Mengapa Seseorang Mengiler saat Tidur? Ini Beberapa Penyebabnya

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 19 November 2021 | 15:14 WIB
Mengapa Seseorang Mengiler saat Tidur? Ini Beberapa Penyebabnya
Ilustrasi tidur (shutterstock)

Suara.com - Anda mungkin pernah bangun tidur dan mendapati bantal basah karena air liur. Anda kemudian bertanya-tanya, kenapa bisa mengiler saat tidur?

Istilah medis untuk ngiler terlalu banyak adalah sialorrhea dan hypersalivation .

Tubuh biasanya membuat lebih dari satu liter air liur per hari. Ini diproduksi oleh kelenjar ludah dan biasanya ditelan dan diserap kembali ke dalam aliran darah

Mengiler terjadi ketika air liur terkumpul di dalam mulut dan bukannya ditelan, malah menetes atau keluar melewati bibir.

Dirangkum dari Very Well Mind, berikut beberapa penyebab mengapa seseorang mengiler saat tidur.

1. Tidur dengan mulut terbuka

Jawaban paling sederhana adalah Anda mengiler saat tidur karena mulut Anda terbuka. Otot-otot tubuh rileks saat tidur, terutama saat tidur REM. Mungkin saja mulut Anda terbuka saat Anda tidur.

Beberapa menyebut bahwa posisi tidur sangat berpengaruh. Tidur miring dapat membuat Anda lebih mungkin mengeluarkan air liur.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

2. Hidung tersumbat

Salah satu alasan terbesar mulut Anda bisa terbuka saat tidur adalah karena Anda tidak bisa bernapas dengan baik melalui hidung. Jika Anda sesak karena pilek atau alergi, Anda mungkin mulai bernapas melalui mulut. Jika ini terjadi saat tidur, air liur bisa menetes ke bantal.

Di sisi lain, ketika Anda mengalami sleep apnea, tidur Anda terganggu karena tubuh Anda kadang-kadang berhenti bernapas di malam hari. Air liur bisa menjadi faktor risiko sleep apnea.

3. Produksi air liur berlebihan

Beberapa orang menghasilkan air liur berlebih, suatu kondisi yang disebut sialorrhea. Sialorrhea ini dapat disebabkan oleh obat-obatan tertentu.

Kondisi tersebut juga dapat terjadi sebagai akibat dari cedera otak, stroke, penyakit Parkinson, atau kondisi neurologis lainnya. Kondisi ini dapat membuat lebih sulit untuk menelan. Jika Anda kesulitan menelan, Anda juga bisa ngiler di siang hari.

Ilustrasi perempuan tidur (shutterstock)
Ilustrasi perempuan tidur (shutterstock)

4. GERD

Kelebihan air liur juga dapat dikaitkan dengan penyakit refluks gastroesofageal (GERD) atau mulas di malam hari. GERD dapat menyebabkan disfagia (kesulitan menelan) atau membuat Anda merasa seperti ada benjolan di tenggorokan. Perasaan ini menyebabkan air liur berlebihan bagi sebagian orang.

5. Efek samping obat

Beberapa obat dapat membuat Anda lebih rentan terhadap produksi banyak air liur. Obat antipsikotik (terutama clozapine) dan obat yang digunakan untuk mengobati Alzheimer telah terbukti menyebabkan air liur berlebihan. Beberapa antibiotik juga dapat menyebabkan sialorrhea.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Makan Jeruk Lebih dari 2 Buah Sehari, Ini Efek Sampingnya!

Jangan Makan Jeruk Lebih dari 2 Buah Sehari, Ini Efek Sampingnya!

Health | Kamis, 18 November 2021 | 07:30 WIB

Benarkah Suara Ngorok Tidak Bisa Membangunkan Orang yang Mendengkur?

Benarkah Suara Ngorok Tidak Bisa Membangunkan Orang yang Mendengkur?

Health | Senin, 08 November 2021 | 18:55 WIB

Nyeri Dada Bisa Jadi Tanda Penyakit Jantung dan Lambung, Ini Perbedaannya!

Nyeri Dada Bisa Jadi Tanda Penyakit Jantung dan Lambung, Ini Perbedaannya!

Health | Rabu, 03 November 2021 | 14:31 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB