Alami Kelelahan dan Batuk Usai Sembuh, Awas Bisa jadi Gejala Long Covid-19

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 14 November 2021 | 18:10 WIB
Alami Kelelahan dan Batuk Usai Sembuh, Awas Bisa jadi Gejala Long Covid-19
Batuk merupakan gejala infeksi pneumonia misterius di China. (Shutterstock)

Suara.com - Sembuh dari infeksi Covid-19 bisa menyisakan sejumlah gejala atau long covid-19 selama dua minggu lebih. Riset dari RSUP Persahabatan pada awal Januari 2021 menemukan bahwa kelelahan dan batuk menjadi long covid-19 yang paling umum terjadi. 

"Long covid-19 terbanyak, fatigue (kelelahan), batuk, nyeri otot, sesak, kemudian sakit kepala, nyeri sendi, dan seterusnya. Termasuk juga gangguan tidur dan kecemasan," kata Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr. Agus Dwi Susanto. Sp.P(K)., dalam webinar perayaan HUT RSUP Persahabatan, Minggu (14/11/2021).

Gejala lain yang tidak terlalu umum, seperti depresi dan rambut rontok juga ditemukan pada penyintas Covid-19. Dokter Agus mrnambahkan, penyintas yang alami long covid-19 dengan gejala sesak nafas dilakukan penilaian melalui hasil tes dengan MRCP.

Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)
Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)

Dinilai dari kualitas hidup, dokter Agus mengungkapkan bahwa sebagian besar responden tidak mengalami masalah pergerakan dan mampu mengurus diri sendiri.

"Tapi ada beberapa subjek yang memiliki keluhan seperti gangguan aktivitas sehari-hari 19,9 persen, nyeri dan tidur tidak nyaman 24,4 persen, kecemasan dan depresi 28,4 persen bahkan ada yang memiliki problem yang berat kualitas hidup yaitu gangguan pada aktivitas sehari-hari dan nyeri 0,2 persen dan depresi 0,6 persen," tuturnya. 

Dari hasil pemeriksaan foto toraks, ada sebanyak 65,9 persen subjek penelitian yang menjalani pemeriksaan tersebut. Kemudian, ditemukan gambaran pneumonia terhadap 35,6 persen penyintas dan tidak ada pneumonia 46 persen.

Dari 419 pasien yang menjadi responden, sebagian besar atau 60,9 persen tidak memiliki komorbid dan 39,1 persen memiliki komorbid. Paling banyak komorbid yang ditemukan berupa asma, hipertensi, dan diabetes.

Kemudian, karakteristik pelayanan yang didapatkan pasien tercatat melakukan isolasi di rumah sebanyak 47,7 persen, isolasi di rumah sakit 44,4 persen, melakukan isolasi di fasilitas pemerintah Wisma Atlet 9 persen, dan yang masuk ICU 7,2 persen. 

"Jadi penelitian ini mungkin yang pertama di Indonesia dan konsensus memang belum ada, sehingga kita menggunakan (masa long covid-19) 2 minggu atau lebih," pungkasnya. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kim Yo Han WEi Positif Covid-19 Tanpa Gejala

Kim Yo Han WEi Positif Covid-19 Tanpa Gejala

Entertainment | Minggu, 14 November 2021 | 15:48 WIB

Sampling PTM Jadi Momok bagi Orang Tua, Begini Tanggapan Satgas Covid-19 Kulon Progo

Sampling PTM Jadi Momok bagi Orang Tua, Begini Tanggapan Satgas Covid-19 Kulon Progo

Jogja | Minggu, 14 November 2021 | 14:20 WIB

Pemkot Jogja hanya Tangani 37 Pasien Covid-19, Satgas Harap Warga Tetap Waspada

Pemkot Jogja hanya Tangani 37 Pasien Covid-19, Satgas Harap Warga Tetap Waspada

Jogja | Minggu, 14 November 2021 | 13:59 WIB

Terkini

4 Cara Membedakan Telur Omega dan Telur Biasa agar Tidak Salah Beli

4 Cara Membedakan Telur Omega dan Telur Biasa agar Tidak Salah Beli

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 14:23 WIB

Sinopsis The Winner, Dracin Terbaru Tian Xi Wei dan Wei Da Xun di Youku

Sinopsis The Winner, Dracin Terbaru Tian Xi Wei dan Wei Da Xun di Youku

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:20 WIB

Intermittent Fasting Makin Booming, Baik atau Sekedar Gimik?

Intermittent Fasting Makin Booming, Baik atau Sekedar Gimik?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:20 WIB

2 Korban Kapal Virgo Transport 8 Aldo dan Bagus Ditemukan Meninggal, Keluarga Siapkan Pemakaman

2 Korban Kapal Virgo Transport 8 Aldo dan Bagus Ditemukan Meninggal, Keluarga Siapkan Pemakaman

Surakarta | Rabu, 23 September 2026 | 14:18 WIB

Sengkarut Syarat Ijazah Diuji Lagi di MK, Bisakah Gibran Didiskualifikasi?

Sengkarut Syarat Ijazah Diuji Lagi di MK, Bisakah Gibran Didiskualifikasi?

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:18 WIB

BMKG Wanti-wanti Warga Riau, Habis Karhutla 'Terbitlah' Cuaca Ekstrem

BMKG Wanti-wanti Warga Riau, Habis Karhutla 'Terbitlah' Cuaca Ekstrem

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 14:17 WIB

Cara Membersihkan Hair Dryer dengan Mudah, Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah

Cara Membersihkan Hair Dryer dengan Mudah, Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 14:15 WIB

Kerja Keras Tak Lagi Cukup: Gen Z Mulai Melihat Kemiskinan secara Sistemik?

Kerja Keras Tak Lagi Cukup: Gen Z Mulai Melihat Kemiskinan secara Sistemik?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:10 WIB

Vakum 8 Tahun, Lee Chang Dong Garap Film Baru Berjudul Possible Love

Vakum 8 Tahun, Lee Chang Dong Garap Film Baru Berjudul Possible Love

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:08 WIB

Tren Mobil Keluarga Bergeser, Kia Carens Tawarkan Fleksibilitas dan Desain Modern

Tren Mobil Keluarga Bergeser, Kia Carens Tawarkan Fleksibilitas dan Desain Modern

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 14:05 WIB

×