Kenapa Batuk Lebih Sering Terjadi di Malam Hari? Ini Kata Ahli!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 13:08 WIB
Kenapa Batuk Lebih Sering Terjadi di Malam Hari? Ini Kata Ahli!
ilustrasi batuk. (Shutterstock)

Suara.com - Batuk bisa disebabkan oleh virus corona Covid-19, flu maupun kanker paru-paru. Tapi, batuk lebih sering disebabkan oleh flu, yang biasanya berlangsung selama 3-4 minggu dan akan berangsur-angsur membaik.

Selama batuk dalam jangka waktu tersebut, Anda mungkin merasa lebih sering batuk di malam hari. Sleep Foundation pun mencari tahu penyebab seseorang lebih sering batuk di malam hari.

Batuk yang lebih sering terjadi malam hari disebut batuk nocturnal yang sangat umum terjadi pada pasien asma. Kondisi ini bisa membuat seseorang kesulitan tidur nyenyak atau tetap tertidur nyaman.

Menurut Sleep Foundation, secara umum, batuk di malam hari maupun siang hari sama-sama sebuah upaya untuk mengeluarkan lendir dan benda asing dari tenggorokan, kotak suara dan paru-paru.

"Ketika Anda sakit, batuk Anda mungkin memburuk di malam hari karena tetesan postnasal. Postnasal drip mengacu pada sekresi yang mengalir di bagian belakang tenggorokan, alih-alih keluar dari hidung," kata Sleep Foundation dikutip dari Express.

Ilustrasi batuk. (Shutterstock)
Ilustrasi batuk. (Shutterstock)

Kondisi ini juga seringkali disertai oleh pilek, flu, alergi dan infeksi sinus. Para ahli tidur menjelaskan bahwa tidur telentang bisa menjadi penyebab postnasal drip, yang mungkin menjadi penyebab seseorang mengalami batuk lebih parah di malam hari.

Batuk biasanya akan hilang sendiri dalam waktu 3 sampai 4 minggu. Tapi, salah satu cara yang bisa mempercepat penyembuhan batuk adalah istirahat yang cukup.

Jika batuk Anda disebabkan oleh pilek daripada merokok, mulas atau alergi, maka Anda harus cukup tidur untuk membantu pemulihan. Karena, tidur yang cukup dan sistem kekebalan yang kuat sangat berkaitan erat.

Tidur yang cukup bisa membantu meningkatkan penyembuhan dan kekebalan yang menjadi langkah penting untuk mengatasi batuk.

baca juga

Jika Anda tetap tidak bisa tidur nyenyak karena batuk, Anda bisa mengonsumsi madu untuk membantu mengatasi infeksi pernapasan yang menyebabkan batuk, seperti pilek.

Madu bersifat antivirus, antijamur dan antibakteri yang bisa mengurangi seberapa sering dan seberapa parah Anda batuk di malam hari. Hal inilah yang membuat madu lebih baik dikonsumsi sebagai minuman sebelum tidur.

Madu mungkin bekerja lebih baik daripada obat batuk, karena obat batuk biasanya juga bekerja dengan menekan batuk dan memperlambat proses penyembuhannya.

Selain konsumsi madu, Anda juga bisa konsumsi minuman hangat, tidur dengan posisi kepala dan leher lebih tinggi hingga menjaga kelembapan ruangan untuk membantu meredakan batuk di malam hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Flu Tahunan Itu Penting, Terutama untuk Anak Kecil, Ibu Hamil dan Lansia

Vaksin Flu Tahunan Itu Penting, Terutama untuk Anak Kecil, Ibu Hamil dan Lansia

Health | Kamis, 14 Oktober 2021 | 15:30 WIB

Mungkinkah Virus Corona Covid-19 Sebabkan Batuk Berdahak?

Mungkinkah Virus Corona Covid-19 Sebabkan Batuk Berdahak?

Health | Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:57 WIB

Selain Long Covid-19, Peneliti Juga Temukan Kasus Flu Panjang

Selain Long Covid-19, Peneliti Juga Temukan Kasus Flu Panjang

Health | Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:30 WIB

Terkini

Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki

Sinopsis '4 Out: Mo Ichido, Play Ball', Film Jepang Dibintangi Aiba Masaki

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Modus Penyelewengan Beras SPHP: Dibeli Murah, Dikemas Ulang, Dijual Lebih Mahal

Modus Penyelewengan Beras SPHP: Dibeli Murah, Dikemas Ulang, Dijual Lebih Mahal

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:48 WIB

JKT48 hingga Inul Daratista Siap Guncang Grand Final AXIS Nation Cup 2026

JKT48 hingga Inul Daratista Siap Guncang Grand Final AXIS Nation Cup 2026

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:48 WIB

Bos BI Akui Rupiah Dalam Tekanan Usai Hashim Wanti-wanti Bisa Tembus Rp21.000

Bos BI Akui Rupiah Dalam Tekanan Usai Hashim Wanti-wanti Bisa Tembus Rp21.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:46 WIB

TNI Ikut Amankan Demo 28 Oktober, Komisi I DPR Sebut Lumrah

TNI Ikut Amankan Demo 28 Oktober, Komisi I DPR Sebut Lumrah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:46 WIB

JRKN Soroti Rangkap Jabatan Kapolri Suyudi: Tabrak UU Narkotika dan Langkahi Akal Sehat

JRKN Soroti Rangkap Jabatan Kapolri Suyudi: Tabrak UU Narkotika dan Langkahi Akal Sehat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien

Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Parah Jadi Para, Gaji Jadi Gajih: Ketika Satu Huruf Mengubah Makna Bahasa

Parah Jadi Para, Gaji Jadi Gajih: Ketika Satu Huruf Mengubah Makna Bahasa

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:45 WIB

5 Serum untuk Kencangkan Kulit Wajah dan Pudarkan Flek Hitam Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Serum untuk Kencangkan Kulit Wajah dan Pudarkan Flek Hitam Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Jumlah Korban Tewas Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Bertambah, 64 Orang Hilang

Jumlah Korban Tewas Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Bertambah, 64 Orang Hilang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:40 WIB

×