Waktunya Berhenti, Kenali 5 Tanda Anda Sudah Kecanduan Masturbasi!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 15 November 2021 | 21:00 WIB
Waktunya Berhenti, Kenali 5 Tanda Anda Sudah Kecanduan Masturbasi!
Ilustrasi masturbasi (Foto: Shutterstock)

Suara.com - Masturbasi merupakan praktik seksual yang bisa memberikan manfaat kesehatan bila dilakukan dalam frekuensi sedang. Karena, masturbasi yang berlebihan bisa menyebabkan banyak dampak negatif.

Kebanyakan orang melakukan masturbasi untuk mendapatkan kepuasan seksual. Masturbasi bisa membantu menenangkan dan merangsang banyak indera ke tingkat yang lebih besar dibandingkan aktivitas lainnya.

Masturbasi memberikan efek yang menyenangkan pada otak. Karena, aktivitas seksual ini melepaskan peningkat suasana hati, seperti dopamin, oksitosin dan kortisol yang membantu mengatur sistem kekebalan tubuh.

Selain itu dilansir dari Choosing Therapy, masturbasi juga bisa membantu meningkatkan harga diri dan kesehatan mental Anda. Tapi, Anda juga perlu hati-hati bila sudah menunjukkan tanda-tanda kecanduan masturbasi.

Beberapa saraf pada otak telah dikaitkan dengan kecanduan masturbasi. Pertama, jalur saraf arousal neuropathway, yang meliputi kesenangan dan intensitas.

Ilustrasi masturbasi (shutterstock)
Ilustrasi masturbasi (shutterstock)

Kedua, numbing neuropathway yang memproduksi perasaan menenangkan dan santai. Ketiga, fantasy neuropathway yang mengarah pada obsesi dan keasyikan. Kombinasi ketiganya itu bisa membuat seseorang kecanduan masturbasi.

Berikut ini dilansir dari New York Post, beberapa gejala fisik dan psikologis yang mengindikasikan Anda kecanduan masturbasi. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, Anda harus berhenti melakukan masturbasi.

1. Anda mulai menyakiti diri sendiri

Tobias Köhler, MD, ahli urologi di Southern Illinois University, mengatakan beberapa pria mulai mengalami cedera karena keseringan masturbasi. Cedera itu bisa berupa lecet pada kulit atau penyakit peyronie.

Penyakit peyronie disebabkan oleh penumpukan plak di batang penis yang bisa mengakibatkan terlalu banyak tekanan saat mengelusnya atau terlalu sering masturbasi. Gejala ini pertanda Anda harus berhenti melakukan masturbasi.

2. Pekerjaan mulai terbengkalai

Aktivitas harian yang mulai terganggu juga bisa menjadi tanda-tanda kecanduan masturbasi, terutama ketika pekerjaan Anda mulai banyak yang terbengkalai atau Anda lebih jarang berkumpul dengan teman-teman.

Jika kebiasaan masturbasi sudah mempengaruhi kehidupan sosial dan pekerjaan Anda atau Anda tidak lagi tertarik mencari pasangan. Maka, Anda harus berhenti melakukan masturbasi.

3. Hubungan asmara terganggu

Beberapa orang mencoba merangsang dirinya sendiri untuk melakukan masturbasi dengan melihat video atau foto porno. Mereka melakukannya untuk mendapatkan kepuasan seksual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkat Libido Rendah, Cobalah Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini!

Tingkat Libido Rendah, Cobalah Konsumsi 5 Jenis Makanan Ini!

Health | Minggu, 14 November 2021 | 20:00 WIB

Pada Usia Ini Anda akan Rasakan Kenikmatan Hubungan Seks, Bukan 20-an!

Pada Usia Ini Anda akan Rasakan Kenikmatan Hubungan Seks, Bukan 20-an!

Health | Rabu, 10 November 2021 | 19:00 WIB

Berapa Kali Harus Berhubungan Seks Jika Ingin Hamil? Ini Kata Dokter

Berapa Kali Harus Berhubungan Seks Jika Ingin Hamil? Ini Kata Dokter

Health | Minggu, 07 November 2021 | 15:13 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB