Lelaki Ini Ngaku Punya 278 Tindikan di Alat Kelamin, Awas Risiko Kesehatan yang Muncul

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 23 Desember 2021 | 14:17 WIB
Lelaki Ini Ngaku Punya 278 Tindikan di Alat Kelamin, Awas Risiko Kesehatan yang Muncul
lelaki dengan 453 tindikan dan tanduk. (Dok: Instagram/robuchholz)

Suara.com - Seorang lelaki asal Jerman mengaku punya lebih dari 200 tindikan di alat kelamin miliknya. Bahkan, pemegang rekor dunia itu juga mengaku masih memiliki kehidupan yang luar biasa.

Menyadur The Sun Rabu (22/12/2021), Rolf Buchholz menjadi pemegang Rekor Dunia Guinness yang memiliki total 453 tindikan logam di sekujur tubuhnya.

Pria 61 tahun tersebut mengungkapkan jika ia masih memiliki kehidupan seks yang luar biasa meskipun ada 278 tindikan di penisnya.

"Ini sama sekali bukan masalah. Saya sudah memiliki tindikan begitu lama, jika ada masalah, saya akan menyingkirkannya sejak lama," ungkap Rolf.

Terlepas dari klaimnya, sebenarnya berbahayakah memasang tindik di alat kelamin?

Pria dengan 453 tindikan dan tanduk. (Dok: Instagram/robuchholz)
Pria dengan 453 tindikan dan tanduk. (Dok: Instagram/robuchholz)

Tindik penis adalah prosedur sederhana. Sebuah jarum menusuk kulit, dan kemudian batang atau cincin dimasukkan melalui lubang yang dibuat olehnya. Tindik bisa melalui kulup, kulit di batang penis, skrotum, atau kepala penis. Itu tidak boleh menembus langsung melalui batang penis, karena ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada tubuh ereksi atau saluran urin (uretra).

Jika Anda memutuskan tidak ingin menindik lagi dan melepasnya, kemungkinan besar lubang itu tidak akan pernah menutup. Jika ya, mungkin akan meninggalkan bekas luka kecil.

Masalah berikut dapat terjadi setelah penindikan penis:

Reaksi alergi terhadap perhiasan

Ruam di area sekitar tindik mungkin berarti Anda alergi terhadap logam. Baja kelas bedah, titanium, emas atau platinum biasanya tidak reaktif. Cara mudahnya adalah dengan membeli dan menggunakan perhiasan yang terbuat dari logam dengan kualitas yang lebih tinggi.

Infeksi

Infeksi saluran kemih atau infeksi air mani terkadang dapat terjadi, yang dapat mengganggu kesuburan atau kemampuan Anda untuk buang air kecil. Tanda dan gejalanya termasuk sensasi terbakar saat buang air kecil, frekuensi, urgensi, dan kadang-kadang, darah dalam urin. Selain itu, HIV/AIDS, hepatitis B dan hepatitis C adalah penyakit yang ditularkan melalui darah yang dapat ditularkan dari jarum suntik yang tidak steril. Jika Anda memiliki gejala infeksi, temui penyedia layanan kesehatan.

Kemerahan dan nyeri

Kemerahan dan nyeri di tempat penindikan biasa terjadi saat Anda pertama kali melakukannya, tetapi mungkin juga merupakan tanda infeksi di tempat penindikan. Jika masalah ini berlanjut, temui penyedia layanan kesehatan.

Berdarah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Punya 278 Tindik di Alat Kelamin, Pria Ini Mengaku Tidak Punya Masalah Seks

Meski Punya 278 Tindik di Alat Kelamin, Pria Ini Mengaku Tidak Punya Masalah Seks

News | Kamis, 23 Desember 2021 | 12:57 WIB

Aksi Pamer Alat Kelamin Dihujat, Patrick Wanggai: Lelucon Liga +62 Mulai Beraksi

Aksi Pamer Alat Kelamin Dihujat, Patrick Wanggai: Lelucon Liga +62 Mulai Beraksi

Surakarta | Selasa, 21 Desember 2021 | 10:18 WIB

Pamer Alat Kelamin Usai Sulut United Kalah, Aksi Patrick Wanggai Ini Dihujat Warganet

Pamer Alat Kelamin Usai Sulut United Kalah, Aksi Patrick Wanggai Ini Dihujat Warganet

Surakarta | Selasa, 21 Desember 2021 | 07:45 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB