Peneliti Sebut Tren 'Dry Scooping' di TikTok Sangat Berbahaya, Bisa Bikin Overdosis

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:00 WIB
Peneliti Sebut Tren 'Dry Scooping' di TikTok Sangat Berbahaya, Bisa Bikin Overdosis
Ilustrasi bubuk protein (Unsplash/Derick McKinney)

Suara.com - Saat ini di TikTok tengah ramai tren dry scooping atau menelan bubuk protein yang dicampur kopi, tanpa menyeduhnya dahulu, sebelum berolahraga.

Namun, sebuah penelitian dipresentasikan dalam 2021 American Academy of Pediatrics National Conference & Exhibition menunjukkan bahwa praktik dry scooping justru berbahaya.

Menurut penulis studi Nelson Chow dari Universitas Princeton, memakan bubuk kopi dan protein berisiko overdosis kafein, sebab campuran yang dikonsumsi sebelum olahraga ini mengandung kafein dalam dosis tinggi.

Tubuh akan menyerap campuran bubuk ini secara lebih cepat, dibanding ketika diseduh. Ini meningkatkan konsentrasi kafein dan bahan-bahan lain di dalam tubuh.

Memakan bubuk kering juga dapat menyebabkan masalah inhalasi secara tidak sengaja, lapor Insider.

tren dry scooping (TikTok)
tren dry scooping (TikTok)

"Kecenderungannya cukup berbahaya karena potensi besar terjadinya kecelakaan over konsumsi dan inhalasi," tutur Chow.

Dampak dari overdosis kafein termasuk kecemasan, palpitasi jantung, kram yang membuat muntah, hingga pingsan.

Beberapa pengguna TikTok pun mengaku mengalami dampak serius setelah melakukan tren tersebut. Seorang wanita berusia 20 tahun mengatakan dirinya terkena serangan jantung setelah dry scooping.

tren dry scooping (TikTok)
tren dry scooping (TikTok)

Chow mengakui bahwa suplemen seperti bubuk kafein dan creatine dapat meningkatkan pembentukan otot apabila dikonsumsi secara benar.

Baca Juga: Seitan: Daging Palsu Alternatif Protein untuk Para Vegan

Namun, kurangnya pengawasan dalam peraturan suplemen makanan membuatnya sulit untuk mengetahui apa yang terkandung di dalamnya, Beberapa bubuk olahraga juga telah terbukti mengandung zat terlarang.

Sementara itu, pelatih pribadi aktor Chris Hemsworth, Luke Zocchi, mengatakan bahwa suplemen olahraga sebenarnya tidak diperlukan dalam membangun otot atau menghilangkan lemak.

Sebaliknya, kebanyakan orang akan mendapat menfaat lebih dari rutinitas olahraga yang konsisten daripada membuang uang untuk bubuk atau protein shake.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI