Hati-Hati! Bakteri di Uang Kotor Bisa Timbulkan Penyakit

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 22 Desember 2021 | 17:45 WIB
Hati-Hati! Bakteri di Uang Kotor Bisa Timbulkan Penyakit
Ilustrasi uang. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sebagai cara untuk bertransaksi, uang seringkali berpindah tangan dari yang satu ke yang lain. Semakin sering uang itu berpindah, makin besar pula kemungkinan untuk terkontaminasi kotoran dan bakteri

Sayangnya, banyak orang masih kerap menganggap hal tersebut sepele. Padahal, dampaknya bisa berimpas pada kesehatan. 

Dilansir dari Insider, uang kotor dapat membawa virus, protozoa, dan juga bakteri. Tergantung uang tersebut berasal dari mana.

Tetapi sebuah penelitian lama mengungkapkan, 79 persen uang kertas satu dolar mengandung jejak kokain. Studi lain yang menyorot tentang uang kertas juga dilakukan di New York City, yang menemukan adanya sejumlah besar mikroba aktif. Yang paling umum terjadi adalah Propionibacterium acnes, di mana bakteri ini dapat menimbulkan jerawat di kulit.

Para peneliti juga menganalisis satu set uang kertas satu dollar yang diperoleh dari Bank Manhattan. Ditemukan, kedua set uang itu dipenuhi dengan bakteri.

Ilustrasi uang. (pixabay.com/EmAji)
Ilustrasi uang. (pixabay.com/EmAji)

“Uang berfungsi sebagai fomite, di mana patogen dapat menyebar,” ungkap Direktur Medis Pencegahan Infeksi di Providence St. Joseph Health, Charles Bailey, melansir Insider.

Jika menyentuh uang lalu menyentuh tangan orang lain, dikatakan dapat menyebarkan bakteri. Atau jika menyentuh uang kotor dan kemudian menyentuh kenop pintu, tombol lift, atau menyentuh layar ATM, bisa menyebabkan infeksi.

Hal itu juga disampaikan oleh Dokter Keluarga di Virginia sekaligus kepala penasehat medis di Your Doctors Online, Richard Honaker. Ia mengatakan, baik uang kertas atau koin, kuman yang menempel dapat menyebar ke tangan orang lain.

Sebab, kuman atau virus sangat mudah menyebar lewat uang kertas yang kotor. Meski berapa lama kuman hidup di uang kertas, virus tersebut dapat hidup hingga 72 jam.

“Sebaiknya coba bersihkan uang itu, karena itu berpotensi penyakit,” ungkap Charles Bailey.

Agar terlindung dari bakteri yang berasal dari uang kotor, sebaiknya Anda bisa lakukan pencegahan diri, antara lain:

-Cuci tangan Anda dengan sabun, atau pembersih tangan setelah menyentuh uang koin dan kertas.

-Pakai sarung tangan atau sarung tangan sanitasi sekali pakai. Karena ini dapat melindungi tangan Anda dari kuman yang berasal dari uang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Wanita Nemu Plastik di Dalam Ember Cat, Pas Dicuci Ternyata Isinya Ini

Viral Wanita Nemu Plastik di Dalam Ember Cat, Pas Dicuci Ternyata Isinya Ini

News | Rabu, 22 Desember 2021 | 15:37 WIB

Game NFT Defina Resmi Rilis di Android, Player Bisa Dapat Uang Dari Farming DeFI

Game NFT Defina Resmi Rilis di Android, Player Bisa Dapat Uang Dari Farming DeFI

Bisnis | Rabu, 22 Desember 2021 | 13:22 WIB

Mengenal Investasi Reksa Dana: Jenis, Kelebihan, dan Kekurangan

Mengenal Investasi Reksa Dana: Jenis, Kelebihan, dan Kekurangan

Your Say | Rabu, 22 Desember 2021 | 10:01 WIB

Terkini

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB