Pekanbaru Target Suntik Vaksin Covid-19 kepada 10 Ribu Lansia Dalam 11 Hari

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 11 November 2021 | 17:30 WIB
Pekanbaru Target Suntik Vaksin Covid-19 kepada 10 Ribu Lansia Dalam 11 Hari
Margaretha Endang Sri Purwanti, warga Pasar Kliwon, Solo, saat disuntik vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Bung Karno, Senin (1/3/2021). [Suara.com/Budi Kusumo]

Suara.com - Setiap daerah ditargetkan mampu menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada lansia minimal 60-70 persen dari populasi. Namun, kebanyakan kabupaten/kota belum mencapai target tersebut. Salah satunya di Pekanbaru.

PLT Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru dr. Arnaldo Eka Putra, Sp.PD., mengungkapkan bahwa baru sekitar 41 persen lansia di Pekanbaru yang sudah divaksinasi Covid-19 setidaknya satu dosis. Apadahal targetnya mencapai 60 persen.

"Kita masih butuh sekitar 10.067 lagi vaksin lansia yang harus kita selesaikan," kata Arnaldo saat webinar Satgas Penanganan Covid-19, Kamis (11/11/2021).

Ia berharap, sasaran 10 ribu lebih itu bisa dicapai dalam waktu 11 hari, tepat saat masa evaluasi PPKM level pada 22 November mendatang.

Vaksinasi lansia dengan layanan drive-thru di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/3/2021). [Ist]
Vaksinasi lansia dengan layanan drive-thru di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/3/2021). [Ist]

"Mudah-mudahan ini bisa segera kita selesaikan pada 22 November nanti," ucapnya.

Secara Nasional, Kementerian Kesehatan memang menargetkan target vaksinasi Covid-19 bisa mencapai 70 persen populasi pada akhir tahun ini. 

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan, tingkat vaksinasi nasional dari seluruh kelompok usia baru mencapai 61 persen atau sekutar 120 juta penduduk Indonesia telah disuntik vaksin dosis pertama.

Namun, dari jumlah tersebut, kelompok lansia menjadi yang paling sedikit. Dari target 21,5 juta orang harus divaksinasi Covid-19, baru tercapai sekitar 9,2 juta lansia.

"Baru 43 persen. Jadi kalau kita lihat berbanding terbalik dengan sasaran kelompok lainnya. Kalau yang lain tinggal 40 persen, tapi kelompok lansia justru baru 40 persen. Masih ada 60 persen lansia yang belum divaksinasi," ujarnya.

baca juga

Nadia menyampaikan, selain vaksinasi terhadap semua kelompok umur diatas 12 tahun, penyuntikkan kepada lansia juga menjadi indikator penurunan level kabupaten/kota dalam penerapan PPKM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Kekerasan Terus Meroket, Komnas Perempuan: Daya Penanganan Sangat Terbatas

Korban Kekerasan Terus Meroket, Komnas Perempuan: Daya Penanganan Sangat Terbatas

News | Kamis, 11 November 2021 | 16:32 WIB

Banyak Anak Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19, Fokus Bantuan Tempat Tinggal dan Pangan

Banyak Anak Kehilangan Orang Tua Akibat Covid-19, Fokus Bantuan Tempat Tinggal dan Pangan

Jogja | Kamis, 11 November 2021 | 16:13 WIB

Kemenkes Minta Aceh, Sumbar, dan Papua Tingkatkan Vaksinasi Covid-19 Lansia

Kemenkes Minta Aceh, Sumbar, dan Papua Tingkatkan Vaksinasi Covid-19 Lansia

News | Kamis, 11 November 2021 | 15:35 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×