Studi Baru: Tidur Lebih dari 6,5 Jam Setiap Malam Bisa Menurunkan Kemampuan Kognitif

Sabtu, 06 November 2021 | 12:15 WIB
Studi Baru: Tidur Lebih dari 6,5 Jam Setiap Malam Bisa Menurunkan Kemampuan Kognitif
Ilustrasi tidur (Shutterstock)

Suara.com - Memiliki waktu tidur cukup agar mendapat kualitas tidur yang baik adalah hal penting. Selain membantu memulihkan tubuh sehingga dapat berfungsi sebagaimana mestinya, hal ini juga membantu menjaga kesehatan mental serta fisik.

Tetapi, terlalu banyak waktu tidur juga tidak baik, seperti yang dibuktikan dalam studi oleh peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Washington.

Studi ini menunjukkan bahwa kelebihan tidur juga dikaitkan dengan penurunan kemampuan kognitif, menurut laporan dari The Conversation.

Dalam studi ini, peneliti mengamati 100 orang usia lanjut usia (rerata usia pertengahan hingga akhir 70-an) dan melacak mereka selama empat hingga lima tahun.

Selama peneliti, 88 orang tidak menunjukkan tanda demensia, sementara 12 lainnya memperlihatkan adanya gangguan kognitif, terdiri dari satu menunjukkan demensia ringan dan 11 dalam tahap pra-demensia dengan gangguan kognitif ringan.

Ilustrasi Tidur. [pexels.com]
Ilustrasi Tidur. [pexels.com]

Sepanjang penelitian, peserta diminta untuk menyelesaikan serangkaian tes kognitif dan neuropsikologis biasa untuk mencari tanda-tanda penurunan kognitif atau demensia.

Masing-masing skor dari soal digabungkan menjadi satu, yang disebut skor Preclinical Alzheimer Cognitive Composite (PACC). Semakin tinggi skor, semakin baik kognisi mereka dari waktu ke waktu.

Setiap peserta tidur, mereka menggunakan perangkat pemeriksaan elektro-ensefalografi (EEG) di dahi mereka. Ini dilakukan sekali, tiga tahun setelah peserta melakukan tes kognitif tahunan.

Perangkat ini memungkinkan peneliti mengukur aktivitas otak secara akurat, memberi tahu mereka informasi berapa lama peserta tidur dan seberapa nyenyak tidur mereka.

Baca Juga: Sulit Tidur Malam Nyenyak karena Alami Kecemasan, Lakukan 5 Cara Ini

Secara keseluruhan, peneliti menemukan bahwa tidur yang kurang dari 4,5 jam dan lebih dari 6,5 jam dalam semalam dikaitkan dengan penurunan kognitif dari waktu ke waktu.

Menariknya, dampak durasi tidur terhadap fungsi kognitif mirip dengan efek usia, yang merupakan faktor terbesar untuk mengembangkan penurunan kemampuan kognitif.

Memang ada beberapa faktor demensia yang tidak dapat dicegah, seperti faktor genetik. Tetapi ada banyak hal yang bisa dilakukan, selain tidur malam yang baik, untuk mengurangi risiko demensia, yakni berolahraga dan makan makanan sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI