Orang Sakit Jantung Ternyata Harus Kurangi Minum Air, Kenapa?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 19 November 2021 | 08:22 WIB
Orang Sakit Jantung Ternyata Harus Kurangi Minum Air, Kenapa?
Ilustrasi air putih. (Unsplash//Jana Sabeth)

Suara.com - Jika kebanyakan orang sakit disarankan untuk banyak konsumsi air, tapi tidak untuk orang yang baru mengalami gagal jantung atau serangan jantung. Mereka justru dianjurkan untuk kurangi minum air. Kenapa?

Gagal jantung adalah kondisi saat jantung tidak mampu lagi memompa darah dan menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh dengan maksimal.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Dr. dr. Antonia Anna Lukito, Sp.JP(K), mengatakan dokter akan memberikan batasan konsumsi air pada orang yang sakit jantung.

"Kita biasanya ada pembatasan air pada kondisi gagal jantung yang kelihatan atau belum kelihatan, penyakit katup jantung atau orang yang habis serangan jantung, itu biasanya harus mengurangi minum," ujar Dr. Antonia dalam acara diskusi Siloam Hospitals bersama Roche, Kamis (18/11/2021).

Jika biasanya orang sehat minimal minum 8 gelas atau 2 liter air sehari, tapi bagi orang yang alami gagal jantung atau baru saja mengalami serangan jantung, hanya boleh maksimal konsumsi 1,5 liter atau 1.500 cc sehari.

"Kalau kita masih oke, 1000 cc atau 1500 cc dalam 24 jam, asal jangan cheating," tutur Dr. Antonia.

Dokter yang berpraktik di Siloam Hospitals Lippo Village siloam itu mengingatkan jangan coba untuk cheating atau melebihi kadar asupan air, meskipun merasa sangat haus.

"Padahal kita sebenarnya kalau haus itu adalah haus rongga mulut sampai ke tenggorokan, badan kita tidak sedang haus," tuturnya.

Kata dia, selama badan merasa fit, tetap lancar buang air kecil dan berwarna bening, artinya tubuh tidak kekurangan cairan. Tapi jika tetap sangat haus, maka cobalah berkumur.

baca juga

"Tidak selalu harus minum semua, mungkin bisa kumur, lalu terakhirnya bisa diminum sedikit, itu salah satu cara mengatasi haus berlebihan," pungkasnya.

Sementera itu mengutip Medline Plus, saat oksigen tidak bisa menyebar dengan baik ke seluruh tubuh akibat gagal jantung, maka cairan akan menumpuk di tubuh.

Alhasil, saat minum terlalu banyak dalam kondisi ini, akan menyebabkan pembengkakan, penambahan berat badan, dan sesak napas. Sehingga membatasi asupan air sangat efektif mencegah gejala ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhat Ibu Ketagihan Minum Air Seni 5 Gelas Sehari, Sebut Rasanya Mirip Sampanye

Curhat Ibu Ketagihan Minum Air Seni 5 Gelas Sehari, Sebut Rasanya Mirip Sampanye

Lifestyle | Rabu, 17 November 2021 | 13:45 WIB

Duh, Rumah Sakit di Jepang Tak Sadar Minum Air Toilet Selama 30 Tahun

Duh, Rumah Sakit di Jepang Tak Sadar Minum Air Toilet Selama 30 Tahun

News | Jum'at, 12 November 2021 | 11:44 WIB

Selain Dehidrasi, Ini 5 Dampak Kurang Minum Air pada Otak hingga Kulit!

Selain Dehidrasi, Ini 5 Dampak Kurang Minum Air pada Otak hingga Kulit!

Health | Rabu, 10 November 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?

Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 20:38 WIB

RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus

RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:37 WIB

Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati

Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 20:30 WIB

Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?

Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 20:20 WIB

Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng

Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:20 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!

Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 20:14 WIB

Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun

Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 20:11 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional

Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 20:10 WIB

Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!

Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!

Bri | Senin, 27 Juli 2026 | 20:08 WIB

Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya

Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 20:02 WIB

×