Benarkah Musim Dingin Sebabkan Vagina Kering? Kenali Gejalanya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 17 November 2021 | 20:00 WIB
Benarkah Musim Dingin Sebabkan Vagina Kering? Kenali Gejalanya!
Ilustrasi vagina, organ intim. (Unsplash/Ava Sol)

Suara.com - Pada bulan musim dingin, banyak orang biasanya menghadapi masalah kulit kering dan bibir pecah-pecah. Tapi, tak banyak yang menyadari bahwa kekeringan akibat musim dingin ini bisa mempengaruhi semua bagian tubuh, termasuk organ intim.

Mary Burke, mantan bidan NHS dan perawat klinis senior di London Bridge Plastic Surgery & Aesthetic Clinic mengatakan musim dingin bisa menyebabkan kekeringan pada organ intim. Ia mengatakan wanita mungkin akan mengalami kekeringan pada vagina.

Karena, udara musim dingin yang kering bisa menguras kelembapan tubuh sehingga membuat kulit dehidrasi, pecah-pecah dan sinus kering. Hal ini pula yang menyebabkan kekeringan pada organ intim.

"Kekeringan yang kita alami bisa meluas ke setiap inci dari tubuh kita tanpa disadari, termasuk kelembapan bagian organ intim," kata Mary Burke dikutip dari The Sun.

Tetapi, para ahli membantah hal tersebut. Dr Jen Gunter membantah pernyataan mengenai perubahan cuaca bisa mempengaruhi organ intim seorang wanita.

Vagina, organ intim (Pixabay/silviarita)
Vagina, organ intim (Pixabay/silviarita)

Dr Jen Gunter mengatakan kekeringan pada area vagina tidak ada hubungan dengan suhu cuaca di luar, melainkan disebabkan oleh kadar estrogen yang rendah, obat dan sariawan.

"Vagina masih bisa mempertahankan suhu yang stabil karena berasa di dalam tubuh. Sebab, suhu tubuh manusia akan naik ketika suhu di luar turun atau dingin," katanya.

Terlepas dari kebenarannya, kekeringan pada area vagina adalah kondisi yang bisa dialami oleh semua wanita dari Segala usia. Kondisi ini bisa membuat hubungan seks terasa menyakitkan. Adapun gejala vagina kering, termasuk:

  1. Iritasi atau sensasi terbakar pada vagina
  2. Ketidaknyamanan ketika berhubungan seks
  3. Kesulitan terangsang dan mencapai orgasme
  4. Permukaan vagina yang pucat dan tipis
  5. Keseringan buang air kecil
  6. Infeksi saluran kemih berulang

Meskipun vagina kering termasuk masalah organ intim yang sangat umum, kemungkinan besar kondisi ini mempengaruhi wanita yang sedang atau telah mengalami menopause.

baca juga

Faktor lain dari vagina kering termasuk obat-obatan tertentu, diabetes, menyusui atau melahirkan yang bisa meningkatkan kemungkinan seorang wanita mengalami kekeringan pada vagina.

Pada beberapa kasus, rendahnya kadar hormon seks wanita yang disebut estrogen bisa menjadi penyebabnya. NHS merekomendasikan penggunaan pelumas atau pelembab vagina untuk mencoba dan meredakan gejala.

Bahkan, perawatan seperti estrogen vagina dan terapi penggantian hormon (HRT) dapat membantu mengatasinya. Selain itu, Marry juga menyarankan perubahan gaya hidup untuk menurunkan risiko kekeringan vagina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Magic Chair, Teknologi Mengencangkan Miss V Selain Senam Kegel

Mengenal Magic Chair, Teknologi Mengencangkan Miss V Selain Senam Kegel

Lifestyle | Senin, 15 November 2021 | 21:05 WIB

Survei: Banyak Perempuan Makin Peduli Perawatan Organ Intim

Survei: Banyak Perempuan Makin Peduli Perawatan Organ Intim

Lifestyle | Kamis, 11 November 2021 | 11:20 WIB

Vagina Gatal di Malam Hari? Ini Kemungkinan Penyebabnya

Vagina Gatal di Malam Hari? Ini Kemungkinan Penyebabnya

Health | Minggu, 07 November 2021 | 19:57 WIB

Terkini

PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026

PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik hingga 27 Juli 2026

Riau | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:51 WIB

Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!

Doraemon the Movie: Misteri Kapal dan Bangkitnya Sistem Otomatis Atlantis!

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:45 WIB

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:43 WIB

HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

HP Apa yang Kameranya Bagus selain iPhone? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:40 WIB

Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya

Feng Shui Pintu Utama 2 Daun Apakah Bagus untuk Rumah? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:40 WIB

Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

Eks Pimpinan KPK Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:37 WIB

Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar

Strategi QRIS dan BRImo, Strategi UMKM Pemalang Ini Sukses Perluas Jangkauan Pasar

Bri | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:37 WIB

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:34 WIB

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

Izin Freeport Diperpanjang hingga 2061, Legislator PDIP Tagih Kontribusi Nyata untuk Papua

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:31 WIB

Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan

Aksi Bakar Ban di Kejati Jatim, Massa KEMAKI Tuntut Jaksa Berhenti Cari-Cari Kesalahan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:26 WIB

×