Posting Video Editan Animasi Attack On Titan, Politisi AS Ini Dicopot dari Kongres

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 18 November 2021 | 17:39 WIB
Posting Video Editan Animasi Attack On Titan, Politisi AS Ini Dicopot dari Kongres
Tangkapan video film animasi Attack On Titan yang diedit menggunakan wajah politisi AS.[YouTube]

Suara.com - Seorang anggota parlemen Amerika Serikat dicopot dari jabatannya setelah memposting video anime Attack On Titan yang diedit menggunakan wajahnya.

Menyadur US News Kamis (18/11/2021), Kongres AS memilih untuk mengecam dan menghapus politisi Partai Republik Paul Gosar dari dua tugas komite.

Keputusan tersebut merupakan kedua kalinya di tahun 2021 yang dipimpin partai Demokrat dalam mengambil tindakan hukuman terhadap anggota Partai Republik.

Anggota kongres enam periode itu mendapat kecaman setelah membagikan video animasi Attack On Titan yang diedit di media sosialnya.

Dalam video tersebut diperlihatkan salah satu tokoh berwajah Paul mencoba untuk membunuh politisi Demokrat Alexandria Ocasio-Cortez dan Presiden Joe Biden.

Paul Gosar belum menyatakan permintaan maaf atas konten tersebut tetapi telah menghapus postingan dari akun media sosialnya. Ia juga mengatakan tidak memaafkan kekerasan.

Sementara Partai Republik berusaha menangani masalah ini secara pribadi, Demokrat langsung bersatu untuk memberikan kecaman.

Dalam pemungutan suara yang hampir mendekati garis partai, 223-207, DPR mengadopsi resolusi yang juga menghapus tugas Gosar di Komite Sumber Daya Nasional dan Komite Pengawasan dan Reformasi.

Hanya dua Republikan yang mendukung resolusi tersebut: Rep Liz Cheney dari Wyoming dan Rep Adam Kinzinger dari Illinois.

Paul Gosar menjadi anggota parlemen pertama yang dikecam dalam lebih dari satu dekade, setelah terjadi di tahun 2010.

"Ketika seorang anggota menggunakan platform nasionalnya untuk mendorong kekerasan, secara tragis orang-orang mendengarkan kata-kata itu dan mereka mungkin bertindak berdasarkan itu," kata Ketua DPR Nancy Pelosi dari California.

"Ini tentang pelecehan dan kekerasan di tempat kerja terhadap perempuan," sambungnya.

Nancy Pelosi mengungkapkan bahwa seluruh anggota DPR harus mengambil langkah kecaman tersebut karena penolakan pimpinan partai lain.

Ocasio-Cortez, seorang anggota progresif vokal yang sering menjadi perhatian nasional, sering menjadi target retorika bagi Partai Republik.

Partai Demokrat langsung mengecam unggahan Pual Gosar dengan alasan bahwa itu menargetkan anggota Kongres dan wanita kulit berwarna.

Partai Republik sebelumnya telah mendisiplinkan anggota mereka sendiri untuk perilaku pembakar dengan mengambil tugas komite.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Untuk Pertama Kalinya, Pesawat Tempur F35 Inggris Jatuh di Laut Mediterania

Untuk Pertama Kalinya, Pesawat Tempur F35 Inggris Jatuh di Laut Mediterania

News | Kamis, 18 November 2021 | 13:36 WIB

China-AS Kian Pamer Kekuatan, Panglima Andika Perlu Waspadai Konflik di Laut China Selatan

China-AS Kian Pamer Kekuatan, Panglima Andika Perlu Waspadai Konflik di Laut China Selatan

News | Kamis, 18 November 2021 | 13:11 WIB

FBI Temukan 15 Botol Misterius Berlabel Cacar di Sebuah Laboratorium Besar AS

FBI Temukan 15 Botol Misterius Berlabel Cacar di Sebuah Laboratorium Besar AS

News | Kamis, 18 November 2021 | 13:38 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB