan di seluruh dunia.

WHO merekomendasikan agar orang yang mengalami gangguan kekebalan atau immunokompromais diberi dosis tambahan vaksin Covid-19. Sebab risiko infeksi terobosan lebih tinggi terjadi setelah imunisasi dasar dua dosis.

Kelompok Ahli Penasihat Strategis tentang imunisasi mengatakan dosis tambahan harus ditawarkan sebagai bagian dari seri primer yang diperpanjang karena individu-individu itu cenderung tidak merespon secara memadai terhadap seri vaksin primer standar dan berisiko tinggi terkena Covid-19 yang parah.

"Rekomendasinya adalah untuk vaksinasi ketiga, vaksinasi tambahan dalam seri primer yang didasarkan pada bukti imunogenisitas dan bukti tentang infeksi terobosan sangat berisiko terhadap orang-orang itu," kata Direktur vaksin WHO Kate O'Brien dikutip dari Channel News Asia.

Para ahli juga merekomendasikan agar kelompok usia di atas 60 tahun yang disuntik vaksin buatan China Sinopharm dan Sinovac agar juga menerima dosis tambahan sekitar satu hingga tiga bulan setelah vaksinasi dua dosis. Rekomendasi itu berdasarkan bukti dalam penelitian di Amerika Latin yang menunjukkan kedua jenis vaksin itu bekerja kurang baik dari waktu ke waktu.

"Data pengamatan pada suntikan Sinopharm dan Sinovac dengan jelas menunjukkan bahwa pada kelompok usia yang lebih tua vaksin bekerja kurang baik setelah dua dosis", kata Joachim Hombach, sekretaris panel ahli independen.

baca juga

"Kami juga tahu bahwa penambahan dosis ketiga memberikan respons (kekebalan) yang kuat. Jadi kami berharap dari sana perlindungan yang jauh lebih baik," imbuhnya.

Diperkirakan akan ada 1,5 miliar dosis tersedia secara global setiap bulan, cukup untuk memenuhi target vaksinasi 40 persen dari populasi masing-masing negara hingga akhir tahun.

Akan tetapi, diakui O'Brien, kalau distribusi vaksin tidak merata di setiap negara.

"Memberikan dosis booster itu kepada individu yang telah mendapat manfaat dari respons primer seperti mengenakan dua jaket pelampung pada seseorang dan membiarkan orang lain tanpa jaket pelampung," kata O'Brien.

"Dalam hal ini kita berbicara tentang mendapatkan jaket pelampung pertama ke orang-orang yang memiliki kondisi immunokompromais," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Racik Buatan Sendiri, Mata-mata Rusia Disebut "Mencuri" Formula Vaksin Covid-19

Demi Racik Buatan Sendiri, Mata-mata Rusia Disebut "Mencuri" Formula Vaksin Covid-19

Tekno | Selasa, 12 Oktober 2021 | 05:34 WIB

Simak, Penjelasan WHO Soal Mengapa Penyintas Covid-19 Tetap Perlu Vaksinasi

Simak, Penjelasan WHO Soal Mengapa Penyintas Covid-19 Tetap Perlu Vaksinasi

Health | Selasa, 12 Oktober 2021 | 06:15 WIB

Kabar Baik, Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Tembus 100 Juta Orang

Kabar Baik, Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama Tembus 100 Juta Orang

Health | Selasa, 12 Oktober 2021 | 07:30 WIB

Terkini

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×