Ahli: Polusi Udara Bisa Perburuk Kondisi Penyintas Virus Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 14 November 2021 | 13:51 WIB
Ahli: Polusi Udara Bisa Perburuk Kondisi Penyintas Virus Corona Covid-19
Ilustrasi virus corona Covid-19. [Antara]

Suara.com - Banyak pasien virus corona Covid-19 yang sembuh masih merasakan efek samping jangka panjang. Karena, virus ini telah mengganggu fungsi paru-paru sehingga menurunkan kemampuan pernapasan dan kesehatan secara keseluruhan.

Dampak jangka panjang virus corona Covid-19 pada tubuh ini disebut sindrom pasca-Covid atau Long Covid-19. Dampak jangka panjang ini bisa berbentuk masalah pernapasan berkepanjangan, kelelahan, rambut rontok dan lainnya.

Tapi, organ pau-paru Anda pasti membutuhkan waktu yang lebih lama untuk berfungsi baik kembali setelah terinfeksi virus corona Covid-19.

Bahkan, Anda mungkin belum tahu kalau penyintas virus corona Covid-19 pun berisiko mengalami cedera paru-paru karena tingkat polusi udara.

Perlu dipahami bahwa kualitas udara yang buruk bisa membuat paru-paru tidak bisa berfungsi secara efisien. Selain membuat mata terasa gatal, iritasi kulit dan tenggorokan, kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan sistem pernapasan yang sulit dihindari.

Ilustrasi Virus Corona Covid-019. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Karena itu dilansir dari Times of India, dokter terus berupaya melakukan tindakan yang diperlukan bagi penyintas virus corona Covid-19 yang mengalami dampak jangka panjang.

Kita perlu mengakui bahwa banyak pasien virus corona Covid-19 yang berhasil sembuh. Tapi, mereka yang mengalami infeksi virus corona Covid-19 parah memiliki kondisi kesehatan yang cukup terancam.

Dr Rajesh Chawla, Konsultan Senior Pulmonologi dan Perawatan Kritis, Rumah Sakit Indraprastha Apollo, New Delhi, mengatakan orang yang sembuh dari infeksi virus corona parah biasanya mengalami gangguan fungsi paru-paru dan kebanyakan sesak napas.

Jadi, setiap terjadinya peningkatan polusi udara akan berdampak buruk pada sistem pernapasan mereka dan kondisi paru-paru mereka pun bisa memburuk selama bertahun-tahun.

baca juga

"Partikel virus corona bisa bersatu atau menempel pada partikel kecil di udara untuk masuk ke paru-paru. Kondisi ini perlu diwaspadai, meskipun sudah banyak orang yang suntik vaksin Covid-19. Kami tidak boleh lengah dengan dampak polusi udara pada penyintas virus corona," kata Nikhil Bante, Konsultan, Rumah Sakit Pulmonologi Fortis, Vasant Kunj.

Sementara, banyak dokter percaya bahwa kerusakan yang disebabkan oleh virus corona Covid-19 sudah pasti ada. Tapi, kondisi sekarang ini cukup sulit diprediksi.

Menurut mereka, kualitas udara yang semakin menipis sangat mempengaruhi kondisi kesehatan orang yang sehat atau baik-baik aja. Apalagi, orang yang baru pulih dengan virus corona Covid-19 dengan kondisi paru-paru yang masih rentan.

Cara satu-satunya untuk menurunkan dampak buruk dari polusi udara pada fungsi paru-paru adalah tetap memakai masker, hindari berpergian ke luar ruangan dan olahraga di luar rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Orang-orang Super Kaya Selama Ini Bebas Menyebarkan Polusi Karbon?

Apakah Orang-orang Super Kaya Selama Ini Bebas Menyebarkan Polusi Karbon?

News | Sabtu, 13 November 2021 | 10:19 WIB

WHO: Semua Orang Harus Hidup Berdampingan dengan Virus Corona Covid-19

WHO: Semua Orang Harus Hidup Berdampingan dengan Virus Corona Covid-19

Health | Kamis, 11 November 2021 | 14:49 WIB

Peneliti Texas: Orang yang Tidak Vaksin Covid-19, 20 Kali Lebih Berisiko Meninggal

Peneliti Texas: Orang yang Tidak Vaksin Covid-19, 20 Kali Lebih Berisiko Meninggal

Health | Kamis, 11 November 2021 | 09:05 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×