alexametrics

Update Covid-19 Global: Amerika Serikat Laporkan Kasus Perdana Varian Omicron

Vania Rossa | Lilis Varwati
Update Covid-19 Global: Amerika Serikat Laporkan Kasus Perdana Varian Omicron
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Kasus pertama varian Omicron terdeteksi pada seseorang pelancong di California.

Suara.com - Update Covid-19 masih mencatat adanya penambahan kasus baru sebanyak 650.942 orang positif Covid-19 dan 7.971 orang meninggal akibat infeksi tersebut dalam 24 jam terakhir.

Data Worldometers per Kamis (2/11) pukul 07.00 WIB, akumulasi kasus Covid-19 telah mencapai 263,7 juta dengan kematian lebih dari 5,24 juta jiwa.

Amerika Serikat kembali dominasi kasus harian dengan laporan kasus baru lebih dari 112 ribu. Kematian harian terbanyak juga terjadi di AS, dengan jumlah 1.494 jiwa, lebih banyak dari Rusia yang melaporkan 1.226 orang meninggal akibat Covid-19 dalam sehari kemarin.

Amerika Serikat menjadi negara kesekian yang turut melaporkan kasus positif virus corona varian omicron. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS melaporkan, kasus pertama itu terdeteksi pada seseorang pelancong di California.

Baca Juga: Soal Varian Omicron, Presiden Joko Widodo Minta Jajaran Selalu Waspada dan Siaga

"Orang itu adalah seorang pelancong yang kembali dari Afrika Selatan pada 22 November. Dia sudah divaksinasi lengkap dan mengalami gejala ringan yang membaik. Juga telah melakukan karantina mandiri dan sejak dites positif. Semua kontak dekat pun telah dihubungi dan dites negatif," kata CDC melalui keterangan tertulis, sebagaimana diberitakan NPR.

Orang tersebut mengalami gejala Covid-19 sejak 25 November dan menjalani tes genom tiga hari kemudian. Begitu hasil tes positif Covid-19 dikembalikan pada 29 November, sampel dikirim ke Universitas California, San Francisco. Kemudian ditemukan sekuensing genetik yang mengoonfirmasi virus corona varian omicron.

Menurut ahli penyakit menular AS dr. Anthony Fauci, pasien pertama varian omicron itu belum mendapatkan suntikan booster.

Fauci menambahkan, yang dia ketahui, CDC tidak menyelidiki potensi kasus omicron lainnya di AS.

Padahal kasus Omicron juga telah ditemukan di berbagai negara Eropa hingga Timur Tengah sejak varian tersebut pertama kali dilaporkan di Afrika Selatan pada pekan lalu.

Baca Juga: Korea Selatan Laporkan 5 Kasus COVID-19 Varian Omicron, 2 Di Antaranya Sudah Vaksinasi

Komentar