alexametrics

Diabetes Art Gallery, Ketika Edukasi Penyakit Disajikan dengan Indah dan Estetik

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
Diabetes Art Gallery, Ketika Edukasi Penyakit Disajikan dengan Indah dan Estetik
Diabetes Art Gallery di Lobi Eka Hospital BSD. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Semua peraga dan gambar yang terkait dengan edukasi penyakit diabetes disajikan dengan indah. Bahkan, bisa buat spot foto, lho.

Suara.com - Pemandangan tidak biasa terpampang di lobby ruang tunggu RS Eka Hospital BSD City, yang menampilkan sebuah pameran seni. Tapi, ini bukan sembarang pameran seni, melainkan Diabetes Art Gallery, yang hadir untuk memberi edukasi seputar penyakit diabetes kepada orang awam.

Jika biasanya gangguan kaki diabetes identik dengan pemandangan menyeramkan, tapi di Diabetes Art Gallery ini nuansanya terkesan ceria dan berwarna, namun tetap dengan memasukkan unsur edukasi tentang penyakit diabetes.

Berdasarkan pantauan suara.com saat berkunjung ke lokasi, Selasa (30/11/2021) dalam pemeran seni tersebut, setidaknya ada empat instalasi seni, lengkap dengan aneka gambar mural di tembok tentang beberapa gejala diabetes yang perlu diwaspadai.

Gambar Mural Diabetes Art Gallery di Eka Hospital BSD. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Gambar Mural Diabetes Art Gallery di Eka Hospital BSD. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Gambar mural tersebut di antaranya berjudul 'Tiba-tiba Kurus', 'Gampang Haus', 'Luka Susah Sembuh', 'Gampang Lapar', dan 'Sering Buang Air Kecil'.

Baca Juga: 4 Minuman yang Dipercaya Baik untuk Dikonsumsi Pasien Diabetes

Gambar Mural Diabetes Art Gallery di Eka Hospital BSD. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Gambar Mural Diabetes Art Gallery di Eka Hospital BSD. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Adapun empat instalasi seni ini terdiri dari dua organ penting manusia yang sangat terkena dampak saat mengalami diabetes, yaitu jantung dan kaki yang kerap terpaksa diamputasi jika dianggap sudah kronis.

Instalasi Seni Organ Jantung di Diabetes Art Gallery di Eka Hospital BSD. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Instalasi Seni Organ Jantung di Diabetes Art Gallery di Eka Hospital BSD. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

"Kadar gula yang tinggi pada pasien diabetes dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Hal ini disebabkan kadar gula darah yang berlebih dapat merusak pembuluh darah pada jantung, hingga pada akhirnya memicu serangan jantung," terang Dr. dr. Muhammad Yamin, Sp.JP (K), FACC, FSCAI dalam keterangan instalasi organ jantung.

Instalasi Seni Bentuk Kaki di Diabetes Art Gallery di Eka Hospital BSD. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Instalasi Seni Bentuk Kaki di Diabetes Art Gallery di Eka Hospital BSD. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

"80 persen kasus amputasi disebabkan oleh diabetes. Luka pada kaki pasien diabetes harus dianggap serius, sampai dibuktikan tidak serius oleh dokter, jadi jangan anggap remeh!," tutur dr. Dicky Levenus Tahapary, Sp.PD.

Ada juga instalasi seni yang menunjukan tangan berjabat, hal ini mengingatkan pentingnya support sistem pada penyandang diabetes, seperti komunitas diabetes yang bisa saling menguatkan untuk tetap berjuang bertahan hidup, dan mengontrol gula darahnya.

"Komunitas atau pendamping pasien diabetes mampu membantu menjaga kontrol gula darah dan perbaikan gaya hidup diabetisi. Hal ini sudah dibuktikan oleh literatur, oleh sebab itu Diabetes Connection Care menciptakan komunitas diabetes yang diberi nama 'Sweet Warrior," tulis dr. Rudy Kurniawan, Sp. PD dalam keterangannya di instalasi seni tersebut.

Baca Juga: Mengerikan, Seperempat Populasi Masyarakat di Wilayah Menderita Diabetes

Diabetes Art Gallery di Eka Hospital BSD. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Diabetes Art Gallery di Eka Hospital BSD. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Sedangkan satu instalasi seni berupa panggung, yang menunjukan aneka ornamen jenis makanan, yang mencerminkan pola makan gizi seimbang untuk mencegah sekaligus bagi para penyandang diabetes.

Komentar