Waspadai Keputihan hingga Lendir pada Anus, Bisa Jadi Gejala Kanker Dubur!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 17 Desember 2021 | 19:19 WIB
Waspadai Keputihan hingga Lendir pada Anus, Bisa Jadi Gejala Kanker Dubur!
Ilustrasi anus, kanker dubur. (Shutterstock)

Suara.com - Menurut American Cancer Society, 1 dari 500 orang berisiko terkena kanker dubur seumur hidup. Gejala utama kanker dubur bisa berupa anus yang sulit menahan kotoran.

Saluran anus adalah tabung pendek yang dikelilingi oleh otot di ujung rektum Anda. Rektum adalah bagian bawah usus besar Anda.

Saat Anda buang air besar, tinja akan keluar dari rektum melalui saluran anus. Sedangkan, kanker subur bisa terjadi ketika beberapa sel tubuh membelah tanpa henti dan menyebabkan kebocoran anus.

American Society of Colon and Rectal Surgeon mengatakan keluarnya cairan, lendir atau nanah dari anus bisa mengindikasikan kanker dubur.

Seseorang juga bisa mengalami keputihan rektal yang keluar dari rektum, tetapi bukan feses. Keputihan ini biasanya muncul berupa lendir atau nanah yang mungkin terlihat pada pakaian dalam atau bangku.

Ilustrasi bokong, kanker dubur, anus. (Shutterstock)
Ilustrasi bokong, kanker dubur, anus. (Shutterstock)

Anda mungkin juga merasakan dorongan untuk buang air besar, tetapi hanya mengeluarkan lendir atau tinja dalam jumlah yang sangat sedikit.

Gejala lain dari kanker dubur dilansir dari Express, termasuk:

  1. Pendarahan dari anus atau rektum
  2. Sakit di daerah anus
  3. Pertumbuhan di lubang anus
  4. Gatal pada anus yang berkepanjangan
  5. Perubahan kebiasaan buang air besar, misalnya buang air besar lebih banyak atau lebih sedikit atau lebih banyak mengejan saat buang air besar
  6. Penyempitan tinja
  7. Pembengkakan kelenjar getah bening di area anus atau selangkangan

Adapun orang yang berisiko menderita kanker dubur, termasuk orang usia 55 tahun ke atas, yang suka melakukan seks anal, memiliki banyak pasangan seksual, penyakit kelamin, merokok, memiliki riwayat kanker terkait HPV, sistem kekebalan lemak dan pernah terapi radiasi panggul.

Anda bisa konsultasi dengan dokter bila mengalami beberapa gejala kanker dubur di atas. Berdasarkan gejala dan riwayat medis, dokter akan melakukan serangkaian tes untuk mendiagnosis.

baca juga

Setelah kanker dubur didiagnosis, tes dilakukan untuk mengetahui apakah sel kanker telah menyebar di dalam anus atau ke bagian tubuh lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cacing Kremi Bikin Dubur Gatal, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Cacing Kremi Bikin Dubur Gatal, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Health | Kamis, 09 Desember 2021 | 13:56 WIB

Apa Fungsi Usus Besar? dari Sekum hingga Anus

Apa Fungsi Usus Besar? dari Sekum hingga Anus

Jogja | Rabu, 01 Desember 2021 | 13:02 WIB

Fungsi Anus, Buang Feses dari dalam Tubuh

Fungsi Anus, Buang Feses dari dalam Tubuh

Jogja | Selasa, 30 November 2021 | 12:38 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×