Pandemi Mereda, Rumah Sakit Mulai Kembali Layani Pasien Non-Covid-19

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio | Suara.com

Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:28 WIB
Pandemi Mereda, Rumah Sakit Mulai Kembali Layani Pasien Non-Covid-19
Ilustrasi Rumah Sakit (Unsplash// Domininguez)

Suara.com - Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) mengungkapkan bahwa saat ini para pasien dengan penyakit non-covid sudah bisa kembali ke rumah sakit untuk menjalani perawatan rutin, sebab pasien Covid-19 telah menurun.

Sekjen PERSI dr Lia G Partakusuma mengatakan saat ini rumah sakit mulai kembali membuka pelayanan perawatan penyakit lain yang sempat tertunda karena lonjakan gelombang kedua Covid-19.

"Sekarang kami sudah mulai membuka di akhir September dan awal Oktober, membuka pelayanan pasien-pasien non-covid, pasien yang tentu sudah cukup lama menunggu kapan dia harus ke rumah sakit, yang tadinya takut sekarang mereka sudah mulai datang ke rumah sakit," kata Lia dalam diskusi FMB9-KPCPEN, Selasa (12/10/2021).

Lia menyebut rumah sakit sekarang harus hati-hati dalam memilah pasien dan pendampingnya agar tidak terjadi penularan Covid-19 di rumah sakit.

"Jadi kami sekarang mempunyai dua alur yang berbeda, mana pasien non-covid mana pasien yang covid, pasien covid masih tetap ada satu dua di rumah sakit masih dirawat, jadi kami punya satu ketentuan yang sangat ketat untuk screening, jadi siapa saja yang masuk rumah sakit harus melakukan pemeriksaan," jelasnya.

Meski begitu, Lia mengungkapkan secara nasional angka keterpakaian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) Covid-19 sudah di bawah 10 persen.

"BOR yang di rumah sakit itu rata-rata sudah di bawah 10 persen, artinya seluruh Indonesia sudah mengalami penurunan Covid yang cukup bermakna, tapi tentu kita tidak bisa euforia dan lengah, masih ada beberapa daerah yang BOR nya masih lebih dari 20 persen," ungkap Lia.

PERSI juga menyoroti angka kematian pasien Covid-19 yang belum konsisten menurun setiap harinya.

"Angka kematian kita ini naik turun, antara 2-3 persen, di bulan Oktober juga naik jadi 3,38 persen, padahal di bulan Juli kita cuma 2,66 persen, artinya walaupun kita dari segi angka kelihatan penurunan, tetapi kami di rumah sakit punya kewaspadaan yang tinggi," pungkasnya.

Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 4.227.932 orang Indonesia, masih terdapat 24.430 kasus aktif, 4.060.851 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 142.651 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data Dinas Kesehatan Sulsel: Tidak Ada Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Data Dinas Kesehatan Sulsel: Tidak Ada Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Sulsel | Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:53 WIB

Waspada Desember 2021, Indonesia Berpotensi Dihantam Gelombang Ketiga Covid-19

Waspada Desember 2021, Indonesia Berpotensi Dihantam Gelombang Ketiga Covid-19

Bali | Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:49 WIB

Jelang Musim Baru, Michael Jordan Dukung Sikap NBA Soal Vaksinasi COVID-19

Jelang Musim Baru, Michael Jordan Dukung Sikap NBA Soal Vaksinasi COVID-19

Sport | Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:25 WIB

Keren Lur! Ada 14 Daerah di Jateng Nol Kasus Kematian Akibat Covid-19

Keren Lur! Ada 14 Daerah di Jateng Nol Kasus Kematian Akibat Covid-19

Jawa Tengah | Selasa, 12 Oktober 2021 | 13:54 WIB

Terkini

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:16 WIB

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB