Mengenal 2 Jenis Penyakit Mata AMD, Salah Satunya Bisa Menyebabkan Kebutaan Permanen

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 12:00 WIB
Mengenal 2 Jenis Penyakit Mata AMD, Salah Satunya Bisa Menyebabkan Kebutaan Permanen
Ilustrasi penyakit mata AMD. (Pixabay)

Suara.com - Ada beberapa penyebab kebutaan pada mata yang perlu diwaspadai, salah satunya degenerasi makula atau yang disebut dengan Age-related Macular Degenerations atau AMD.

AMD adalah salah satu penyakit mata yang menyerang retina, karena menurunnya fungsi makula atau degenerasi makula.

Secara global, diperkirakan AMD menyerang sekitar 8,7 persen populasi penduduk dunia yang berusia lebih dari 50 tahun.

“Makula, area berukuran lima milimeter di tengah retina, merupakan lapisan saraf pada dinding bola mata yang berfungsi menerima cahaya. Makula berperan penting sebagai penglihatan sentral dan mengidentifikasi warna," ujar dr. Elvioza, SpM(K), Ketua Retina Service dan Dokter Spesialis Mata Subspesialis Vitreoretina JEC Eye Hospitals & Clinics saat konferensi pers, Kamis (25/10/2021)

Alhasil karena fungsi makula dalam menerima cahaya terganggu, maka akan berdampak sangat besar pada kualitas penglihatan. Seperti penglihatan buram, bahkan hingga gelap dan tidak bisa melihat.

"Kondisi ini tentu mempengaruhinya dalam membaca, menyetir kendaraan, menulis, bahkan mengenali wajah orang,” tutur dr. Elvioza.

Selain penglihatan gelap di bagian tengah lapang pandang yang disebut skatoma sentral, gejala umum AMD lainnya adalah metamorfosia, yaitu pandangan terhadap garis lurus yang tampak bengkok atau miring (juga di bagian tengah lapang pandang), serta penurunan ketajaman penglihatan.

Hingga kini, penyebab munculnya AMD masih belum diketahui pasti. Namun, ada beberapa faktor risiko yang memperbesar peluang seseorang menderitanya.

AMD umumnya terjadi pada orang lanjut usia. Sebab, proses degenerasi (penuaan) secara perlahan mempengaruhi struktur makula hingga akhirnya memicu kerusakan yang meluas.

baca juga

Kondisi lain yang dapat memicu munculnya penyakit ini antara lain kebiasaan merokok, obesitas, hipertensi, adanya riwayat AMD pada keluarga, dan pola hidup yang kurang sehat.

2 Jenis AMD

Pertama, AMD tipe kering yaitu kerusakan pada bagian retina tetapi belum menunjukkan tanda kebocoran. Meski sering ditemukan, AMD tipe kering jarang menyebabkan kehilangan penglihatan.

Kedua, AMD tipe basah; pembengkakan yaitu munculnya pembuluh darah baru atau neovaskularisasi akibat dorongan protein Vascular Endothelial Growth Factor/VEGF.

AMD tipe basah ini menimbulkan efek cairan berupa darah. Apabila dibiarkan bisa menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan retina yang bisa berujung menjadi jaringan parut (kasus kronis).

Tipe ini merupakan penyakit tingkat lanjut dari AMD kering dan jarang ditemukan, namun berperan pada 90 persen dari total kasus kehilangan penglihatan yang parah.

“Tatalaksana penanganan pasien AMD juga disesuaikan dengan kategorinya. Untuk AMD tipe basah, injeksi intravitreal atau suntikan ke dalam bola mata menggunakan obat Anti-VEGF menjadi langkah rekomendasi," jelas dr. Elvioza.

Anti-VEGF ini nantinya bekerja dengan cara menghambat pembentukan pembuluh darah baru dalam mata dan mencegah memburuknya kondisi penyakit, serta meningkatkan kembali penglihatan pasien.

"Sementara, tidak ada pengobatan untuk AMD tipe kering, namun perkembangannya dapat diperlambat dengan suplementasi. Observasi berkala juga harus terus dijalankan agar penyakit tidak berkembang menjadi AMD tipe basah,” pungkas dr. Elvioza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Penglihatan Sedunia: 12 Cabang JEC Jadi Lokasi Donor Kornea

Hari Penglihatan Sedunia: 12 Cabang JEC Jadi Lokasi Donor Kornea

Health | Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:46 WIB

Hari Penglihatan Sedunia: Lansia Waspada Penyakit Degenerasi Makula yang Sebabkan Buta

Hari Penglihatan Sedunia: Lansia Waspada Penyakit Degenerasi Makula yang Sebabkan Buta

Health | Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:51 WIB

Katarak Masih Jadi Gangguan Penglihatan Penyebab Kebutaan Terbesar di Indonesia

Katarak Masih Jadi Gangguan Penglihatan Penyebab Kebutaan Terbesar di Indonesia

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:17 WIB

Terkini

Pelaku Kekerasan Seksual Dapat Surat Pembebasan Bersyarat Jelang HUT RI

Pelaku Kekerasan Seksual Dapat Surat Pembebasan Bersyarat Jelang HUT RI

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 14:55 WIB

BRI Kembali Gelar BRI inFrame 2026, Rekam Wajah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Lewat Fotografi

BRI Kembali Gelar BRI inFrame 2026, Rekam Wajah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Lewat Fotografi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 14:54 WIB

Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia, Siap Ambil Peran Lebih Besar Tanpa Jay Idzes

Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia, Siap Ambil Peran Lebih Besar Tanpa Jay Idzes

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:53 WIB

Ke Depan Bunga Kredit Tak Naik, BI Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Ke Depan Bunga Kredit Tak Naik, BI Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 14:52 WIB

Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman

Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman

Banten | Rabu, 23 September 2026 | 14:51 WIB

Malaysia Bidik Final, Presiden FAM Berani Klaim Harimau Malaya Permalukan Timnas Indonesia

Malaysia Bidik Final, Presiden FAM Berani Klaim Harimau Malaya Permalukan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 14:51 WIB

Review Gundam Hathaway 2: Intrik Cinta Segitiga dan Bayang Trauma Masa Lalu

Review Gundam Hathaway 2: Intrik Cinta Segitiga dan Bayang Trauma Masa Lalu

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:50 WIB

0815 Nomor Provider Apa? Kenali Operator dan Kode Area yang Digunakan

0815 Nomor Provider Apa? Kenali Operator dan Kode Area yang Digunakan

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 14:50 WIB

BRI Bagi-bagi Voucher Diskon Belanja di IM8, Nikmati Potongan Harga Langsung!

BRI Bagi-bagi Voucher Diskon Belanja di IM8, Nikmati Potongan Harga Langsung!

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 14:49 WIB

Lanjutkan Penggeledahan Kasus HGB, Penyidik KPK Sasar Kantor BPN Kota Mojokerto

Lanjutkan Penggeledahan Kasus HGB, Penyidik KPK Sasar Kantor BPN Kota Mojokerto

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:46 WIB

×