Bos BI Akui Rupiah Dalam Tekanan Usai Hashim Wanti-wanti Bisa Tembus Rp21.000

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:46 WIB
Bos BI Akui Rupiah Dalam Tekanan Usai Hashim Wanti-wanti Bisa Tembus Rp21.000
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti saat konferensi pers usai dilantik di Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Rabu (2/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • BI prioritaskan stabilitas rupiah di tengah tekanan pasar global.
  • Hashim memperingatkan rupiah berisiko tembus Rp 21.000/US$ jika dana asing terus keluar.
  • Praktik saham gorengan disorot karena berisiko merusak kepercayaan investor dan menekan rupiah.

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengakui bahwa saat ini rupiah dalam tekanan usai menunjukkan tren pelemahan yang terus berlanjut. Pernyataan itu diungkapkan Destry usai menerima kritikan dari Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo yang mewanti-wanti nilai tukar mata uang Garuda bisa menembus Rp 21.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Destry menegaskan, BI akan terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dengan mempertimbangkan faktor fundamental ekonomi. Menurutnya, stabilitas rupiah penting untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, mendorong pertumbuhan sektor riil, dan membuka lapangan kerja.

“Fokus di kita itu adalah memang menjaga stabilitas, jadi stabilitas itu adalah pertama yang harus kita jaga,” kata Destry seusai menghadiri Pembukaan Rapimnas Kadin 2026 di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Ia mengakui rupiah menghadapi berbagai tekanan. Namun, Destry menilai fundamental ekonomi Indonesia relatif kuat dibandingkan negara-negara dengan karakteristik ekonomi serupa.

Menurutnya, pergerakan rupiah turut dipengaruhi mekanisme pasar, keseimbangan permintaan dan penawaran, serta persepsi pelaku pasar. Karena Indonesia menganut sistem nilai tukar mengambang, pergerakan kurs juga dipengaruhi faktor eksternal yang berada di luar kendali pemerintah.

Sebelumnya, Hashim memperingatkan rupiah berpotensi melemah hingga Rp 20.000-Rp 21.000 per dolar AS apabila arus keluar dana asing dari pasar keuangan Indonesia terus berlanjut.

Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo dalam Rapimnas Kadin, Kamis (29/10/2026). [Screenshot YouTube Kadin Indonesia]
Utusan Khusus Presiden RI Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo dalam Rapimnas Kadin, Kamis (29/10/2026). [Screenshot YouTube Kadin Indonesia]

Ia menilai persoalan transparansi kepemilikan saham dan praktik saham gorengan menjadi sorotan penting, termasuk dalam perhatian lembaga indeks global MSCI. Hashim meminta pemerintah menindak tegas praktik tersebut karena berisiko merugikan investor dan memperburuk kepercayaan pasar.

Hashim juga mengingatkan pelemahan rupiah ke level tersebut dapat meningkatkan beban pembayaran utang luar negeri Indonesia. Karena itu, pembenahan pasar modal dinilai penting untuk menjaga kepercayaan investor dan menahan tekanan terhadap rupiah.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa jadi Bencana! Hashim Ingatkan Utang Luar Negeri RI Bisa Bengkak Jika Rupiah Rp21.000

Bisa jadi Bencana! Hashim Ingatkan Utang Luar Negeri RI Bisa Bengkak Jika Rupiah Rp21.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Lebih Besar dari PDB, Hashim Sebut Rp 10.000 Triliun Ekonomi RI Tak Tercatat

Lebih Besar dari PDB, Hashim Sebut Rp 10.000 Triliun Ekonomi RI Tak Tercatat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Beda IHSG, Rupiah Justru Perkasa ke Level Rp18.137

Beda IHSG, Rupiah Justru Perkasa ke Level Rp18.137

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Terkini

JRKN Soroti Rangkap Jabatan Kapolri Suyudi: Tabrak UU Narkotika dan Langkahi Akal Sehat

JRKN Soroti Rangkap Jabatan Kapolri Suyudi: Tabrak UU Narkotika dan Langkahi Akal Sehat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien

Sinopsis Allen, Film Fiksi Ilmiah tentang Persahabatan Manusia dan Alien

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Parah Jadi Para, Gaji Jadi Gajih: Ketika Satu Huruf Mengubah Makna Bahasa

Parah Jadi Para, Gaji Jadi Gajih: Ketika Satu Huruf Mengubah Makna Bahasa

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:45 WIB

5 Serum untuk Kencangkan Kulit Wajah dan Pudarkan Flek Hitam Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Serum untuk Kencangkan Kulit Wajah dan Pudarkan Flek Hitam Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Jumlah Korban Tewas Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Bertambah, 64 Orang Hilang

Jumlah Korban Tewas Kecelakaan Kereta Cepat di Spanyol Bertambah, 64 Orang Hilang

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:39 WIB

BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia

BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia

Jakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:34 WIB

AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta

AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Tak Mau Kabinet Prabowo Terganggu, PKS Desak Kejelasan Isu Ijazah Gibran

Tak Mau Kabinet Prabowo Terganggu, PKS Desak Kejelasan Isu Ijazah Gibran

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:32 WIB

Shin Tae-yong Bongkar Rencana Persija di League Cup, Pratama Arhan dan Shayne Pattynama Siap Beraksi

Shin Tae-yong Bongkar Rencana Persija di League Cup, Pratama Arhan dan Shayne Pattynama Siap Beraksi

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:29 WIB

×