“Hari ini kita tidak perlu khawatir karena sekarang makanan-makanan yang diolah dari kedelai atau kacang-kacangan seperti kacang merah itu sudah dibuat fortifikasi zat besi ke dalamnya,” ujar Rita.
Ia juga menegaskan siapapun yang ingin beralih ke pola makan berbasis nabati atau diet vegan, baik itu orang dewasa maupun anak-anak, perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan ahli gizi dan nutrisi.
“Karena kami menemukan di lapangan, setelah kami periksa komposisi tubuh anak-anak dan remaja yang vegan, banyak dari mereka yang kadar protein dan massa ototnya rendah sekali. Kami menduga, ketika mereka hanya mengonsumsi pangan nabati saja, mereka belum mampu mencukupi seluruh asupan protein yang sudah digantikan dengan basis nabati,” ujarnya.