Tak Banyak yang Tahu, Begini Rahasia Menurunkan Berat Badan Saat Tidur

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 09 November 2021 | 18:50 WIB
Tak Banyak yang Tahu, Begini Rahasia Menurunkan Berat Badan Saat Tidur
Ilustrasi Tidur Siang (freepik)

Suara.com - Menurunkan berat badan memang tidak mudah. Dari makan yang benar hingga tetap aktif secara fisik, perjalanan penurunan berat badan sering menjadi tantangan bagi banyak orang.

Tetapi kamu akan terkejut mengetahui bahwa sesuatu yang menenangkan seperti tidur juga dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Ini karena kamu kehilangan berat air melalui pernapasan dan keringat.

Bahkan ketika tubuh beristirahat, organ dan sistem tubuh tidak mati. Kerja organ mengkonsumsi kalori. Jadi, tidur malam yang buruk tidak hanya membuat Anda gelisah tetapi juga bisa membuat Anda bertambah gemuk.

Lalu, bagaimana bisa kurang tidur membuat berat badan bertambah?

Tidur kurang dari delapan jam dapat meningkatkan tingkat stres dan hormon kortisol. Lonjakan kadar kortisol dapat berdampak negatif pada mikroba di usus.

Ilustrasi Tidur Lampu Dimatikan (pexels)
Ilustrasi Tidur Lampu Dimatikan (pexels)

Ketidakseimbangan tingkat mikroba pada akhirnya memperlambat metabolisme. Kurang tidur juga dapat mengganggu hormon rasa lapar, membuat Anda lebih cenderung makan junk food. Hal ini menyebabkan lonjakan gula darah, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan dan komplikasi lainnya.

Studi telah menyoroti fakta bahwa hanya satu malam tidur yang buruk dapat memperlambat metabolisme pada hari berikutnya, mengurangi pengeluaran energi sebesar 20 persen.

Penelitian telah menyoroti fakta bahwa hanya satu malam tidur yang buruk dapat memperlambat metabolisme pada hari berikutnya, mengurangi pengeluaran energi sebesar 20 persen.

Nah, berikut ini tips untuk tetap membakar kalori sepanjang malam saat Anda tidur:

baca juga

Mengangkat beban malam hari

Mengangkat beban dapat meningkatkan metabolisme Anda hingga 16 jam. Temuan penelitian ini diterbitkan dalam sebuah makalah berjudul "Pengaruh latihan olahraga pagi vs sore hari pada kontrol glikemik dan metabolit serum pada pria yang kelebihan berat badan/obesitas: uji coba secara acak". Kadar glukosa nokturnal yang rendah diamati pada peserta yang berlatih di malam hari.

Minumlah protein shake kasein

Protein pelepasan lambat secara bertahap dicerna selama delapan jam dan membuat api metabolisme Anda tetap menyala sepanjang malam.

Kasein adalah protein susu yang lambat dicerna yang dikonsumsi sebagai suplemen. Ini melepaskan asam amino secara perlahan dan orang meminumnya sebelum tidur untuk membantu pemulihan dan mengurangi kerusakan otot saat tidur.

Mandi air dingin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Gangguan Makan Meningkat, tapi Masih Ada Kalangan Penderita yang Terabaikan, Siapa?

Kasus Gangguan Makan Meningkat, tapi Masih Ada Kalangan Penderita yang Terabaikan, Siapa?

Health | Selasa, 09 November 2021 | 16:55 WIB

6 Adab Tidur Menurut Rasul dan Doa Sebelum Tidur

6 Adab Tidur Menurut Rasul dan Doa Sebelum Tidur

News | Selasa, 09 November 2021 | 13:06 WIB

Biar Lebih Nyenyak, Ini Tips Pilih Pakaian Tidur yang Nyaman

Biar Lebih Nyenyak, Ini Tips Pilih Pakaian Tidur yang Nyaman

Lifestyle | Selasa, 09 November 2021 | 13:10 WIB

Terkini

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

×