NHS Ingin Suntikan Vaksin Covid-19 pada Anak Usia 5 Tahun, Ini Kata Ahli!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 22 November 2021 | 08:08 WIB
NHS Ingin Suntikan Vaksin Covid-19 pada Anak Usia 5 Tahun, Ini Kata Ahli!
Ilustrasi vaksin Covid-19 [Foto: Antara]

Suara.com - Program suntik vaksin Covid-19 salah satu upaya menangani virus corona Covid-19. Otoritas kesehatan di seluruh dunia telah mendesak semua orang yang rentan secara klinis untuk mendapat suntikan vaksin Covid-19.

Kini, cukup banyak orang yang rentan terinfeksi virus corona Covid-19 dan orang umum yang sudah suntik vaksin Covid-19.

Tapi sekarang, fokus permasalahannya banyak anak-anak yang belum suntik vaksin Covid-19, khususnya anak-anak di bawah usia 12 tahun.

Di Inggris sendiri, anak-anak di bawah usia 12 tahun pun belum bisa menerima vaksin Covid-19. Tapi, anak-anak usia 12 tahun ke atas sudah mulai mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Menurut Profesor Kepala Whitty, seorang kepala medis di Inggris mengatakan vaksinasi pada anak-anak ini termasuk upaya mereka agar bisa kembali sekolah dan membantu menekan kasus virus corona Covid-19.

Meskipun dilansir dari Express, vaksin Covid-19 itu sendiri tidak bertindak menghentikan penyebaran virus corona di sekolah. Tetapi, bukti menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 ini mampu mengurangi risiko infeksi varian Delta hingga 55 persen.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Suntikan dosis tunggal vaksin Covid-19 pun mampu mengurangi risiko infeksi parah virus corona Covid-19 sekaligus menurunkan risiko penyebaran ke orang lain.

Di samping itu, NHS baru-baru ini berencana untuk memberikan vaksin Covid-19 pada anak-anak usia 5 tahun. Padahal, suntik vaksin Covid-19 untuk anak-anak usia 5 tahun masih belum mendapatkan persetujuan.

NHS merencanakan rahasia ini dengan cara anak-anak usia 5 tahun memiliki kemungkinan untuk suntik vaksin Covid-19 bila mendapatkan izin dari orangtuanya.

baca juga

Tetapi, regulator medis di Inggris mengatakan tindakan ini semestinya membutuhkan persetujuan dari Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan (MHRA). Jika MHRA memberikan izin suntik vaksin Covid-19 bagi anak-anak usia 5 tahun, maka pemerintah bisa memberikannya.

Royal College of Pediatrics and Child Health (RCPCH) memberikan bukti nyata mengenai risiko penyakit jantung setelah suntik vaksin Covid-19 pada anak-anak.

Badan kesehatan pediatrik Inggris tersebut mengatakan anak-anak kecil tergolong berisiko rendah mengalami infeksi parah akibat virus corona Covid-19.

Sebuah Penelitian terbaru menunjukkan hanya 6 anak tanpa riwayat penyakit yang meninggal dunia akibat virus corona Covid-19 di Inggris sejak awal pandemi.

Sedangkan, studi terbaru juga menunjukkan adanya hubungan antara peradangan jantung atau miokarditis dengan suntikan vaksin Pfizer pada anak-anak.

Dr David Elliman, seorang ahli imunisasi di RCPCH mengatakan hal ini semestinya menjadi pertimbangan sebelum menyuntikan vaksin Covid-19 pada anak-anak. Seharusnya, tindakan ini perlu dipastikan tidak akan membahayakan anak-anak.

Dr Elliman menambahkan studi tentang dampak jangka panjang dari vaksin Covid-19 pada anak-anak pun masih diperlukan. Ia mengatakan Inggris dapat meminta AS untuk memberikan informasi ini, karena AS mulai memvaksinasi anak-anak berusia lima tahun beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di PPU Diadakan di 2022, Ini Alasannya

Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di PPU Diadakan di 2022, Ini Alasannya

Kaltim | Minggu, 21 November 2021 | 17:18 WIB

Batuk Nomal vs Virus Corona Covid-19, Begini Cara Membedakannya!

Batuk Nomal vs Virus Corona Covid-19, Begini Cara Membedakannya!

Health | Minggu, 21 November 2021 | 07:39 WIB

Studi Spanyol: Bakteri Nonaktif Bantu Kurangi Risiko Kematian Akibat COVID-19

Studi Spanyol: Bakteri Nonaktif Bantu Kurangi Risiko Kematian Akibat COVID-19

Health | Jum'at, 19 November 2021 | 21:05 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×