Alami Sendi Kaku, Hindari Empat Sumber Makanan Ini

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Minggu, 14 November 2021 | 18:10 WIB
Alami Sendi Kaku, Hindari Empat Sumber Makanan Ini
Ilustrasi sendi kaku.

Suara.com - Sendi merupakan bagian yang menghubungkan tulang yang membantu tubuh bergerak. Jumlah sendi setiap orang berbeda-beda. Setidaknya ada sekitar 250 hingga 350 sendi yang menghubungkan tiap tulang.

Nah, salah satu penyakit sendi yang sering dialami tiap orang adalah sendi kaku. Penyebab sendi kaku ini adalah terjadi adanya peradangan, kerusakan, hingga otot dan tulang. Hal ini disebabkan terjadinya cedera atau saat bangun dari tidur. Bahkan, ketika bangun di pagi hari, sendi kaku inilah yang membuat seseorang sulit untuk bergerak.

Nah, jika Anda sedang mengalami sendi kaku. Ada baiknya hindari empat sumber makanan ini, yang dikutip dari Healthshots.

Batasi asupan garam

Ilustrasi garam dapur. (Pixabay.com/Bruno /Germany)
Ilustrasi garam dapur. (Pixabay.com/Bruno /Germany)

Menurut Arthritis Foundation, dengan menurunkan asupan garam dapat membantu mengurangi kehilangan kalsium dalam tubuh. Tentunya, ini dapat mengurangi risiko terjadinya osteoporosis dan patah tulang. Selain itu, garam dapat menyebabkan retensi cairan yang dapat memicu pembengkakan jaringan, sehingga dampaknya menyebabkan nyeri sendi.  

Batasi makanan manis

Menurut Ahli Diet, Pelatih Kesehatan dan Pendiri Nutri Activania Avni Kaul, orang yang menderita nyeri sendi dan kekakuan perlu membatasi makanan manis. Mulai dari roti, soda, permen, jus buatan, dan makanan lain yang mengandung gula.

“Lonjakan kadar gula dalam tubuh dapat memperburuk kondisi rheumatoid arthritis, sehingga ini dapat memicu peradangan jaringan dan nyeri sendi,” ungkapnya.

Kurangi konsumsi daging merah

baca juga

Daging merah seperti daging kambing, domba, dan lainnya, mengandung kadar lemak jenuh serta asam lemak Omega-6 yang tinggi. Keduanya sangat berhubungan langsung dengan peradangan tubuh, sehingga ini dapat memicu kekakuan sendi, nyeri, hingga memperburuk gejala rheumatoid arthritis.

Kurangi gluten

Menurut Avni Kaul, gluten merupakan sumber protein yang ditemukan lewat biji-bijian. Seperti gandum, rye, dan juga barley. “Ada sejumlah orang yang menderita alergi gluten. Dan tidak banyak yang tahu, bahwa gluten dapat memicu peradangan di tubuh mereka,” ungkapnya.

Ia mengatakan, perlu kurangi asupan makanan sumber gluten. Dengan menghindari sumber gluten, ini dapat menjaga serta terhindar dari risiko nyeri sendi berlebihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Makanan Khas Sunda Terpopuler, Bisa Buat Bisnis Kuliner Menjanjikan

5 Makanan Khas Sunda Terpopuler, Bisa Buat Bisnis Kuliner Menjanjikan

Jabar | Minggu, 14 November 2021 | 15:37 WIB

10 Kuliner Bali Terkenal, Semua Bule Pasti Suka Banget

10 Kuliner Bali Terkenal, Semua Bule Pasti Suka Banget

Jabar | Minggu, 14 November 2021 | 15:23 WIB

Awas, Makanan Berprotein Tinggi Tingkatkan Risiko Kanker Prostat 70 Persen!

Awas, Makanan Berprotein Tinggi Tingkatkan Risiko Kanker Prostat 70 Persen!

Health | Minggu, 14 November 2021 | 14:30 WIB

Terkini

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:00 WIB

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

Kalbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Jakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

×