Bonding Time dengan Anak, Orangtua Cuma Perlu Waktu 10-15 Menit Setiap Hari

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:26 WIB
Bonding Time dengan Anak, Orangtua Cuma Perlu Waktu 10-15 Menit Setiap Hari
Orangtua dan anak remaja sedang bonding time. (Ilustrasi/Shutterstock)

Suara.com - Pakar psikologi anak mengatakan untuk membangun kedekatan, orangtua tidak memerlukan mainan ataupun kegiatan khusus.

Menurut psikolog anak dan remaja dari Universitas Indonesia, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi, Psikolog., membangun kedekatan secara emosional alias bonding time bisa dilakukan dengan memanfaatkan waktu untuk fokus pada anak-anak.

“Bonding time tidak harus perlu persiapan khusus, perlu mainan khusus. Bisa kapan saja tergantung tersedianya waktu orang tua, jadi tetap harus diusahakan waktu setiap hari paling tidak 10-15 menit,” ujar dikutip dari ANTARA.

Kegiatan yang bisa dilakukan selama bonding time pun beragam, mulai dari yang biasa dilakukan sehari-hari seperti makan bersama.

Ilustrasi anak dan ayah. [Shutterstock]
Ilustrasi anak dan ayah. [Shutterstock]

Saat di meja makan, anggota keluarga melepaskan sejenak aktivitas memainkan gawai mereka, dan mencoba mengobrol sekedar bertanya kegiatan hingga saling bercanda.

Aktivitas mendongeng sebelum tidur, menonton, berolahraga dan berjemur bersama juga bisa menjadi pilihan bonding time termasuk di masa pandemi COVID-19 saat ini.

“Bisa juga aktivitas mendongeng sebelum tidur, itu salah satu kegiatan yang bonding-nya dapat banget, ada interaksi, kedekatan fisik,” tutur Vera.

Khusus untuk anak yang masih usia bermain, menurut dia, cara termudah membangun bonding yakni bermain bersamanya. Cobalah duduk bersama anak lalu nikmati permainan bersamanya.

Apabila orang tua memiliki bayi, mereka bisa melakukan pijat bayi demi memberikan sentuhan fisik sembari bernyanyi. Di sisi lain, sang buah hati bisa sembari melihat ekspresi dan wajah bunda atau orang tuanya sehingga terjalin rasa hangat dan sayang pada momen itu.

Bonding time memiliki sederet manfaat khususnya bagi anak, salah satunya membuat mereka merasa diterima, disayangi, dihargai dan dihargai kehadirannya sehingga menjadi lebih percaya diri.

Vera mengatakan, adanya interaksi antara orang tua dana anak memungkinkan komunikasi jadi lebih terasah. Anak bisa belajar cara mengungkapkan pendapat dan perasaannya pada orang tua karena ada kedekatan yang terjadi dan dia merasa nyaman dengan dirinya.

“Kalau dikaitkan dengan kreativitas, ketika anak diharapkan untuk kreatif pertama dia harus merasakan keleluasaan untuk berekspresi, adanya kebebasan untuk menunjukkan siapa dirinya. Anak bisa sampai ke situ kalau dia merasa nyaman dengan dirinya, merasa dia diterima apa adanya, dihargai, disayang. Itu bisa didapatkan dari mana? Dari bonding time tadi,” tutup Vera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Santriwati Saat Pengajian, Modus Bersihkan Jin

Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Santriwati Saat Pengajian, Modus Bersihkan Jin

News | Senin, 27 April 2026 | 20:36 WIB

Skandal Daycare Little Aresha Yogyakarta, 53 Anak Diduga Alami Kekerasan

Skandal Daycare Little Aresha Yogyakarta, 53 Anak Diduga Alami Kekerasan

Foto | Senin, 27 April 2026 | 20:33 WIB

Kejar Setoran di Balik Siksaan, Satu Pengasuh Daycare Little Aresha Bisa Handle Lebih dari 8 Anak

Kejar Setoran di Balik Siksaan, Satu Pengasuh Daycare Little Aresha Bisa Handle Lebih dari 8 Anak

News | Senin, 27 April 2026 | 18:29 WIB

Laboratorium Harapan: Taktik Anak Pertama Meracik Masa Depan di Tengah Batas

Laboratorium Harapan: Taktik Anak Pertama Meracik Masa Depan di Tengah Batas

Your Say | Senin, 27 April 2026 | 19:55 WIB

Terkuak! Anak Daycare Little Aresha Diikat Seharian, Dilepas Saat Mandi dan Difoto untuk Orang Tua

Terkuak! Anak Daycare Little Aresha Diikat Seharian, Dilepas Saat Mandi dan Difoto untuk Orang Tua

News | Senin, 27 April 2026 | 17:08 WIB

5 Sepeda Lipat untuk Anak yang Ringan dan Praktis, Mudah Dibawa Liburan

5 Sepeda Lipat untuk Anak yang Ringan dan Praktis, Mudah Dibawa Liburan

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 17:00 WIB

Viral Anak Angkat Dituding Tak Tahu Balas Budi Usai Jadi Sarjana, Fakta Ibu Kandung Bikin Geger

Viral Anak Angkat Dituding Tak Tahu Balas Budi Usai Jadi Sarjana, Fakta Ibu Kandung Bikin Geger

Entertainment | Senin, 27 April 2026 | 15:26 WIB

Tak Dipenuhi Little Aresha, Ini Syarat dan Cara Urus Izin Usaha Daycare

Tak Dipenuhi Little Aresha, Ini Syarat dan Cara Urus Izin Usaha Daycare

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 15:17 WIB

Digelar Besar-besaran, Arak-Arakan Buaya dan Singa Warnai Ultah Anak Dedi Mulyadi

Digelar Besar-besaran, Arak-Arakan Buaya dan Singa Warnai Ultah Anak Dedi Mulyadi

Entertainment | Senin, 27 April 2026 | 14:43 WIB

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi

News | Senin, 27 April 2026 | 13:41 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB