alexametrics

4 Kondisi Ini Dapat Membuat Vagina Terasa Kencang dan Sakit Saat Berhubungan Seks

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah
4 Kondisi Ini Dapat Membuat Vagina Terasa Kencang dan Sakit Saat Berhubungan Seks
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

Faktanya, 75% wanita mengalami rasa sakit saat berhubungan seks di beberapa titik di hidup mereka.

Suara.com - Ada berbagai alasan mengapa vagina terasa sangat kencang atau rapat, dan ini biasanya mengakibatkan rasa sakit ketika berhubungan seks atau memasukkan tampon.

Faktanya, 75% wanita mengalami rasa sakit saat berhubungan seks di beberapa titik di hidup mereka.

Direktur Layanan Perinatal di NYC Health + Hospitals/Lincoln, Kecia Gaither, MD, mengatakan bahwa kabar baiknya jenis nyeri ini dapat diembuhkan.

Menurut Insider, berikut beberapa alasan vagina terasa terlalu rapat atau kencang:

Baca Juga: Manfaat Mencukur Bulu Kemaluan atau Vagina Menurut Islam, Bunda Wajib Tahu Nih...

1. Vaginismus

Vaginismus merupakan kondisi medis di mana otot-otot dasar panggul mengencang tanpa disengaja. Biasanya ini terjadi ketika akan ada penetrasi ke vagina.

Gejalanya meliputi:

  • Kekencangan vagina secara tiba-tiba
  • Rasa sakit seperti terbakar atau menyengat di vagina
  • Nyeri saat berhubungan seks, saat memasukkan tampon, atau selama pemeriksaan panggul
  • Kejang otot di vagina

Ilustrasi menjaga vagina (Unsplash/Timothy Meinberg)
Ilustrasi menjaga vagina (Unsplash/Timothy Meinberg)

2. Infeksi Menular Seksual

Komplikasi dari infeksi menular seksual (IMS), seperti klamidia dan gonore, juga dapat menyebabkan hubungan seksual yang menyakitkan.

Baca Juga: Wanita Alami Ulkus Vagina Usai Suntik Vaksin Covid-19, Ini Kata Dokter!

Gejala dari klamidia bisa termasuk:

Komentar