Hari Penglihatan Sedunia: 12 Cabang JEC Jadi Lokasi Donor Kornea

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:46 WIB
Hari Penglihatan Sedunia: 12 Cabang JEC Jadi Lokasi Donor Kornea
Ilustrasi donor kornea. (Unsplash/Drew Graham)

Suara.com - Hingga tahun 2020, tidak kurang dari 3,7 juta orang Indonesia mengalami kebutaan, yang salah satunya disebabkan karena kelainan kornea. Alhasil, kebutuhan donor kornea di tanah air sangatlah tinggi.

Kini kabar baik datang dari kerjasama Lions Eye Bank Jakarta (LEBJ) dengan Jakarta Eye Center (JEC) yang membuka layanan pusat donasi mata (EDC) di 12 cabang JEC di Indonesia.

Langkah ini diambil untuk mempermudah masyarakat yang ingin mendonorkan kornea matanya.

Perlu diketahui, donor kornea mata bukan berarti seluruh bagian matanya diambil, melainkan hanya diambil bagian korneanya saja.

Donor kornea umumnya diambil dari orang yang sudah meninggal, tapi juga bisa berasal dari pendonor hidup.

Untuk saat ini, menurut Kepala sekaligus Direktur Medis LEBJ, Dr. Sharita Siregar, SpM(K), mayoritas donor kornea untuk cangkok mata masih berasal dari pendonor luar negeri atau impor.

Ini karena jumlah penderita kebutaan kornea di Indonesia tidak sebanding dengan jaringan donor kornea yang tersedia.

“Walaupun target 100 jaringan kornea lokal telah tercapai pada 2019 lalu, tetapi jumlah tersebut belum bisa menyelesaikan angka kebutaan kornea yang tinggi di Indonesia,” jelas Dr. Sharita dalam konferensi pers, Kamis (14/10/2021).

Dr. Sharita menambahkan, kunci dari permasalahan ini adalah partisipasi dari masyarakat. Dan saat ini, dengan hadirnya 12 titik pusat donasi mata atau EDC di cabang JEC Indonesia, bisa jadi tempat masyarakat untuk mendonor korneanya.

baca juga

“Dengan kehadiran jaringan 12 titik EDC yang tersebar di 9 kota dan 6 provinsi, kami berharap masyarakat Indonesia semakin mudah menjangkau layanan LEBJ untuk mendonorkan mata mereka," imbuh Dr. Sharita.

Melalui kegiatan donor ini, nantinya akan semakin cepat pula tindakan transplantasi kornea yang dibutuhkan masyarakat. Hasil akhirnya, mampu menekan angka kebutaan di Indonesia.

Peluncuran program ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Penglihatan Sedunia atau World Sight Day, yang jatuh pada tanggal 14 Oktober setiap tahunnya.

Sebagai penampung donor mata, LEBJ merupakan organisasi non-profit hasil kerja sama Yayasan Lions Mengabdi Indonesia dengan JEC Eye Hospitals and Clinics.

Data WHO menyebut kelainan kornea sebagai penyebab kebutaan terbesar keempat di dunia, setelah katarak, glaukoma, dan degenerasi makula.

Di Indonesia sendiri, menurut Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), diperkirakan 1 per 1.000 orang penduduk Indonesia menderita kebutaan akibat kelainan kornea.

Dengan kata lain, sebanyak 270 ribu dari 270 juta jiwa masyarakat Indonesia mengalami kebutaan karena hilangnya transparansi yang merupakan sifat dasar dari kornea.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

81 Persen Kebutaan di Indonesia Karena Katarak

81 Persen Kebutaan di Indonesia Karena Katarak

Sumut | Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:39 WIB

Kemenkes: 81 Persen Warga Alami Kebutaan di Indonesia Karena Katarak

Kemenkes: 81 Persen Warga Alami Kebutaan di Indonesia Karena Katarak

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:07 WIB

Heboh Abu Rokok Masuk Mata, Dokter: Bisa Menyebabkan Kebutaan

Heboh Abu Rokok Masuk Mata, Dokter: Bisa Menyebabkan Kebutaan

Bogor | Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:20 WIB

Terkini

Pertamina Catat Capaian Dekarbonisasi 118% di Semester I 2026 dari Target Tahunan

Pertamina Catat Capaian Dekarbonisasi 118% di Semester I 2026 dari Target Tahunan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:46 WIB

Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak

Bedak Tabur yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Rekomendasinya yang Awet Menahan Minyak

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:45 WIB

Usai Geledah Ruang Kerja, KPK Buka Peluang Periksa 2 Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus Suap HGB di Bogor

Usai Geledah Ruang Kerja, KPK Buka Peluang Periksa 2 Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus Suap HGB di Bogor

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:44 WIB

Health Capital Theory: Saat Gen Z Berhenti Menilai Status Sosial dari Nongkrong di Kafe

Health Capital Theory: Saat Gen Z Berhenti Menilai Status Sosial dari Nongkrong di Kafe

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:42 WIB

Timnas Indonesia Masih Tunggu 3 Pemain Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Saja?

Timnas Indonesia Masih Tunggu 3 Pemain Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Siapa Saja?

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 11:42 WIB

Romy Bareno, Putra Karni Ilyas, Dapat Kursi Komisaris InJourney Airports

Romy Bareno, Putra Karni Ilyas, Dapat Kursi Komisaris InJourney Airports

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:42 WIB

Saat Sampah Plastik Kemasan Diubah Jadi Infrastruktur Wisata, Bagaimana Caranya?

Saat Sampah Plastik Kemasan Diubah Jadi Infrastruktur Wisata, Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 11:41 WIB

Kabel Prasarana KA Dicuri dan Dirusak, KAI Ungkap Risiko bagi Keselamatan Penumpang

Kabel Prasarana KA Dicuri dan Dirusak, KAI Ungkap Risiko bagi Keselamatan Penumpang

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:39 WIB

Pertamina Bawa 7 UMK Tembus Pasar Global Lewat CAEXPO 2026

Pertamina Bawa 7 UMK Tembus Pasar Global Lewat CAEXPO 2026

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 11:39 WIB

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

Spesifikasi Kapal China First Margaux yang Tabrak Perahu Nelayan di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 11:33 WIB

×