facebook

Sembuh dari Flu dan Virus Corona, Kapan Harus Ganti Sikat Gigi?

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni
Sembuh dari Flu dan Virus Corona, Kapan Harus Ganti Sikat Gigi?
Sikat gigi (unsplash)

Semua orang harus mengganti sikat gigi secara rutin untuk mencegah penyebaran virus, bakteri dan kuman.

Suara.com - Para peneliti dari University of Manchester di Inggris menemukan bakteri E.coli dan staphylococcus pada sikat gigi. University of Alabama di Birmingham di AS juga menemukan kuman feses pada sikat gigi.

Karena itu, semua orang seharusnya rutin mengganti sikat gigi atau kepala sikat gigi lebih sering, terutama ketika sedang sakit atau setelah sembuh.

Menurut ahli, semua roang harus mengganti sikat gigi atau kepala sikat gigi setidaknya 4 kali dalam setahun.

Sebab, sikat gigi justru salah satu benda yang penuh dengan kuman dan virus. Pemakaian sikat gigi yang sama terus-menerus bisa membuat bakteri, kuman dan virus berpindah ke dalam mulut.

Baca Juga: Ahli Virologi: Ini Cara Bedakan Gejala Varian Omicron dan Pilek!

Apalagi, bila Anda tidak mengganti sikat gigi setelah sembuh dari sakit. Bakteri yang menempel pada sikat gigi ketika sakit akan berpindah ke dalam mulut.

Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)

Para ahli pun telah menyarankan semua orang untuk segera mengganti sikat gigi setelah sembuh dari sakit, terutama bila sakit flu atau terinfeksi virus corona Covid-19.

Menurut ahli, mengganti sikat gigi setelah sembuhd dari virus corona Covid-19 atau flu adalah cara terbaik untuk menyingkirkan bakteri yang tertinggal.

Langkah ini juga salah satu cara untuk memastikan Anda tidak menyebarkan penyakit ke seluruh keluarga melalui kontaminasi sikat gigi.

Bahkan Anda harus menggunakan pasta gigi yang berbeda dengan orang lain ketika sakit atau terinfeksi virus corona, supaya tidak menyebarkan penyakit melalui sikat gigi.

Baca Juga: Pil Covid-19 Merck Berisiko Buruk pada Ibu Hamil, Ini Temuan Ahli!

Meskipun Anda tidak pilek atau terinfeksi virus corona, Anda juga tetap harus mengganti sikat gigi setiap 3 bulan demi kesehatan yang baik.

"Karena, bulu sikat gigi yang terlalu lama dipakai rentan menjadi tempat pertumbuhan bakteri atau jamur," kata ahli dikutip dari Express.

Bakteri ini mungkin tidak membuat Anda sakit, tetapi mereka akan menyebabkan masalah kesehatan gigi, mulut dan bau mulut.

Plak adalah lapisan bakteri lengket yang terbentuk pada gigi Anda saat makan dan minum makanan asam. Plak ini juga bisa menghancurkan email dan menyebabkan gigi berlubang serta penyakit gusi.

Jadi, sangat penting untuk menyingkirkan plak ini menggunakan sikat gigi dan menjaga kebersihan gigi.

Ganti sikat gigi setiap 3 bulan adalah langkah penting untuk menghilangkan plak pada gigi. ikat gigi baru membantu menghilangkan lebih banyak plak daripada yang sudah aus.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar