Polusi Udara Membahayakan Kesehatan, Apa Jenis Masker yang Paling Efektif?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 21 November 2021 | 08:22 WIB
Polusi Udara Membahayakan Kesehatan, Apa Jenis Masker yang Paling Efektif?
Ilustrasi polusi udara, masker (Elements Envato)

Suara.com - Tingkat polusi udara yang parah tidak hanya beracun dan memicu masalah pernapasan, tetapi juga membahayakan kesehatan dalam jangka panjang.

Karena itu, meminimalkan paparan kabut asap beracun ini sangat penting untuk menjaga kesehatan.

Tetapi, kita juga perlu menggunakan masker untuk melindungi kesehatan diri sendiri dari virus corona Covid-19 sekaligus polusi udara tingkat tinggi. Apalagi, di tengah lonjakan kasus flu dan virus corona yang bersamaan.

Sebenarnya, masalah tingkat polusi udara yang tinggi ini bukan pertama kalinya. Tapi, polusi udara yang tinggi di tengah kasus virus corona dan virus pernapasan lainnya menjadi ancaman yang bisa memperburuk keadaan.

Kualitas udara yang buruk justru membuat virus tetap berada di udara, baik di dalam maupun di luar ruangan. Hal ini bisa menyebabkan infeksi yang lebih merajalela dan memperburuk risiko penyakit yang sudah ada sebelumnya.

Tak hanya itu, polusi udara juga cenderung menyebabkan banyak gejala yang mirip pilek, flu dan virus corona Covid-19. Hal ini bisa membuat seseorang lebih sulit membedakan gejalanya sekaligus.

Ilustrasi polusi udara. (Shutterstock)
Ilustrasi polusi udara. (Shutterstock)

Tapi dilansir dari Times of India, Anda perlu memastikan masker yang digunakan sudah memenuhi kriteria dan berfungsi baik melindungi diri dari paparan polusi udara atau belum.

Khususnya, seberapa baik masker bisa menyaring atau mencegah masuknya polutan tergantung pada kualitasnya dan tingkat polusi udaranya.

Para ahli mengatakan bahwa pakai masker yang memiliki katup filtrasi di dalamnya bisa membantu menyaring polusi udara di luar.

baca juga

Dalam hal ini, masker FFP1 atau masker N95 dikenal paling efektif secara klinis serta efektif membatasi polutan udara.

Masker FFP1, yang memiliki tingkat filtrasi 95 persen bisa menjadi pilihan terbaik untuk mereka yang menghadapi paparan polusi udara berbahaya setiap harinya. Jika tidak, Anda bisa menggunakan masker N95 yang sama baiknya.

Kita pasti sudah tahu cara kerja masker untuk mengurangi risiko infeksi virus corona Covid-19. Saat seseorang dan orang di sekitar memakainya, risiko penularan virus corona dan patogen lainnya akan lebih menurun.

Karena, masker ini bisa mencegah masuknya patogen ke dalam hidung atau mulut. Masker pun bekerja dengan cara yang sama untuk membatasi paparan polusi udara.

Apalagi, masker dengan filtrasi di dalamnya juga bisa menyaring polutan besar secara relatif, seperti nitrogen dioksida dan berbagai bentuk partikel udara lainnya.

Anda juga perlu mengingat bahwa tidak semua jenis masker yang bekerja baik mencegah penyebaran virus corona Covid-19 tidak terlalu efektif mengurangi risiko polusi udara.

Misalnya, maker kain,masker berpori atau masker yang lama mungkin tidak bisa melindungi diri dari polutan udara. Sementara, masker bedah juga dapat memberikan tingkat perlindungan yang sangat rendah unfuk polusi udara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Baru: Ibu Hamil dengan Covid-19 Lebih Berisiko Meninggal saat Melahirkan

Studi Baru: Ibu Hamil dengan Covid-19 Lebih Berisiko Meninggal saat Melahirkan

Health | Minggu, 21 November 2021 | 07:03 WIB

Masker Ternyata Kurangi Kasus Covid-19 hingga 53 Persen, Ini Faktanya

Masker Ternyata Kurangi Kasus Covid-19 hingga 53 Persen, Ini Faktanya

Sumbar | Sabtu, 20 November 2021 | 09:15 WIB

Studi Terbaru: Masker Kurangi Kejadian Kasus Covid-19 Hingga 53 Persen

Studi Terbaru: Masker Kurangi Kejadian Kasus Covid-19 Hingga 53 Persen

Health | Jum'at, 19 November 2021 | 19:50 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×