Kuku Bisa Menjadi Indikator Masalah Kesehatan, Waspadai Jika Ada Perubahan

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 13 November 2021 | 05:50 WIB
Kuku Bisa Menjadi Indikator Masalah Kesehatan, Waspadai Jika Ada Perubahan
Ilustrasi kuku tidak sehat (Thinkstock)

Suara.com - Kuku tidak hanya berfungsi sebagai pemercantik penampilan jari, tetapi juga bisa menjadi indikator kesehatan kita. Tanda-tanda adanya masalah kesehatan bisa dilihat dari perubahan kuku, baik warna maupun bentuk.

Kuku yang sehat umumnya bertekstur halus dan memiliki warna yang merah muda. Jika perubahan terjadi pada kuku Anda, itu hanya satu gejala yang mungkin dan harus dievaluasi dengan benar sebelum didiagnosis.

Berdasarkan laman High Lakes Health Care, ketahui arti dari perubahan kuku.

1. Perubahan warna

Perhatikan jika kuku Anda berubah warna menjadi putih seluruhnya. Ini bisa mengindikasikan penyakit hati atau hepatitis. Bisa juga penyakit ginjal. Lebih jarang kuku putih bisa menandakan gagal jantung atau diabetes.

Sementara kuku kuning bisa menandakan adanya infeksi jamur, bronkitis kronis. Lebih jarang terjadi, kuku kuning menunjukkan diabetes, penyakit hati, psoriasis, atau penyakit tiroid.

Sementara kuku yang membiru bisa berarti tubuh kekurangan oksigen, atau efek samping obat. Kemungkinan lainnya adalah penyakit paru-paru seperti emfisema, masalah jantungm atau infeksi bakteri pada kuku.

Ilustrasi kuku tidak sehat (Shutterstock)
Ilustrasi kuku tidak sehat (Shutterstock)

2. Muncul tanda di kuku

Cedera pada kuku dapat menyebabkan bintik-bintik dan perubahan warna.

baca juga

Apabila muncul garis-garis merah mungkin menunjukkan trauma, psoriasis, infeksi jamur, radang pembuluh darah, atau infeksi katup jantung.

Sementara garis gelap pada kuku bisa menjadi tanda melanoma, bentuk kanker kulit yang berbahaya. Ketika penyakit ini berkembang di bawah kuku itu disebut sebagai melanoma tersembunyi, dan harus dirawat sesegera mungkin.

Tonjolan pada kuku juga merupakan indikasi kemungkinan kelainan. Jika garisnya sejajar dengan jari, bisa jadi karena penuaan, bisa jadi karena penuaan, sering mencuci tangan, kekurangan vitamin atau nutrisi yang tidak tepat.

3. Perubahan bentuk kuku

Riak pada kuku atau kuku yang berlubang dapat disebabkan oleh kelainan kulit, psoriasis, eksim, atau radang sendi.

Kuku clubbing, kondisi ketika ujung kuku melengkung ke dalam, bisa menunjukkan penyakit jantung, radang usus, paru-paru, hati, tiroid, atau HIV/AIDS.

Sementara kemerahan bengkak di dekat kutikula dapat mengindikasikan peradangan, infeksi bakteri atau jamur, Lupus, atau penyakit jaringan ikat lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cowok Insecure Punya Bentuk Kuku Berbeda, Publik Syok: Itu Ciri Penyakit Jantung

Cowok Insecure Punya Bentuk Kuku Berbeda, Publik Syok: Itu Ciri Penyakit Jantung

Hits | Rabu, 10 November 2021 | 12:59 WIB

Terpopuler: Gejala Diabetes Pada Kuku Hingga Efek Samping Vaksin Pfizer

Terpopuler: Gejala Diabetes Pada Kuku Hingga Efek Samping Vaksin Pfizer

Health | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 19:03 WIB

Tanda Diabetes Bisa Dilihat dari Kondisi Kuku, Apa Saja?

Tanda Diabetes Bisa Dilihat dari Kondisi Kuku, Apa Saja?

Health | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 10:56 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB