Epidemiolog Setuju Luhut Batalkan PPKM Level 3, Apa Alasannya?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 07 Desember 2021 | 15:05 WIB
Epidemiolog Setuju Luhut Batalkan PPKM Level 3, Apa Alasannya?
Ilustrasi PPKM Level 3. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Epidemiolog dari Griffith University, Dicky Budiman ikut menanggapi PPKM Level 3 Jawa-Bali dibatalkan saat Nataru atau momen libur Natal dan Tahun Baru 2022.

Dicky mengaku setuju dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tersebut, karena bisa mencegah demotivasi masyarakat bahwa pandemi Covid-19 akan segera usai.

"Sehingga masyarakat dan daerah setempat terdemotivasi, kalau disamakan, nanti apa bedanya saya (kan sudah divaksinasi). Jadi dalam hal ini, harus menjaga balance, dan menjaga optimisme dan motivasi," ujar Dicky saat dihubungi suara.com, Selasa (7/12/2021).

Tidak hanya itu pembatalan Pembelakuan Pembatasan Kegiatan Masyarkat (PPKM) Level 3 juga dinilai, sebagai bentuk apresiasi kepada daerah yang berhasil menggencarkan capaian vaksinasi Covid-19 di daerah.

Warga melintas di dekat mural bertema COVID-19 di Jakarta, Rabu (1/12/2021).  ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Warga melintas di dekat mural bertema COVID-19 di Jakarta, Rabu (1/12/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Sehingga kata Dicky, sudah sepatutnya masyarakat diberi apresiasi berupa insentif, seperti sedikit kelonggaran meski tanpa mengenyampingkan protokol kesehatan.

"Ini jadi insentif untuk daerah itu, bahwa dia sudah mencapai level itu, dia boleh menikmati sekian persen kebebasan, dengan kontrol ketat," tutur Dicky

Meski begitu, Dicky sepakat meski PPKM Level 3 dibatalkan, tapi ada pengetatan di masyarkat seperti memastikan penerapan protokol 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Sedangkan pemerintah tetap terus menjalankan upaya vaksinasi Covid-19, dan tetap meningkatkan kapasitas testing, tracing dan treatment (3T), termasuk di antaranya meningkatkan kapasitas tes whole genom squencing untuk mendeteksi varian baru.

Ia juga sepakat bahwa PPKM Level 3 batal, bukan berarti keadaan sudah aman dari Covid-19, dan malah berprilaku abai. Persepsi ini harus sampai dan dipahami masyarakat.

baca juga

"Harus diiringi dengan strategi komunikasi yang kuat dari banyak pihak, bahwa ini, buka suatu pengabaian. Apalagi jangan sampai ada embel-embel kita udah aman dan sebagainya, karena genom squencing kita lemah. Jangan sampai pesannya tidak kesampaian, jadi abai," pungkas Dicky.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah kembali mengubah kebijakan terkait penanganan Covid-19 pada masa libur natal dan tahun baru dengan membatalkan rencana PPKM Level 3 Nasional.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang menilai penambahan kasus harian Covid-19 masih terkendali, akselerasi vaksinasi, dan upaya 3T (testing, tracing, dan treatment) terus membaik dalam sebulan terakhir.

 "Pemerintah memutuskan untuk tidak akan menerapkan PPKM level 3 pada periode Nataru pada semua wilayah. Penerapan level PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yang berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan," kata Luhut dalam keterangannya, Senin (6/12/2021).

Oleh sebab itu, pemerintah memutuskan untuk membuat kebijakan yang lebih seimbang dengan tidak menyamaratakan perlakuan di semua wilayah jelang nataru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Penyekatan saat Nataru, Mendagri: yang Vaksin Boleh Jalan, Yang Belum Jangan

Tak Ada Penyekatan saat Nataru, Mendagri: yang Vaksin Boleh Jalan, Yang Belum Jangan

News | Selasa, 07 Desember 2021 | 14:57 WIB

PPKM Level 3 Batal, Begini Nasib Perayaan Tahun Baru 2022 di Kota Bandung

PPKM Level 3 Batal, Begini Nasib Perayaan Tahun Baru 2022 di Kota Bandung

Jabar | Selasa, 07 Desember 2021 | 15:00 WIB

Wajib Catat! Ini Peraturan Pemerintah Pengganti PPKM Level 3 Saat Libur Nataru

Wajib Catat! Ini Peraturan Pemerintah Pengganti PPKM Level 3 Saat Libur Nataru

Surakarta | Selasa, 07 Desember 2021 | 15:00 WIB

Terkini

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

Bahas Opsi Pemakzulan Gibran, Denny Indrayana Jalin Komunikasi Dengan Petinggi PDIP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Harga Token Pi Turun di Tengah Peluncuran Fitur Pi Desktop v0.6.4, Bagaimana Prospeknya?

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:17 WIB

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya usai Kericuhan Malioboro, LBH Soroti Transparansi Polisi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:16 WIB

×