Anak Usia 6-11 Tahun Punya Riwayat Kejang, Bolehkah Divaksinasi Covid-19?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 25 Desember 2021 | 16:50 WIB
Anak Usia 6-11 Tahun Punya Riwayat Kejang, Bolehkah Divaksinasi Covid-19?
Vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Suara.com - Banyak orangtua yang khawatir melakukan vaksinasi Covid-19 pada anak mereka yang baru saja mengalami kejang, termasuk jika anak sempat dirawat di rumah sakit.

Lantas, yang jadi pertanyaan bolehkah anak usia 6 hingga 11 tahun yang punya riwayat kejang divaksinasi Covid-19?

Menanggapi ini Dokter Spesialis Anak, dr. Arnold Soetarso, SpA mengatakan sebelum memvaksinasi anak, orangtua perlu tahu penyebab kejang pada anaknya.

"Jadi kejang yang dialami harus tahu dulu, kejang demam atau ada penyakit. Jika bukan kontraindikasi, maka anak tetap boleh divaksin selama kondisinya stabil " ujar dr. Arnold dalam acara diskusi Klinik SehatQ beberapa waktu lalu.

Namun dr. Arnold mengingatkan apabila kejang yang dialami disebabkan karena epilepsi maupun meningitis, maka orangtua harus pastikan kondisi demam anak terkontrol oleh dokter yang merawat yang anak.

Vaksinasi anak usia 6-11 tahun.
Vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

"Jangan belum terkontrol, udah langsung vaksin, kalau belum terkontrol harus pergi ke dokter yang merawatnya dulu. Habis terkontrol boleh divaksinasi," tuturnya.

Ia melanjutkan, terkecuali demam tinggi maupun kejang yang dialami anak sudah berlangsung lebih dari setahun. Maka, diperbolehkan melakukan vaksinasi Covid-19. 

"Tapi kalau kejang demam, sudah setahun lalu, lalu sudah satu tahun tidak ada kejang lagi, boleh silahkan asal kondisinya fit," tutupnya.

Sementara itu, mengutip Hello Sehat, meningitis adalah infeksi yang menyebabkan selaput di sekitar otak dan sumsum tulang belakang (meninges) mengalami peradangan. 

baca juga

Meningitis disebut juga dengan radang selaput otak. Beberapa gejala umum dari meningitis adalah sakit kepala, demam, dan leher kaku (kaku kuduk).

Tidak hanya meningitis, 2 kondisi berikut juga bisa menyebabkan anak alami kejang:

1. Demam Tinggi

Kejang febrile, atau dikenal juga dengan istilah kejang demam atau step, adalah kejang yang dipicu oleh demam diatas 38.3 derajat celcius.

Kejang  febrile paling sering dialami oleh anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun. Demam tinggi sendiri biasanya dipicu oleh infeksi atau penyakit lain.

2. Kadar Gula Darah Rendah

Hipoglikemia atau kadar gula darah rendah parah juga bisa jadi penyebab kejang pada anak. 

Saat kadar gula darah anak anjlok ke level berbahaya dan tidak segera ditangani, otak jadi kekurangan glukosa sehingga kesulitan menjalankan fungsinya secara normal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Hari Vaksinasi Covid-19 Anak 6+, Pemkot Klaim 45.252 Anak Tervaksinasi

10 Hari Vaksinasi Covid-19 Anak 6+, Pemkot Klaim 45.252 Anak Tervaksinasi

Banten | Sabtu, 25 Desember 2021 | 15:44 WIB

Siap-siap, ASN yang Tak Mau Divaksin Terancam Kena Sanksi Ini

Siap-siap, ASN yang Tak Mau Divaksin Terancam Kena Sanksi Ini

Bekaci | Sabtu, 25 Desember 2021 | 15:03 WIB

Usai Divaksinasi, Jangan Berikan Parasetamol Jika Anak Alami Kondisi Ini

Usai Divaksinasi, Jangan Berikan Parasetamol Jika Anak Alami Kondisi Ini

Health | Sabtu, 25 Desember 2021 | 13:33 WIB

Terkini

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Sarif Abdillah Desak Pemda Ubah Total Cara Tangani Bencana

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

Gerak Cepat! Pasukan Oranye Sapu Bersih 26 Ton Sampah di Bundaran HI Pasca Demo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:40 WIB

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Laba Bank Jago Meroket 50 Persen Jadi Rp298 Miliar hingga Kuartal III-2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir

Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:34 WIB

Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta

Tecno Megabook K15S Resmi di Indonesia, Laptop Ryzen 5 dengan Baterai 70 Wh Seharga Rp8,5 Juta

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Urutan Skincare Pagi untuk Anak Sekolah agar Wajah Cerah dan Segar

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:29 WIB

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Scorpio Cocok Berteman dengan Zodiak Apa? Ini Daftarnya, Bisa Jadi Sahabat Karib

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bos BEI Tertarik BUMN Hasil Restrukturisasi Danantara Bisa Melantai di Bursa

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:23 WIB

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:15 WIB

×