alexametrics

Awas, Kebanyakan Minum Suplemen Vitamin C Bisa Picu Toksisitas dan Batu Ginjal!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Awas, Kebanyakan Minum Suplemen Vitamin C Bisa Picu Toksisitas dan Batu Ginjal!
Ilustrasi vitamin C (shutterstock)

Terlalu sering minum vitamin C bisa menyebabkan batu ginjal dan masalah kesehatan lainnya.

Suara.com - Vitamin C memang salah satu nutrisi penting bagi tubuh. Anda bisa mendapatkan asupan vitamin C ini dari buah-buahan, sayuran, makanan sehari-hari atau mengonsumsi suplemen vitamin C.

Tapi, minum suplemen vitamin C terlalu sering juga bisa membahayakan kesehatan tubuh karena toksisitas. Toksisitas ini bisa menyebabkan masalah pencernaan, seperti diare dan perasaan mual.

Efek samping itu bisa terjadi bila kita mengonsumsi lebih dari 2.000 mg suplemen vitamin C sekaligus. Jika Anda mengalami diare atau mual ketika minum suplemen vitamin C, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut.

Minum vitamin C terlalu banyak juga bisa menyebabkan pembentukan batu ginjal. Karena, tubuh mengeluarkan kelebihan vitamin C dalam tubuh sebagai oksalat.

Baca Juga: Mengapa Beijing Berkukuh Terapkan Strategi Nol Virus Corona?

Pada beberapa kasus, oksalat mungkin mengikat mineral dan membentuk kristal. Karena itulah, suplemen vitamin C bisa menyebabkan batu ginjal.

Ilustrasi vitamin C. (Shutterstock)
Ilustrasi vitamin C. (Shutterstock)

NHS menyatakan bahwa batu ginjal bisa menjadi kondisi yang sangat menyakitkan. Karena, komplikasi kesehatan lebih lanjut bisa menyebabkan infeksi ginjal dan organ tidak berfungsi dengan baik.

Batu ginjal yang besar dapat menyebabkan nyeri hebat, mual dan muntah. Dalam beberapa kasus, batu ginjal yang terlalu besar mungkin membutuhkan pembedahan.

Penyebab lain dari batu ginjal ermasuk tidak minum cukup cairan dan minum obat tertentu. Misalnya, mengonsumsi aspirin dapat meningkatkan risiko seseorang terkena batu ginjal berulang.

Orang juga lebih mungkin mengembangkan batu ginjal jika ada riwayat keluarga dengan kondisi tersebut.

Baca Juga: Ahli: Polusi Udara Bisa Perburuk Kondisi Penyintas Virus Corona Covid-19

Jika Anda memutuskan untuk tidak mengonsumsi suplemen vitamin C, NHS merekomendasikan Anda menjalani gaya hidup sehat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

"Sama halnya dengan bagian tubuh lain, sistem kekebalan berfungsi pada puncaknya ketika Anda merawatnya sebaik mungkin," kata NHS dikutip dari Express.

Langkah-langkah ini pastinya membutuhkan makanan diet tinggi buah-buahan dan sayuran, serta membatasi asupan lemak dan gula. Kebiasaan sehat lainnya termasuk olahraga secara teratur dan menjaga berat badan tetap ideal.

Selain itu, tidur dalam jumlah yang cukup, mengelola stres, menghindari minuman beralkohol juga berkontribusi pada peningkatan sistem kekebalan tubuh seseorang.

Orang juga bisa menghindari infeksi penyakit dengan sering mencuci tangan dan memasak daging hingga menyeluruh. Semua cara ini bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Semua orang bisa mendapatkan vitamin C yang dibutuhkan dengan menjalani pola makan sehat. Bahkan, mereka juga bisa mengonsumsi suplemen bila pola makan Anda kurang memenuhi asupan vitamin C.

Minum suplemen vitamin C sangat disarankan bagi mereka yang tidak menjalani diet sehat dalam seminggu. Tapi, jangan pernah meminumnya terlalu banyak karena overdosis atau mengonsumsi vitamin C dalam dosis besar bisa memberikan efek samping negatif.

Komentar