Rekomendasi 4 Obat Batuk Alami, Bisa Ditemukan di Dapur

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 20 Desember 2021 | 13:28 WIB
Rekomendasi 4 Obat Batuk Alami, Bisa Ditemukan di Dapur
Batuk, sakit (Pixabay/nastya_gepp)

Suara.com - Percaya atau tidak, batuk sebenarnya adalah hal yang baik. Ini adalah cara tubuh membersihkan saluran udara sebagai respons terhadap iritasi. Namun, jika batuk tidak berhenti, maka harus segera diobati. Berikut ini rekomendasi obat batuk alami yang mudah ditemukan di dapur.

Diketahui, sebagian besar batuk sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Namun, akan lebih baik jika Anda mengobatinya agar batuk lebih cepat sembuh. Anda bisa melakukan pengobatan secara alami atau tanpa obat-obatan kimia.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa rekomendasi obat batuk alami yang menarik untuk diketahui melansir dari situs Medical News Today, Senin (20/12/2021).

1. Teh Madu

Menurut beberapa penelitian, madu dapat meredakan batuk. Caranya, campurkan madu 2 sdt dengan air hangat atau teh herbal. Kamu bisa mengonsumsi racikan ini 1-2 kali sehari. Hindari memberikan pengobatan ini pada anak kecil di bawah usia 1 tahun.

Ilustrasi teh. (Pixabay.com/dungthuyvunguyen)
Ilustrasi teh. (Pixabay.com/dungthuyvunguyen)

2. Jahe

Jahe juga dapat meredakan batuk kering atau asma, karena memiliki sifat anti-inflamasi. Jahe bermanfaat juga untuk meredakan mual maupun nyeri. Caranya, campurkan 20–40 g irisan jahe segar dalam air panas, diamkan beberapa menit, setelah itu diminum. Kamu juga bisa menambahkan madu atau lemon untuk lebih menenangkan batuk.

3. Uap

Batuk basah biasanya menghasilkan lendir atau dahak. Untuk mengobati batuk berdahak bisa dengan uap. Caranya, kamu mandi air panas atau mandi dengan uap yang memenuhi isi kamar mandi. Kemudian, kamu berdiam diri dalam uap beberapa menit hingga gejala mereda. Setelah itu, minum segelas air untuk menghangatkan dan mencegah dehidrasi.

Sebagai alternatif, kamu bisa juga menggunakan mangkuk uap. Caranya, isi mangkuk atau baskom dengan air panas dan campurkan minyak esensial (kayu putih atau rosemary). Lalu, letakan wajah di atas mangkuk, letakkan juga handuk di atas kepala, dan hirup uapnya selama 5 menit.

4. Kumur air garam

Kumur air garam juga bisa menjadi obat sederhana untuk meredakan sakit tenggorokan dan batuk basah. Air garam dapat membantu mengurangi dahak maupun lendir yang memicu batu.

Caranya, aduk setengah sendok teh garam ke dalam secangkir air hangat sampai larut, diamkan hingga dinggin, lalu gunakan untuk berkumur dan diamkan beberapa saat sebelum dimuntahkan.

Demikian informasi mengenai rekomendasi obat batuk alami untuk kamu yang sedang terkena batuk kering maupun batuk berdahak. Semoga bermanfaat.

Kontributor: Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Obat Sakit Tenggorokan Alami yang Mudah Ditemui

9 Obat Sakit Tenggorokan Alami yang Mudah Ditemui

Sulsel | Jum'at, 17 Desember 2021 | 10:05 WIB

3 Cara Meredakan Sakit Gigi sebelum Periksa ke Dokter

3 Cara Meredakan Sakit Gigi sebelum Periksa ke Dokter

Health | Jum'at, 17 Desember 2021 | 08:30 WIB

Batuk Pilek Selama 5 Tahun, Perempuan Ini Ternyata Idap Kanker Langka

Batuk Pilek Selama 5 Tahun, Perempuan Ini Ternyata Idap Kanker Langka

Health | Rabu, 15 Desember 2021 | 15:32 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB