Telah Diketahui Penyebab Omicron Lebih Cepat Menular Namun Miliki Gejala Lebih Ringan

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 16 Desember 2021 | 09:44 WIB
Telah Diketahui Penyebab Omicron Lebih Cepat Menular Namun Miliki Gejala Lebih Ringan
Covid-19 varian Omicron. [Dok.Antara]

Suara.com - Dibanding dengan varian Delta, virus corona varian Omicron bermutasi 70 kali lebih cepat di jaringan yang memperluas saluran udara. Faktor itu juga yang menyebabkan penularan infeksi Covid-19 varian Omicron lebih cepat terjadi.

Tapi di sisi lain, perkembangbiakan varian Omicron di jaringan paru-paru 10 kali lebih lambat daripada versi asli virus corona. Peneliti menduga hal itu memnungkinkan gejala Covid-19 varian Omicron tidak terlalu parah.

Meski begitu, jurnal ilmiah dari Universitas Hong Kong yang dipimimpin oleh Dr Michael Chan Chi-wai mencatat bahwa tingkat keparahan infeksi Covid-19 tidak hanya ditentukan replikasi atau perkembangbiakkan virus tetapi juga oleh respon imun setiap orang terhadap virus corona.

Infeksi yang terus berkembang berisiko mengakibatkan peradangan dalam tubuh akibatnya bisa mengancam jiwa.

"Dengan menginfeksi lebih banyak orang, virus yang sangat menular dapat menyebabkan penyakit dan kematian yang lebih parah meskipun virus itu sendiri mungkin kurang patogen."

"Oleh karena itu, digabungkan dengan penelitian terbaru kami yang menunjukkan bahwa varian Omicron sebagian dapat lolos dari kekebalan dari vaksin dan antibodi alami, ancaman dari varian Omicron kemungkinan akan sangat signifikan," kata Chan, dikutip dari Channel News Asia.

Dengan menggunakan model komputer dari protein penemuan pada permukaan Omicron, para peneliti menganalisis interaksi molekuler yang terjadi ketika virus mencapai protein permukaan sel yang disebut reseptor ACE2, pintu gerbang virus ke dalam sel.

Tim peneliti juga memodelkan penemuan dengan berbagai kelas antibodi yang coba menyerang balik virus coron. Antibodi itu menyerang dari sudut yang berbeda.

"Seperti pertahanan tim sepak bola yang mungkin menjegal pembawa bola, fengan satu orang menyambar dari belakang, yang lain dari depan."

baca juga

"Beberapa antibodi tampaknya akan kalah sementara yang lain cenderung tetap efektif. Vaksin booster meningkatkan tingkat antibodi, menghasilkan lebih banyak pelindung," jelas Joseph Lubin dari Rutgers University di New Jersey.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama Pandemi Covid-19, Penanganan Bedah Saraf di RS Ini Meningkat

Selama Pandemi Covid-19, Penanganan Bedah Saraf di RS Ini Meningkat

Health | Kamis, 16 Desember 2021 | 09:37 WIB

Anggota DPRD Bali Ini Minta Elemen Pariwisata Sabar Menanti Wisatawan Asing

Anggota DPRD Bali Ini Minta Elemen Pariwisata Sabar Menanti Wisatawan Asing

Bali | Kamis, 16 Desember 2021 | 08:02 WIB

Kabar Baik, 95 Isoter di Bangka Belitung Nihil Pasien COVID-19

Kabar Baik, 95 Isoter di Bangka Belitung Nihil Pasien COVID-19

Sumsel | Kamis, 16 Desember 2021 | 08:41 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×