alexametrics

Kenali Gejala Pendarahan Otak, Kondisi yang Sempat Dialami Tukul Arwana

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Kenali Gejala Pendarahan Otak, Kondisi yang Sempat Dialami Tukul Arwana
Tukul Arwana bersama putrinya, Novita Eka Afriana

Tukul Arwana sedang menjalani masa pemulihan setelah operasi pendarahan otak.

Suara.com - Saat ini, komedian Tukul Arwana sedang dalam masa pemulihan setelah menjalani operasi akibat mengalami pendarahan otak pada September lalu.

Tukul Arwana sempat linglung di rumah sakit, tetapi kini ia sudah mulai mengenali teman-temannya.

"Sekarang udah bisa melihat 'ngapain' gitu (ke sahabat), jadi lambat laun sudah paham, memorinya balik lagi," kata sahabat Tukul Arwana, Ari, di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Senin (25/10/2021).

Sebelumnya dijelaskan bahwa kronologi Tukul Arwana mengalami pendarahan otak terjadi di rumah. Sang komedian ditemukan sudah tidak sadarkan diri ketika sedang beristirahat.

Baca Juga: Usai Alami Pendarahan Otak, Tukul Arwana Mulai Jalani Fisioterapi

Beberapa hari sebelum kasus ini terjadi, Tukul Arwana sempat mengaku mengalami sakit kepala atau pusing.

Potret kedekatan Tukul Arwana dan Ega Prayudi. (Instagram/eghaprayudi)
Potret kedekatan Tukul Arwana dan Ega Prayudi. (Instagram/eghaprayudi)

Pendarahan otak terjadi ketika terjadi pendarahan di antara jaringan otak dan tengkorak atau di dalam jaringan itu sendiri. Menurut Cleveland Clinic, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan otak atau mengancam nyawa.

Sebenarnya, gejala pendarahan otak tergantung pada area otak yang terkena pendarahan. Tetapi, secara umum kondisi ini dapat meliputi:

  • Kesemutan tiba-tiba, kelemahan, mati rasa, atau kelumpuhan pada wajah, lengan atau kaki, terutama di satu sisi tubuh
  • Sakit kepala, baik secara tiba-tiba maupun berat
  • Mual dan muntah
  • Kejang
  • Kesulitan menelan
  • Kehilangan penglihatan atau kesulitan melihat
  • Kehilangan keseimbangan atau koordinasi
  • Leher kaku dan sensitif terhadap cahaya
  • Bicara tidak normal atau cadel
  • Kesulitan membaca, menulis atau memahami ucapan
  • Perubahan tingkat kesadaran atau kewaspadaan, kekurangan energi, kantuk atau koma
  • Kesulitan bernapas dan detak jantung tidak normal (jika perdarahan terletak di batang otak)

Namun tidak perlu khawatir, ada beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan agar tidak mengalami pendarahan otak, seperti:

  • Kontrol tekanan darah
  • Menurunkan kadar kolesterol jahat
  • Menurunkan berat badan (jika berlebih)
  • Batasi minuman beralkohol dan berhenti merokok
  • Makan makanan sehat
  • Olahraga teratur
  • Kontrol kadar gula darah apabila menderita diabetes

Pada Tukul Arwana, kondisinya sudah semakin membaik. Selain mengenali orang lain, ia juga sudah bisa menoleh ke kanan setelah hanya bisa melakukannya ke kiri saja.

Baca Juga: Alami Pendarahan Otak, Pemeran Ratu Salima Manisha Yadav Meninggal Dunia

Komentar