Studi: Antibodi Alami dari Infeksi Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan 10 Bulan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 03 November 2021 | 07:35 WIB
Studi: Antibodi Alami dari Infeksi Virus Corona Covid-19 Bisa Bertahan 10 Bulan
Ilustrasi virus corona covid-19, antibodi. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Seseorang bisa mendapatkan antibodi yang bisa membantu melindungi diri dari virus corona Covid-19 dengan cara suntik vaksin Covid-19 atau infeksi alami dari virus tersebut.

Sebuah studi yang dipublikasikan di Nature Microbiology, melihat antibodi dari 38 pasien dan petugas kesehatan di Rumah Sakit St Thomas yang terinfeksi dalam gelombang pertama virus corona Covid-19 sebelum mereka suntik vaksin Covid-19.

Meskipun semua orang bisa mengalami penurunan tingkat antibodi yang diperoleh secara alami atau suntik vaksin Covid-19. Hasil studi ini menunjukkan bahwa kebanyakan peserta mampu mempertahankan tingkat antibodi yang diperoleh alami selama 10 bulan setelah terinfeksi virus corona.

Antibodi ini membantu melawan virus corona Covid-19 dengan mengikat virus SARS-CoV-2. Hal tersebut bisa mencegah virus ini menginfeksi sel dalam tubuh. Hasil studi ini juga menunjukkan lamanya antibodi tetap berada di dalam tubuh untuk melawan infeksi virus corona Covid-19 di masa mendatang.

Para peneliti yang dipimpin oleh Dr Katie Doores dari School of Immunology & Microbial Sciences, juga menguji proses terciptanya antibodi untuk melawan varian virus corona Covid-19 yang spesifik. Mereka melihat virus corona Covid-19 asli beserta variannya, seperti varian Alpha, varian Beta dan varian Delta.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Karena dilansir dari King's College London, antibodi dari varian virus corona Covid-19 yang spesifik mampu menghasilkan respons kuat terhadap infeksi dari varian virus corona itu sendiri. Namun, antibodi ini kurang efektif dalam melawan varian virus corona lainnya yang berbeda.

Antibodi mengikat protein lonjakan pada virus SARS-CoV-2 dan vaksin Covid-19 bekerja dengan cara meniru protein ini untuk menciptakan respons imun terhadap SARS-CoV-2.

Mutasi pada varian baru SARS-CoV-2 (alpha, beta, delta) telah menimbulkan kekhawatiran tentang vaksin Covid-19 yang menargetkan virus corona Covid-19 asli akan efektif melawan varian lainnya atau tidak. Karena itu, vaksin Covid-19 terbaru sedang dirancang untuk melawan varian virus corona lainnya.

Namun, hasil ini menunjukkan bahwa ada perbedaan protein lonjakan varian Alpha, Beta, dan Delta. Artinya, vaksin Covid-19 yang telah dirancang untuk salah satu varian virus corona mungkin kurang efektif dalam melawan varian lainnya.

baca juga

Penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian sebelumnya yang juga dipimpin oleh Dr Katie Doores untuk mengamati respons antibodi virus corona Covid-19 dalam waktu 3 bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Sinovac, Pfizer hingga AstraZeneca, Ini Jadwal dan Lokasi Vaksinasi di Malang

Ada Sinovac, Pfizer hingga AstraZeneca, Ini Jadwal dan Lokasi Vaksinasi di Malang

Malang | Selasa, 02 November 2021 | 16:53 WIB

BPOM Keluarkan Izin Vaksinasi untuk Anak Usia 6-11 Tahun, Ini Alasannya

BPOM Keluarkan Izin Vaksinasi untuk Anak Usia 6-11 Tahun, Ini Alasannya

Kaltim | Senin, 01 November 2021 | 19:26 WIB

FDA Belum Berikan Izin Vaksin Moderna untuk Remaja, Ada Apa?

FDA Belum Berikan Izin Vaksin Moderna untuk Remaja, Ada Apa?

Health | Senin, 01 November 2021 | 17:44 WIB

Terkini

BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta

BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:17 WIB

BRI Wellness Experience Dukung Kesehatan Fisik, Mental, dan Finansial Masyarakat

BRI Wellness Experience Dukung Kesehatan Fisik, Mental, dan Finansial Masyarakat

Batam | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:14 WIB

Komunitas, UMKM, dan Merchant Bersatu Dukung Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota

Komunitas, UMKM, dan Merchant Bersatu Dukung Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota

Jogja | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:10 WIB

Menteri Pariwisata RI Apresiasi BRI Wellness Experience Sebagai Penggerak Wisata Wellness

Menteri Pariwisata RI Apresiasi BRI Wellness Experience Sebagai Penggerak Wisata Wellness

Bekaci | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:06 WIB

Dari Yoga Sampai Konser Musik, Ini Sederet Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota

Dari Yoga Sampai Konser Musik, Ini Sederet Keseruan BRI Wellness Experience 2026 di Hutan Kota

Surakarta | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:02 WIB

Wajar Warga Enggan Bayar Pajak saat Ekonomi Lesu, Pengawasan Ketat Tak Diperlukan

Wajar Warga Enggan Bayar Pajak saat Ekonomi Lesu, Pengawasan Ketat Tak Diperlukan

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:01 WIB

BRI Wellness Experience Tawarkan Aktivitas Seru dan Promo Transaksi Digital

BRI Wellness Experience Tawarkan Aktivitas Seru dan Promo Transaksi Digital

Sumbar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:57 WIB

BRI Wellness Experience Perkuat Gaya Hidup Sehat Lewat Kolaborasi Dengan Plataran Indonesia

BRI Wellness Experience Perkuat Gaya Hidup Sehat Lewat Kolaborasi Dengan Plataran Indonesia

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:52 WIB

Spanyol Punya Cara Sendiri Redam Lionel Messi, Luis de la Fuente Tolak Man-to-Man Marking

Spanyol Punya Cara Sendiri Redam Lionel Messi, Luis de la Fuente Tolak Man-to-Man Marking

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:50 WIB

BRI Hadirkan Pengalaman Wellness Seru yang Padukan Alam, Komunitas, dan Teknologi

BRI Hadirkan Pengalaman Wellness Seru yang Padukan Alam, Komunitas, dan Teknologi

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:48 WIB

×