Usai Kemoterapi Seks Penetrasi Tak Disarankan Dokter, Bagaimana Kalau Oral?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 19:50 WIB
Usai Kemoterapi Seks Penetrasi Tak Disarankan Dokter, Bagaimana Kalau Oral?
Ilustasi oral seks. (Elements Envanto)

Suara.com - Pasien kanker payudara yang sedang menjalani kemoterapi disarankan untuk menunda kegiatan seksual, termasuk melakukan aktivitas oral seks menggunakan mulut.

Hal ini diungkap Konsultan Hematologi Onkologi Medik, dr. Jeffry Beta Tenggara, Sp.PD-KHOM yang mengatakan jumlah bakteri di mulut sangat berbahaya untuk pasien kanker payudara yang baru selesai kemoterapi.

Ini karena jumlah bakteri di mulut yang menyentuh alat kelamin pasien kanker payudara dan sebaliknya lebih banyak, dibanding bakteri saat penetrasi penis ke vagina pasien kanker payudara.

"Area mulut bermasalah sekali karena pada saat kemoterapi, sariawan muncul, tenggorokannya kering, kemudian di pinggir bibir, masalahnya lebih besar dibanding mulut di bagian bawah (vagina)," ujar dr. Jeffry dalam acara diskusi Kanker Payudara bersama Kalbe, Sabtu (16/10/2021).

Ilustrasi kanker payudara
Ilustrasi kanker payudara

Perlu diketahui, kondisi pasien kanker payudara setelah kemoterapi ini membuat sistem kekebalan tubuh sangat lemah, sehingga rentan terkena infeksi virus, bakteri, dan kuman.

Sehingga apabila melakukan oral seks kepada pasangannya, saat pasien kanker payudara kemoterapi lalu mengalami sariawan hingga gangguan tenggorokan, maka bakteri yang masuk dan berasal dari ujung penis akan membuat infeksi semakin meradang.

"Saat berhubungan kita menyalurkan kuman ke badan istri, dan pada saat menjalani kegiatan seksual itu pada saat leukosit rendah," tutur dr. Jeffry.

Leukosit adalah sel sistem kekebalan tubuh, yang bertugas membunuh dan menyerang kuman, bakteri hingga virus masuk. Sedangkan usai kemoterapi, jumlah leukosit menurun drastis sehingga tubuh tidak bisa maksimal melakukan perlawanan terhadap infeksi.

Catatan lain, tidak hanya aktivitas oral seks yang sebaiknya tidak dilakukan, hubungan seksual dengan penetrasi penis ke vagina juga sebaiknya tidak dilakukan pasien kanker payudara pasca kemoterapi, karena tetap bisa menyebabkan infeksi.

baca juga

"Penetrasi dari penis ke vagina bisa menyebabkan infeksi saluran kencing dan segala macam. Ini yang jadi masalah. Setelah fase kemoterapi ini lewat dan pasien mulai pulih bisa dilakukan seks secara bertahap," pungkas dr. Jeffry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usia Seks Maju, Edukasi Kesehatan Reproduksi Jalan di Tempat

Usia Seks Maju, Edukasi Kesehatan Reproduksi Jalan di Tempat

Health | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 00:09 WIB

Jarang Disadari, 4 Penyebab Wanita Sulit Orgasme Saat Bercinta

Jarang Disadari, 4 Penyebab Wanita Sulit Orgasme Saat Bercinta

Bogor | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 19:12 WIB

Adakan Pesta Miras dan Seks untuk ABG di Rumahnya, Seorang Ibu di California Dicokok

Adakan Pesta Miras dan Seks untuk ABG di Rumahnya, Seorang Ibu di California Dicokok

News | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 11:53 WIB

Terkini

Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam

Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami

Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya

Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto

Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:57 WIB

Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!

Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan

Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi

Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026

Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak

Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak

Lampung | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus

Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:45 WIB

×