Amerika Serikat Selidiki Penemuan Botol Misterius, Khawatir Dijadikan Senjata Biologis

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 19 November 2021 | 16:22 WIB
Amerika Serikat Selidiki Penemuan Botol Misterius, Khawatir Dijadikan Senjata Biologis
Ilustrasi police line [Shutterstock]

Suara.com - Badan investigasi Amerika Serikat, FBI dan CDC tengah menyelidiki botol beku berisi label 'cacar' di laboratorium Pennsylvania. Penemuan botol-botol tersebut dikhawatirkan dapat dan akan digunakan sebagai senjata biologis.

Mengutip Live Science, Jumat (19/11/2021), dunia hanya memiliki dua laboratorium yang dapat menyimpan sampel virus mematikan secara legal. Dua laboratorium tersebut adalah laboratorium CDC di Atlanta, Georgia dan laboratorium senjata biologis era perang dingin di Rusia.

Namun dalam insiden baru-baru ini, ditemukan 15 botol berlabel 'cacar' dan 10 botol berlabel 'vaccinia' yaitu virus yang digunakan dalam pembuatan vaksin cacar.

Botol virus ini ditemukan di fasilitas Merck, berdasarkan informasi peringatan khusus yang dikirim ke pimpinan Departemen Keamanan Dalam Negeri pada Selasa, 16 November 2021.

"Tidak ada indikasi atau temuan bahwa ada yang telah terpapar bahan yang ada di botol kecil tersebut," tulis CDC dalam keterangannya.

Adapun botol 'cacar' beku ini ditemukan pekerja laboratorium saat membersihkan lemari es di fasilitas penelitian vaksin Pennyslvania.

"Saat itu, pekerja laboratorium yang menemukannya botol tersebut mengenakan sarung tangan dan masker wajah," terang CDC.

Selanjutnya, CDC dan FBI memastikan akan segera menyelidiki dan memberitahukan lebih lanjut terkait temuan ini.

Fasilitas penelitian sempat dikunci, sampai akhirnya CDC yang tiba pada Rabu, 17 November membawa botol tersebut ke fasilitas lain untuk diuji.

baca juga

Perlu diketahui cacar adalah penyakit yang sangat menular yang disebabkan oleh virus variola. Cacar juga jadi salah satu penyakit paling menghancurkan umat manusia.

Cacar menyebabkan jutaan kematian, sebelum akhirnya kampanye vaksinasi paling sukses di dunia berhasil dijalankan, hingga akhirnya cacar berhasil diberantas pada 1980-an.

Cacar kini berhasil di berantas dari muka bumi, dengan kasus alami terakhir terjadi di Somalia pada 1977.

Sementara itu, ini bukan pertama kalinya botol cacar ditemukan dalam laboratorium penelitian. Pada 2014 karyawan National Institutes of Health menemukan enam botol cacar di ruang penyimpanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah ke Rusia Memburu Hacker Miliarder yang Kendarai Mobil-mobil Mewah

Kisah ke Rusia Memburu Hacker Miliarder yang Kendarai Mobil-mobil Mewah

News | Kamis, 18 November 2021 | 15:23 WIB

Posting Video Editan Animasi Attack On Titan, Politisi AS Ini Dicopot dari Kongres

Posting Video Editan Animasi Attack On Titan, Politisi AS Ini Dicopot dari Kongres

News | Kamis, 18 November 2021 | 17:39 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Pesawat Tempur F35 Inggris Jatuh di Laut Mediterania

Untuk Pertama Kalinya, Pesawat Tempur F35 Inggris Jatuh di Laut Mediterania

News | Kamis, 18 November 2021 | 13:36 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×