Cek Sekarang! Ini Ciri Tahi Lalat yang Berpotensi Jadi Kanker Kulit

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 09 Desember 2021 | 18:01 WIB
Cek Sekarang! Ini Ciri Tahi Lalat yang Berpotensi Jadi Kanker Kulit
Ilustrasi tahi lalat. (Shutterstock)

Suara.com - Tahi lalat dibagian kulit yang terbuka seperti wajah, terkadang terasa menganggu bagi yang mengalaminya. Keberadaan tahi lalat juga bisa jadi mengkhawatirkan jika disadari makin membesar bahkan menimbulkan bercak kemerahan di kulit. 

Dokter spesialis penyakit dalam prof. dr. Zubairi Djurban menjelaskan bahwa tahi lalat bisa muncul akibat pertumbuhan melanosit di kulit. Melanosit adalah sel-sel pada lapisan kulit yang akan memproduksi melanin (pigmen pemberi warna pada kulit, rambut, dan mata). Jika terkena sinar matahari, melanin akan membuat kulit berwarna lebih gelap. 

"Umumnya, tahi lalat muncul pada usia 6-12 bulan dan akan bertambah banyak seiring pertambahan usia. Kemudian berhenti pada usia 40," jelas dokter Zubairi, dikutip dari rulisannya di Twitter, Kamis (9/12/2021).

tahi lalat
tahi lalat

Ada dua faktor yang bisa mempengaruhi tumbuhnya tahi lalat. Yakni, faktor genetik dan paparan sinar matahari. Oleh karena itu, tahi lalat biasanya ada pada daerah kulit yang terkena sinar matahari.

Dokter Zubairi menjelaskan bahwa tahi lalat yang sering berubah jadi kanker kulit merupakan tahi lalat yang punya tepi tidak beraturan dan batas sekitar yang tidak tegas. Tahi lalat seperti itu juga dapat ditemui pada daerah-daerah yang tidak terpapar sinar matahari. Seperti kulit sekitar pinggang, payudara, dan bokong.

"Tanda lain yang mengarah ke kanker adalah tahi lalat itu cenderung tidak rata. Kemudian memiliki warna berbeda, tidak seperti tahi lalat jinak yang biasanya cuma satu warna. Bisa merah atau kebiruan," jelasnya.

Secara normal, tahi lalat memang dapat berubah dari yang semula datar menjadi timbul. Atau yang semula sudah menonjol, menjadi makin besar. Namun, membesarnya tahi lalat bisa jadi normal, tapi bisa juga kelainan yang berpotensi kanker.

"Maka itu perlu diperhatikan, apakah di kulit Anda ada tanda-tanda yang seperti disebutkan tadi. Jika iya, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter. Untuk kepastiannya lagi, tahi lalat tersebut dapat dibiopsi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Manfaat Goji Berry untuk Kesehatan, Mampu Tingkatkan Kualitas Tidur

5 Manfaat Goji Berry untuk Kesehatan, Mampu Tingkatkan Kualitas Tidur

Your Say | Kamis, 09 Desember 2021 | 17:46 WIB

Docquity Gandeng Lovepink Buat Aplikasi untuk Pejuang Kanker Payudara

Docquity Gandeng Lovepink Buat Aplikasi untuk Pejuang Kanker Payudara

Health | Rabu, 08 Desember 2021 | 20:52 WIB

Ngeri, 80 Persen Penyebab Kanker Paru Akibat Kebiasaan Merokok!

Ngeri, 80 Persen Penyebab Kanker Paru Akibat Kebiasaan Merokok!

Health | Rabu, 08 Desember 2021 | 19:04 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB