alexametrics

Vaksin Booster Covid-19 Bakal Disuntikkan Setiap Tahun? Satgas IDI Beri Penjelasan

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati
Vaksin Booster Covid-19 Bakal Disuntikkan Setiap Tahun? Satgas IDI Beri Penjelasan
Seorang pencari suaka mendapatkan vaksinasi COVID-19 Sinopharm di GOR Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (7/10/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Dalam ilmu kedokteran, vaksin booster bukan hal baru dan biasa dilakukan. Beberapa pencegahan penyakit infeksi ada yang perlu dilakukan vaksin booster berulang setiap tahun.

Suara.com - Penyuntikkan vaksin booster alias vaksin Covid-19 dosis ketiga kian gencar dilakukan di seluruh dunia, seiring terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

Indonesia sendiri telah mulai memberikan suntikan ketiga vaksin tersebut, namun baru diprioritaskan kelompok tertentu termasuk tenaga kesehatan.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) prof. dr. Zubairi Djurban menjelaskan, vaksin booster tetap efektif meski mutasi virus corona terus berkembang.

"Negara-negara yang masyarakat sudah banyak disuntik vaksin dua dosis kini mengalami peningkatan kasus Covid-19, karenanya penting vaksin booster," kata Prof Zubairi dalam webinar Satgas Covid-19, Kamis (18/11/2021).

Baca Juga: Satgas Covid-19: Cakupan Vaksinasi di 22 Provinsi Masih Rendah

Vaksinator menunjukkkan vaksin COVID-19 Moderna yang akan disuntikkan kepada tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Matraman, Jakarta, Jumat (6/8/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Vaksinator menunjukkkan vaksin COVID-19 Moderna yang akan disuntikkan kepada tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Matraman, Jakarta, Jumat (6/8/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Dalam ilmu kedokteran, vaksin booster bukan hal baru dan biasa dilakukan. Beberapa pencegahan penyakit infeksi ada yang perlu dilakukan vaksin booster berulang setiap tahun, seperti influensa.

Lantas apakah booster Covid-19 juga perlu diulang setiap tahun?

"Jawabannya belum diketahui. Jadi misalnya seperti dulu hepatitis B, kita wajib booster kemudian ternyata seiring berjalannya waktu tidak perlu lagi. Ternyata titer antibodinya tidak turun," jelas prof Zubairi.

Namun lain lagi, misalnya vaksin influensa yang memang perlu booster setiap tahun karena selaku diperbarui. Terutama bagi orang-orang yang tinggal di negara yang memiliki musim dingin.

"Jadi perlu waktu untuk membuktikan. Sedangkan kalau influensa itu ternyata, terutama di negara dengan musim dingin, karena kalau waktu musim dingin angka kematian (akubat influensa) tinggi banget. Jadi vaksinasi dimulai sekitar Oktober-November," kata prof Zubairi.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Melonjak, Spanyol Berikan Dosis Ketiga untuk Lansia

"Jadi (booster Covid-19) ini belum tahu, masih kemungkinan setahun sekali atau cukup (sekali) booster," tambahnya.

Komentar