Kasus COVID-19 India Tembus 34 Juta, India Kencangkan Vaksinasi

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Rabu, 13 Oktober 2021 | 20:23 WIB
Kasus COVID-19 India Tembus 34 Juta, India Kencangkan Vaksinasi
Ilustrasi Kasus Covid-19. (Pexels)

Suara.com - India melaporkan kenaikan jumlah kasus baru COVID-19 pada Rabu (12/10/2021), di tengah upaya vaksinasi nasional yang terus dikencangkan.

Melansir ANTARA, kasus COVID-19 di India mencapai 34.001.743 pada Rabu (12/10) setelah 15.823 kasus baru dilaporkan dalam sehari, menurut data terkini kementerian kesehatan federal.

Sebanyak 226 kematian akibat COVID-19 juga tercatat pada hari itu, sehingga totalnya menjadi 451.189.

Kerala, negara bagian paling terdampak di negara itu melaporkan 106 kematian, terbanyak di antara negara-negara bagian lain.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Kematian terbanyak kedua dilaporkan oleh negara bagian barat daya Maharashtra dengan 43 kematian.

Masih ada 207.653 kasus aktif COVID-19 di India setelah terjadi penurunan 7.248 kasus aktif dalam 24 jam terakhir.

Sejauh ini total 33.342.901 pasien COVID-19 telah sembuh dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit, termasuk 22.844 pasien dalam 24 jam terakhir.

Sementara itu mengutip BBC Indonesia, India bertekad menyuntik seluruh warga yang masuk daftar penerima vaksin pada akhir 2021. Namun para ahli mengungkapkan bahwa untuk mencapainya, diperlukan laju yang konsisten.

Dr Samiran Panda ilmuwan senior dari pemerintah mengatakan India sejauh ini telah menyuntikkan lebih dari 925 juta dosis vaksin. Sekitar 70 persen dari daftar penerima vaksin telah disuntik setidaknya satu kali, menurut data resmi.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di DIY Tambah 43 Orang, Paling Banyak dari Gunungkidul

India melaporkan 33 juta kasus Covid, nomor dua sedunia setelah Amerika Serikat, dan lebih dari 440.000 kasus kematian - ketiga setelah AS dan Brazil.

Drone juga akan digunakan untuk memasok vaksin ke kepulauan di India timur, Andamans dan Nikobar, yang biasanya dicapai lebih lama dengan perahu.

"Kami berupaya memastikan tidak ada wabah di wilayah terpencil yang jarang penduduknya ini dengan lekas memvaksinasi penduduk. Jika orang terinfeksi dan terjangkit penyakit parah, mereka tidak punya akses ke ventilator, perawatan intensif, atau oksigen di daerah ini," kata Dr Panda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI