Definisi dan Fungsi Lemak dalam Tubuh Manusia

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 18 November 2021 | 15:04 WIB
Definisi dan Fungsi Lemak dalam Tubuh Manusia
Ilustrasi lemak pada pinggang. (Ilustrasi)

Suara.com - Lemak dalam tubuh kerap dianggap 'musuh' bagi sebagian orang yang ingin menguruskan badan. Padahal, lemak juga sangat diperlukan, salah satunya untuk melindungi organ vital dalam tubuh.

Hanya saja, memang kadar lemak dalam tubuh tidak boleh terlalu banyak. Karena juga berisiko sebabkan berbagai jenis penyakit, seperti penyumbatan pembuluh darah hingga kardiovaskuler.

Menurut American College Sports Medicine, kondisi lemak yang normal untuk perempuan harus berada di antara 20-32 persen indeks massa tubuh. Sedangkan untuk laki-laki di antara 10-22 persen dari indeks massa tubuh.

Apa sebenarnya lemak dan manfaatnya bagi tubuh? Dikutip dari Ruang Guru, berikut penjelasan lengkap terkait lemak.

Definisi lemak
Lemak merupakan senyawa kimia yang tidak larut dalam air atau hidrofobik. Lemak tersusun dalam beberapa unsur, di antaranya Karbon (C), Hidrogen (H), dan Oksigen (O). Untuk melarutkan lemak, dibutuhkan pelarut khusus seperti ester, klorofol, dan benzena. Lemak juga terdiri dari tiga asam lemak dan satu gliserol.

Fungsi lemak
Fungsi lemak bagi tubuh manusia ada beberapa, di antaranya:

  • Sebagai cadangan energi dalam bentuk sel lemak.
  • Pelindung organ penting tubuh saat terjadi goncangan, karena memiliki struktur seperti bantalan.
  • Melindungi tubuh dari perubahan suhu lingkungan.
  • Sebagai salah satu bahan dasar yang dibutuhkan untuk produksi hormon vitamin, membran sel, dan membran organel sel.
  • Pelarut vitamin A, D, E, dan K.
  • Sebagai bahan penyusun empedu dan asam folat.
  • Mengoptimalkan fungsi pencernaan. Lemak dapat memperlambat sistem pencernaan saat proses pencernaan berlangsung, sehingga rasa lapar tidak muncul terlalu cepat.

Jenis lemak
Selain ada dalam tubuh manusia, lemak juga terdapat pada proses kimia. Lemak dibagi berdasarkan ikatan, struktur, dan macam-macam jenisnya.

Berdasakan jenis ikatannya, asam lemak dibagi menjadi dua, yaitu asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh.

1. Asam lemak jenuh merupakan struktur lemak dengan hidrokarbon ikatan tunggal yang berbahaya bagi tubuh manusia. Karena dapat melekat sekaligus menggumpal. Kondisi itu dapat mengganggu sistem peredaran darah dalam tubuh. Asam lemak jenuh banyak terdapat pada lemak hewani.

baca juga

2. Asam lemak tak jenuh merupakan struktur lemak dengan hidrokarbon dengan satu atau lebih ikatan rangkap atau ganda. Asam lemak jenis ini lebih menguntungkan bagi tubuh manusia. Asam lemak tak jenuh banyak terdapat pada lemak nabati.


Sumber lemak
Dilihat dari jenisnya, lemak terbagi menjadi dua, yaitu lemak hewani dan lemak nabati.

Lemak hewani bersumber dari hewan-hewan. Contohnya, lemak susu, kuning telur, ikan laut, minyak ikan, dan daging.

Sementara lemak nabati berasal dari tumbuh-tumbuhan. Contohnya, lemak dari jagung, kedelai, kacang tanah, kacang polong, kelapa sawit, biji bunga matahari, juga jenis kacang-kacangan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengertian dan Ciri Tenderloin, Pecinta Steak Daging Sapi Wajib Tahu!

Pengertian dan Ciri Tenderloin, Pecinta Steak Daging Sapi Wajib Tahu!

Lifestyle | Senin, 15 November 2021 | 15:13 WIB

Orang dengan Paha dan Bokong Besar Justru Lebih Panjang Umur, Kok Bisa?

Orang dengan Paha dan Bokong Besar Justru Lebih Panjang Umur, Kok Bisa?

Health | Minggu, 14 November 2021 | 17:06 WIB

Asam Lemak yang Terkandung di Minyak Kelapa Sawit Bisa Menyebabkan Penyebaran Sel Kanker

Asam Lemak yang Terkandung di Minyak Kelapa Sawit Bisa Menyebabkan Penyebaran Sel Kanker

Health | Kamis, 11 November 2021 | 18:25 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×