4 Kondisi Ini Dapat Membuat Vagina Terasa Kencang dan Sakit Saat Berhubungan Seks

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Jum'at, 26 November 2021 | 20:10 WIB
4 Kondisi Ini Dapat Membuat Vagina Terasa Kencang dan Sakit Saat Berhubungan Seks
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

Suara.com - Ada berbagai alasan mengapa vagina terasa sangat kencang atau rapat, dan ini biasanya mengakibatkan rasa sakit ketika berhubungan seks atau memasukkan tampon.

Faktanya, 75% wanita mengalami rasa sakit saat berhubungan seks di beberapa titik di hidup mereka.

Direktur Layanan Perinatal di NYC Health + Hospitals/Lincoln, Kecia Gaither, MD, mengatakan bahwa kabar baiknya jenis nyeri ini dapat diembuhkan.

Menurut Insider, berikut beberapa alasan vagina terasa terlalu rapat atau kencang:

1. Vaginismus

Vaginismus merupakan kondisi medis di mana otot-otot dasar panggul mengencang tanpa disengaja. Biasanya ini terjadi ketika akan ada penetrasi ke vagina.

Gejalanya meliputi:

  • Kekencangan vagina secara tiba-tiba
  • Rasa sakit seperti terbakar atau menyengat di vagina
  • Nyeri saat berhubungan seks, saat memasukkan tampon, atau selama pemeriksaan panggul
  • Kejang otot di vagina

Ilustrasi menjaga vagina (Unsplash/Timothy Meinberg)
Ilustrasi menjaga vagina (Unsplash/Timothy Meinberg)

2. Infeksi Menular Seksual

Komplikasi dari infeksi menular seksual (IMS), seperti klamidia dan gonore, juga dapat menyebabkan hubungan seksual yang menyakitkan.

baca juga

Gejala dari klamidia bisa termasuk:

  • Sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Keputihan yang tidak normal

Sementara gejala dari gonore adalah:

  • Pendarahan di vagina di antara siklus menstruasi
  • Nyeri atau terbakar saat buang air kecil
  • Peningkatan volume keputihan

IMS harus segera diobati karena dapat menjalar ke penyakit radang panggul.

3. Infeksi jamur

Infeksi jamur dapat menyebabkan iritasi, rasa terbakar, gatal, kekeringan, dan pembengkakan di vagina, sehingga membuatnya terasa kencang. Infeksi ragi sering terjadi, mempengaruhi sekitar 3 dari 4 wanita.

Namun, infeksi ini mudah diobati dengan obat antijamur, yang biasanya diminum selama sekitar tiga hingga tujuh hari.

4. Dispareunia

Dispareunia merupakan istilah yang melingkupi masalah berhubungan seksual yang menyakitkan. Vaginismus termasuk ke dalam dispareunia. Selain vaginismus, jenis lainnya adalah:

  • Vestibulodynia, yaitu nyeri pada pembukaan vagina, bukan pada otot vagina seperti pada vaginismus.
  • Vulvodynia, yaitu nyeri kronis dan iritasi pada vulva.
  • Vulvar vestibulitis, jenis vulvodynia yang melibatkan rasa sakit dan kemerahan di sekitar pembukaan vagina.

Pengobatan untuk berbagai jenis dispareunia tergantung pada penyebabnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Musim Dingin Sebabkan Vagina Kering? Kenali Gejalanya!

Benarkah Musim Dingin Sebabkan Vagina Kering? Kenali Gejalanya!

Health | Rabu, 17 November 2021 | 20:00 WIB

Hits Health: Vagina Gatal di Malam Hari, Dampak Suntik Booster Vaksin Pfizer

Hits Health: Vagina Gatal di Malam Hari, Dampak Suntik Booster Vaksin Pfizer

Health | Senin, 08 November 2021 | 11:02 WIB

Vagina Gatal di Malam Hari? Ini Kemungkinan Penyebabnya

Vagina Gatal di Malam Hari? Ini Kemungkinan Penyebabnya

Health | Minggu, 07 November 2021 | 19:57 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×