PERSI: 85 Persen Pasien Covid-19 Rawat ICU Belum Divaksinasi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:54 WIB
PERSI: 85 Persen Pasien Covid-19 Rawat ICU Belum Divaksinasi
Ilustrasi pasien covid-19 mengalami koma. (Shutterstock)

Suara.com - Jumlah orang yang dirawat di rumah sakit akibat Covid-19 turut berkurang seiring melandainya kasus positif harian. Meski demikian, masih ada sejumlah pasien yang alami kondisi kritis hingga dirawat di rungan ICU

Tercatat lebih dari 80 persen pasien Covid-19 yang dirawat di ruangan ICU ternyata belum divaksinasi dan kebanyakan memiliki komorbid atau penyakit penyerta. 

"Terbanyak pasien yang berat, yang ada di ICU, data kami secara nasional adalah 85 persen mereka yang belum di vaksinasi. Itu biasanya komorbid dan belum vaksinasi," kata Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dr. Lia Partakusuma, Sp.PK dalam webinar Satgas Covid-19, Selasa (12/10/2021).

Menurut Lia, langkah pemerintah dalam menggalakkan masyarakat agar segera vaksinasi Covid-19 sangat tepat. Karena secara data di rumah sakit menunjukkan bagaimana vaksinasi efektif meringankan gejala saat masih terinfeksi.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tak perlu pilih-pilih jenis vaksin. Sebab pada dasarnya, setiap vaksin memiliki kemampuan untuk mencegah gejala Covid-19 jadi lebih berat.

"Data sudah menunjukkan kalau mereka yang sudah divaksin gejalanya jauh lebih ringan dibandingkan yang belum. Kami di rumah sakit pun saat ini membantu proses vaksinasi dengan membuat sentra."

"Pada umumnya sekitar 100 sampai 200 orang per hari itu sudah ada yang bisa di vaksinasi di rumah sakit," tuturnya.

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit terhadap pasien Covid-19 secara nasional telah di bawah 10 persen. Lia menyampaikan, BOR nasional bahkan sempat hanya 6 persen pada minggu lalu.

Tetapi, memang masih ada beberapa daerah yang tingkat BOR masih di atas 20 persen. Seperti di Papua, Aceh, dan Bali 

baca juga

"Itu menunjukkan jumlah tempat tidur di daerah tersebut memang belum maksimal," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap Jadi Pusat Vaksin Wilayah Asia Pasifik, Indonesia Bersaing dengan Korsel dan India

Siap Jadi Pusat Vaksin Wilayah Asia Pasifik, Indonesia Bersaing dengan Korsel dan India

Health | Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:47 WIB

Mulai Terkendali, Pasien Covid-19 di Cianjur Tersisa 30 Orang

Mulai Terkendali, Pasien Covid-19 di Cianjur Tersisa 30 Orang

Jabar | Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:30 WIB

Pandemi Mereda, Rumah Sakit Mulai Kembali Layani Pasien Non-Covid-19

Pandemi Mereda, Rumah Sakit Mulai Kembali Layani Pasien Non-Covid-19

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:28 WIB

Terkini

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:45 WIB

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang

Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:25 WIB

Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026

Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026

Sport | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:24 WIB

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition

Jogja | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:22 WIB

×