Lebih dari 50 Persen Penyintas Virus Corona Alami Long Covid-19, Apa Sebabnya?

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:03 WIB
Lebih dari 50 Persen Penyintas Virus Corona Alami Long Covid-19, Apa Sebabnya?
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Sekitar 236 juta orang sudah pulih dari infeksi virus corona Covid-19 di seluruh dunia. Tapi, lebih dari setengah orang mengalami gejala Long Covid-19 hingga 6 bulan setelah pulih.

Long Covid-19 adalah gejala virus corona Covid-19 berkepanjangan yang berkaitan dengan kelelahan, kesulitan bernapas, nyeri dada, nyeri pada persendian dan hilangnya indera penciuman serta perasa.

Penelitian tersebut dilakukan oleh tim peneliti dari Pennsylvania State University di AS. Para peneliti memeriksa 57 studi global yang melibatkan 250.351 orang yang pulih dari virus corona Covid-19 dan belum vaksinasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa dan anak-anak sama-sama bisa mengalami masalah kesehatan yang merugikan selama 6 bulan atau lebih lama setelah sembuh dari virus corona Covid-19.

Komplikasi akibat virus corona pun mempengaruhi kesejahteraan umum pasien, mobilitas atau sistem organ. Sementara secara keseluruhan, satu dari dua penyintas, yakni 50 persen menderita gejala Long Covid-19.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Orang-orang dengan Long Covid-19 ini mengalami penurunan berat badan, kelelahan, demam, nyeri dan lima orang yang selamat mengalami penurunan mobilitas.

Lalu dilansir dari Times of India, 6 dari 10 orang yang sembuh dari virus corona Covid-19 juga mengalami perubahan pada paru-paru, seperempat lainnya mengalami kesulitan bernapas dan 1 dari 5 pasien mengalami ruam hingga rambut rontok.

Bahkan, nyeri dada, palpitasi, kehilangan nafsu makan, sakit perut, muntah dan diare juga merupakan gejala Long Covid-19 yang sering dilaporkan.

Hal ini menandakan bahwa sembuh dari virus corona Covid-19 tidak membuat seseorang langsung pulih sepenuhnya. Gejala virus corona berkepanjangan salah satu efek samping yang harus dihadapi setelah pulih.

baca juga

Penyebab terjadinya Long Covid-19 sendiri belum jelas. Tapi, para peneliti percaya bahwa overdrive sistem kekebalan yang dipicu oleh virus, infeksi yang berkepanjangan, infeksi ulang atau peningkatan produksi antibodi dapat menjadi penyebabnya.

Intervensi dini sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup penyintas virus corona Covid-19. Bahkan, petugas medis mungkin juga harus bersiap menghadapi lonjakan pasien dengan masalah kejiwaan dan kognitif, seperti depresi, kecemasan dan gangguan stres pasca-trauma terkait pandemi virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti: Anak-Anak Bisa Jadi Sumber Penyebaran Varian Virus Corona Covid-19

Peneliti: Anak-Anak Bisa Jadi Sumber Penyebaran Varian Virus Corona Covid-19

Health | Minggu, 17 Oktober 2021 | 07:13 WIB

Banyak Anak Alami Long Covid-19, Apa Saja Gejalanya?

Banyak Anak Alami Long Covid-19, Apa Saja Gejalanya?

Health | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 11:30 WIB

Mungkinkah Virus Corona Covid-19 Sebabkan Batuk Berdahak?

Mungkinkah Virus Corona Covid-19 Sebabkan Batuk Berdahak?

Health | Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:57 WIB

Terkini

Akal Bulus Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman Lolos dari Jeratan Narkoba, Tapi Gagal

Akal Bulus Pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman Lolos dari Jeratan Narkoba, Tapi Gagal

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:29 WIB

Suplai Rudal Patriot Kritis, Pertahanan Udara Ukraina Bobol Hingga Makan Korban Jiwa

Suplai Rudal Patriot Kritis, Pertahanan Udara Ukraina Bobol Hingga Makan Korban Jiwa

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:20 WIB

Puji Setinggi Langit Indonesia di Piala AFF 2026, Tijjani Reijnders Nyesel Lebih Pilih Belanda?

Puji Setinggi Langit Indonesia di Piala AFF 2026, Tijjani Reijnders Nyesel Lebih Pilih Belanda?

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:15 WIB

Biaya Belanja Bisa Bengkak, Harga Bawang Merah hingga Beras Mulai Merangkak Naik

Biaya Belanja Bisa Bengkak, Harga Bawang Merah hingga Beras Mulai Merangkak Naik

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:11 WIB

6 Titik Nadi Terbaik untuk Semprot Parfum agar Sillage Maksimal

6 Titik Nadi Terbaik untuk Semprot Parfum agar Sillage Maksimal

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:10 WIB

Rusia - Ukraina Saling Tembak Drone dan Rudal, 14 Orang Tewas

Rusia - Ukraina Saling Tembak Drone dan Rudal, 14 Orang Tewas

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:09 WIB

Rupiah Akhirnya Tembus di Bawah Rp18.000 Pagi Ini, Dipicu Harapan Damai Timur Tengah

Rupiah Akhirnya Tembus di Bawah Rp18.000 Pagi Ini, Dipicu Harapan Damai Timur Tengah

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:01 WIB

Bakal Diteror Mitchell Baker, Kiper Vietnam Gemetar: Akui Timnas Indonesia Bukan Lawan Mudah

Bakal Diteror Mitchell Baker, Kiper Vietnam Gemetar: Akui Timnas Indonesia Bukan Lawan Mudah

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 10:00 WIB

UMKM Mulai Go Digital, Transaksi QRIS Jadi Andalan Dongkrak Penjualan

UMKM Mulai Go Digital, Transaksi QRIS Jadi Andalan Dongkrak Penjualan

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Kabar Duka, Aktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia

Kabar Duka, Aktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia

Entertainment | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:55 WIB

×