Update Covid-19 Global: Belum Ada Lonjakan Rawat Inap RS di Afsel Akibat Varian Omicron

Vania Rossa, Lilis Varwati

Jum'at, 10 Desember 2021 | 10:34 WIB
Update Covid-19 Global: Belum Ada Lonjakan Rawat Inap RS di Afsel Akibat Varian Omicron
Ilustrasi rumah sakit. [Shutterstock]

Suara.com - Update Covid-19 global per Jumat (10/12) pukul 08.00 WIB menunjukkan adanya penambahan sebanyak 601.368 kasus dan 7.021 kematian baru.

Laporan kasus positif paling banyak terjadi di Amerika Serikat, yaitu sebanyak 109.582 kasus. Sedangkan kematian harian terbanyak masih terjadi juga di Rusia yang melaporkan 1.181 jiwa.

Jelang 2 tahun sejak infeksi virus corona SARS Cov-2 itu ditemukan di Wuhan, China, total kasus positif telah mencapai 268,7 juta dengan lebih dari 5,3 juta kematian.

Rawat Inap Akibat Varian Omicron di Afrika Selatan

Gelombang baru Covid-19 varian omicron di Afrika Selatan tidak menyebabkan lonjakan perawatan di rumah sakit. Data awal rumah sakit menunjukkan, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat karena mengalami gejala parah masih kurang dari sepertiga total infeksi yang dilaporkan.

Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan dengan awal gelombang tahun lalu.

Data yang dirilis oleh Institut Nasional untuk Penyakit Menular (NICD) untuk Tshwane, wilayah metropolitan yang mencakup Pretoria di mana dugaan pertama kali wabah Omicron terjadi, terdata ada 1.633 penerimaan pasien Covid-19di rumah sakit umum dan swasta antara 14 November hingga 8 Desember.

Di antara jumlah tersebut, 31 persen termasuk kasus parah yang membutuhkan oksigen. Lebih sedikit dibandingkan gelombang sebelumnya yang mencapai 66 persen pada awal gelombang kedua dan 67 persen pada minggu-minggu awal gelombang pertama.

Meski begitu, NICD memperingatkan bahwa kasus pasien dengan gejala parah bisa saja meningkat selama gelombang keempat masih terjadi.

baca juga

"Mungkin perlu beberapa minggu untuk hasil rawat inap menumpuk," kata laporan tersebut, dikutip dari Channel News Asia.

Laporan itu juga tidak memberikan keterangan terkait status vaksinasi pasien. Sehingga tidak jelas sejauh mana cakupan vaksin yang lebih tinggi menjaga gejala Covid-19 akibat varian omicron.

Bukti awal baru mengonfirmasi kalau varian Omicron memang jauh lebih menular daripada varian sebelumnya. Tetapi gejalanya mungkin tidak terlalu parah, dengan tingkat rawat inap yang lebih rendah, terutama pada pasien yang divaksinasi.

Dalam 24 jam terakhir, kasus positif Covid-19 di Afrika Selatan bertambah 22.388 kasus dengan kematian baru 22 jiwa. Akumulasi kasus Covid-19 di negara tersebut kini telah mencapai 3,09 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Omicron Tak Lebih Berbahaya daripada Varian Delta, Afrika Selatan Punya Buktinya

Varian Omicron Tak Lebih Berbahaya daripada Varian Delta, Afrika Selatan Punya Buktinya

Health | Jum'at, 10 Desember 2021 | 02:05 WIB

Catat! 6 Hoaks Terkait Varian Omicron dan Efek Samping Vaksin yang Beredar Pekan Ini

Catat! 6 Hoaks Terkait Varian Omicron dan Efek Samping Vaksin yang Beredar Pekan Ini

Health | Jum'at, 10 Desember 2021 | 06:10 WIB

Satgas Penanganan Covid-19 Yakinkan Varian Omicron Belum Masuk Indonesia

Satgas Penanganan Covid-19 Yakinkan Varian Omicron Belum Masuk Indonesia

Jogja | Kamis, 09 Desember 2021 | 21:53 WIB

Terkini

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

×