Array

Ilmuwan: Vitamin D Bisa Mengurangi Peradangan di Paru-Paru Pasien Covid-19

Jum'at, 19 November 2021 | 19:00 WIB
Ilmuwan: Vitamin D Bisa Mengurangi Peradangan di Paru-Paru Pasien Covid-19
Ilustrasi Vitamin D. [Shutterstock]

Suara.com - Ilmuwan dari Universitas Purdue dan Institut Kesehatan Nasional baru-baru ini memperoleh informasi tentang bagaimana vitamin D efektif mengurangi peradangan yang disebabkan oleh sel-sel kekebalan.

Peradangan ini juga muncul ketika sel-sel kekebalan melawan Covid-19, lapor Medical Xpress.

Penelitian sebelumnya membuktikan bahwa vitamin D dapat mengurangi peradangan yang disebabkan oleh sel T. Ini adalah sel yang meradang di paru-paru, karakteristik dari kasus Covid-19 paling parah dan berbahaya.

Sementara studi ini dilakukan untuk menunjukkan cara kerja bagaimana vitamin D mengurangi peradangan sebelum diadopsi sebagai pilihan pengobatan.

"Studi kami menunjukkan mekanisme di mana vitamin D mengurangi peradangan yang disebabkan oleh sel T. Ini adalah sel penting dari sistem kekebalan dan terlibat sebagai bagian dari respons kekebalan terhadap Covid-19," kata penulis studi Majid Kazemian.

Ilustrasi suplemen vitamin D. (Shutterstock)
Ilustrasi suplemen vitamin D. (Shutterstock)

Kazemian dan timnya memulai dengan mempelajari bagaimana virus corona memengaruhi sel paru-paru dalam penelitian sebelumnya.

Lalu, mereka mempelajari dan menganalisis sel paru-paru 8 penderita Covid-19. Mereka menemukan, sel kekebalan di paru-paru pasien menjadi 'overdrive' atau bekerja secara berlebihan, yang memperburuk peradangan.

Pada infeksi normal, sel Th1, subset dari sel T, melewati fase pro-inflamasi. Fase pro-inflamasi memulihkan infeksi, dan kemudian sistem dimatikan, masuk ke fase anti-inflamasi. Vitamin D membantu mempcrepat transisi dari fase pro-inflamasi ke anti-inflamasi.

"Kami tidak tahu pasti, tetapi teorinya, vitamin berpotensi membantu pasien dengan peradangan parah yang disebabkan oleh Th 1," sambungnya.

Baca Juga: Ketahui Gejala Peradangan Usus, Kondisi yang Diderita Anya Geraldine hingga Harus Operasi

"Pada pasien Covid-19, fase pro-inflamasisel Th1 tampaknya tidak dimatikan, mungkin karena pasien tidak cukup memiliki vitamin D dalam tubuhnya, atau karenna sesuatu tentang respons sel terhadap vitamin D yang tidak normal," imbuhnya.

Untuk kasus itu, peneliti berpendapat bahwa mengonsumsi vitamin D melalui intravena akan membantu pemulihan dari infeksi Covid-19.

"Kami menemukan bahwa vitamin D, memiliki potensi mengurangi peradangan di tabung reaksi, dan kami menemukan bagaimana dan mengapa ha, itu terjadi," imbuhnya.

Ia melanjutkan, "namun, penting untuk dipahami bahwa kami tidak melakukan studi klinis dan hasil percobaan kami di tabung reaksi perlu diuji dalam uji klinis pada pasien yang sebenarnya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI