Aman Dikonsumsi, 4 Zat Aditif Ini Bisa Bikin Nafsu Makan Bertambah, Lho!

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:43 WIB
Aman Dikonsumsi, 4 Zat Aditif Ini Bisa Bikin Nafsu Makan Bertambah, Lho!
ILustrasi bumbu dan rempah-rempah yang bisa digunakan sebagai zat aditif. (Shutterstock)

Suara.com - Makanan maupun minuman bisa menggiurkan hanya dilihat dari warna ataupun saat tercium aromanya. Terlebih saat disantap, rasa enak akan terasa di dalam mulut. Sensasi itu sebenarnya akibat peran zat aditif yang dicampurkan ke dalam makanan maupun minuman.
Tujuan penambahan zat aditif memang untuk mempercantik warna, menguatkan rasa, mengatur keasaman, memperpanjang umur penyimpanan produk, dan lainnya.

Tapi, jangan keliru. Aditif dan adiktif berbeda, ya.

Zat adiktif adalah zat yang menimbulkan ketagihan dan ketergantungan. Sedangkan zat aditif merupakan zat yang ditambahkan ke suatu produk makanan atau minuman untuk mempercantik, menguatkan rasa, juga memperpanjang masa penyimpanannya.

Zat aditif yang paling umum digunakan seperti garam, gula, cuka, dan rempah-rempah. Dari jenisnya, zat aditif terbagi menjadi dua macam, yaitu zat aditif alami dan zat aditif buatan (sintetis).

Perkembangan industri dan permintaan manusia tidak dapat terpenuhi karena zat aditif alami membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memprosesnya. Selain itu, zat alami belum tentu bisa didapatkan di semua tempat.

Dikutip dari Ruang Guru, berikut contoh zat aditif yang sering digunakan sehari-hari.

1. Bahan Pewarna
Zat aditif bahan pewarna biasanya digunakan untuk mempercantik dan memperkuat warna suatu makanan atau minuman. Hal ini diperlukan karena terkadang warna bahan yang dipakai sebagai bahan baku dapat luntur ketika dilakukan proses pengolahan.

Pewarna makanan alami biasanya didapatkan dari penggunaan bahan-bahan alami, misalnya warna kuning dari kunyit, hijau dari daun suji, atau merah dari buah naga. Penggunaan bahan alami ini tidak berbahaya bagi manusia, tetapi warna yang dihasilkan biasanya tidak terlalu cerah dan cepat pudar.

Karena itu, industri sering menggunakan pewarna sintetis yang lebih kuat dan tahan lama dalam memberikan warna. Akan tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak, pewarna sintetis ini dapat menimbulkan penyakit pada manusia. Contoh pewarna sintetis di antaranya kuning FCF atau hijau FCF.

baca juga

2. Pemanis
Pemanis alami contohnya gula tebu, gula aren atau gula merah, dan gula kelapa. Gula menjadi manis karena di dalamnya terdapat senyawa sukrosa yang memberikan rasa manis kepada lidah.

Tetapi gula alami mengandung kalori yang tinggi dan tidak bisa terlalu banyak dikonsumsi oleh orang yang sakit diabetes melitus. Sehingga diciptakanlah gula sintetis rendah kalori dan dapat dinikmati oleh penderita diabetes, misalnya aspartam, sakarin, atau siklamat.

3. Pengawet
Pengawetan tujuannya untuk memperpanjang kondisi penyimpanan makanan. Hal ini karena tidak mungkin suatu bahan makanan tidak mengalami proses pembusukan. Pembusukan tersebut bisa terjadi karena berbagai macam hal, misalnya bakteri dan jamur, serangan tikus, atau karena zat di produk itu sendiri seperti karena pembusukan yang terjadi pada buah dan sayur.

Pengawetan paling alami dan sederhana caranya membungkus bahan mentah dengan bumbu yang tebal, misalnya seperti rendang. Rendang dapat bertahan hingga kurang lebih 3 bulan, jika dipanaskan setiap hari.

Selain itu, di pasaran juga telah banyak pengawet sintetis yang aman dikonsumsi dan telah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Contohnya, asam benzoat, kalium sulfit, asam propinat, dan belerang dioksida.

4. Penyedap rasa
Bahan ini digunakan untuk memberikan rasa yang berbeda kepada suatu makanan, misalnya rasa asin dari garam, asam dari perasan jeruk, juga gurih dari air kaldu ayam atau sapi.

Saat ini, penyedap sintetis juga telah banyak dan mudah ditemui. Contohnya, monosodium Glutamat atau MSG.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Makan ala Shabu dan Grill di Rumah, Alat Masaknya Disorot: Kreatif!

Pria Makan ala Shabu dan Grill di Rumah, Alat Masaknya Disorot: Kreatif!

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:19 WIB

Bagikan Tips Makan ala Jimbaran Versi Hemat, Video Wanita Ini Tuai Perdebatan

Bagikan Tips Makan ala Jimbaran Versi Hemat, Video Wanita Ini Tuai Perdebatan

Lifestyle | Selasa, 26 Oktober 2021 | 12:43 WIB

6 Makanan Diet yang Patut Dicoba, Rendah Kalori dan Kaya Manfaat

6 Makanan Diet yang Patut Dicoba, Rendah Kalori dan Kaya Manfaat

Your Say | Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:37 WIB

Terkini

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

5 Moisturizer Niacinamide untuk Usia 40 Tahun, Samarkan Flek Hitam dan Kerutan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Room No. 7: Saat Persoalan Finansial Mengikis Moral dan Empati Seseorang

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:59 WIB

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Teknologi AI Lokal Bidik Industri Kreatif, dari Pengembangan Ide hingga Produksi Video

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Topeng Alim Pembunuh Ibu-Anak Asal Madiun: Ikut Yasinan Warga Sebelum Diciduk di Jombang

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir

Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:34 WIB

×