Ahli Inggris: Masker Kurang Melindungi terhadap Penularan Varian Omicron

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 30 November 2021 | 14:00 WIB
Ahli Inggris: Masker Kurang Melindungi terhadap Penularan Varian Omicron
ilustrasi masker (stocksnap.io)

Suara.com - Profesor biologi struktural di Oxford, Inggris, sekaligus direktor Rosalind Franklin Institute, Jim Naismith, mengatakan bahwa varian Omicron bisa terus menyebar, bahkan ketika orang-orang tetap memakai masker.

Naismith melihat dari kasus di Skotlandia, ketika pemakaian masker tidak banyak membantu mencegah penyebaran varian Delta di negara tersebut. Sehingga menurutnya, masker tidak mungkin menghentikan Omicron.

Terlebih, saat ini Eropa menjadi hotspot penyebaran virus corona secara global.

"Hasil survei Kantor Statistik Nasional tentang prevalensi menunjukkan bahwa pendekatan Skotlandia dan Inggris untuk menutupi, meski secara formal berbeda sejak Juli, tidak membuat perbedaan yang berarti untuk varian Delta," tutur Naismith, dilansir Express UK.

Ia melanjutkan, tingkat prevalensi penyebaran di kedua negara tersebut sangat tinggi selama berbulan-bulan.

Varian baru COVID-19, Omicron. (BBC Indonesia)
Varian baru COVID-19, Omicron. (BBC Indonesia)

"Dengan demikian, perubahan baru yang diumumkan tidak akan berdampak banyak jika omicron benar-benar menyebar secara cepat," sambungnya.

Namun, dampak pemakaian masker dalam mencegah penyebaran Covid-19 masih kontroversial di antara para ahli.

Beberapa percaya masker hanya berguna ketika jarak sosial tidak dapat dipertahankan. Sedangkan yang lain berpikir bahwa masker dapat mencegah partikel virus di udara, bahkan ketika orang-orang tidak saling berdekatan.

"Kami tentu dapat mengatakan bahwa semua pembatasan tambahan di berbagai negara tampaknya tidak terlalu berpengaruh, mengingat lintasan infeksi, tidak jauh berbeda dengan di Inggris," kata profesor sosiologi di Universitas Nottingham Trent, Robert Dingwall.

Ia melanjutkan,"namun, kita tidak dapat memilih satu faktor pencegah dan menarik kesimpulan tentang itu. Mandat masker hanyalah satu bagian dari sekelompok pencegahan, dan perbandingannya seringkali kurang detail tentang penegakannya."

Sementara ahli lainnya percaya bahwa masker ampuh mencegah penularan varian Omicron jika dipraktikkan bersama dengan intervensi yang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Omicron Mengancam, Apakah akan Membatalkan Aksi Reuni 212?

Omicron Mengancam, Apakah akan Membatalkan Aksi Reuni 212?

News | Selasa, 30 November 2021 | 12:20 WIB

Pemprov DKI Kurangi Kegiatan Masyarakat Untuk Cegah Varian Omicron

Pemprov DKI Kurangi Kegiatan Masyarakat Untuk Cegah Varian Omicron

Jakarta | Selasa, 30 November 2021 | 12:11 WIB

Dokter di Afrika Selatan Ungkap Gejala Tak Biasa Pasien Virus Corona Varian Omicron

Dokter di Afrika Selatan Ungkap Gejala Tak Biasa Pasien Virus Corona Varian Omicron

Health | Selasa, 30 November 2021 | 12:00 WIB

Terkini

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB