4 Tanda Seorang Punya Kesehatan Mental yang Baik, Kamu Bagaimana?

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Minggu, 31 Oktober 2021 | 12:15 WIB
4 Tanda Seorang Punya Kesehatan Mental yang Baik, Kamu Bagaimana?
Ilustrasi Seseorang dengan Depresi. (Pixabay)

Suara.com - Kesehatan mental merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan seseorang. Tidak hanya soal kesehatan fisik, kesehatan mental di sini meliputi kesejahteraan emosional, jiwa, dan juga keseimbangan batin.

Sayangnya tidak banyak yang bisa mengetahui dan mengenali kondisi kesehatan mental. Namun, sebenarnya ada cara mudah untuk mengenalinya. Hal itu diungkapkan oleh oleh Dosen Akademi Keperawatan Agustiningsih, dalam acara Self Healing and Raising Mental Health Awareness During Pandemic, Sabtu, (30/10/2021).

Mampu mengenali potensi diri

Ilustrasi bahagia. [unsplash]
Ilustrasi bahagia. [unsplash]

Pertama, Agustiningsih mengatakan, orang yang sehat secara mental mampu mengenali potensi dirinya. Contohnya, seseorang akan lebih mudah paham tentang kelebihan dan juga kekurangannya.

“Dan ini bisa mengatasi kekurangan yang ada, dan melakukan proses untuk mengurangi dari kekurangannya tersebut. Jadi bukan hanya soal kelebihan, tapi juga soal kekurangan dan bagaimana cara mengatasinya,” ungkapnya.

Mampu menghadapi stres sehari-hari

Pada tanda selanjutnya adalah, orang yang sehat secara mental dikenal mampu menghadapi stres sehari-hari. Di masa pandemi ini contohnya, Agustiningsih mengatakan, pandemi bisa mengakibatkan seseorang mengalami stres. Mulai dari tekanan, bekerja dari rumah, dan perubahan gaya hidup yang serba dari rumah.

“Memang tidak mudah untuk menghadapi stres sehari-hari. Sehingga hal yang paling mudah adalah mengalihkan pikiran ke hal yang lebih positif. Mulai dari olahraga di rumah, dan juga belajar memasak,” ungkap Agustiningsih.

Produktif

Orang yang sehat secara mental juga dikenal produktif dalam sehari-hari. Mulai dari aktivitas fisik, bekerja, maupun melakukan hobi yang bisa bermanfaat untuk dirinya sendiri dan orang lain.

“Produktif tentu bisa menghasilkan sesuatu dalam proses yang berkelanjutan. Meski tidak mudah, tapi ini bisa membuat seseorang bisa membuat hasil yang optimal,” lanjutnya.

Bermanfaat untuk lingkungan dan orang lain

Terakhir, orang yang dikenal sehat secara mental adalah ketika dirinya bermanfaat bagi lingkungan dan juga orang lain. Mulai dari kontribusi, tolong-menolong, dan juga gotong royong. Dengan begitu, seseorang yang sehat secara mental dan mampu berkontribusi, pada akhirnya akan berdampak bagi orang lain. Salah satunya lewat energi positif yang ditularkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baik Untuk Kesehatan Mental Selama Hamil, Ini Tujuh Makanan Yang Harus Dikonsumsi

Baik Untuk Kesehatan Mental Selama Hamil, Ini Tujuh Makanan Yang Harus Dikonsumsi

Health | Minggu, 31 Oktober 2021 | 09:10 WIB

5 Artis Idap Gangguan Mental karena Karakter yang Dimainkan

5 Artis Idap Gangguan Mental karena Karakter yang Dimainkan

Entertainment | Sabtu, 30 Oktober 2021 | 06:00 WIB

Prevalensi Masalah Kesehatan Mental Kaum Muda Meningkat, Cegah dengan Langkah Ini

Prevalensi Masalah Kesehatan Mental Kaum Muda Meningkat, Cegah dengan Langkah Ini

Health | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 18:30 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB